Menembus Batas Diri: 32 KM Pengembaraan Penegak Gamarashi SMKN 5 Jember Ukir Mental Pejuang

Jejak Pramuka – Pramuka Pangkalan SMKN 5 Jember (Pramuka Gamarashi) Ambalan Gajah Mada – Ratu Shima Gugus Depan Jember 16-061/16-062 menggelar kegiatan Pengembaraan Laksana bagi calon Penegak Laksana selama tiga hari dua malam, pada 14–16 Februari 2026 di wilayah Kabupaten Lumajang. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pembinaan menuju tingkat Penegak Laksana yang menekankan ketahanan fisik, mental, serta kemandirian peserta.

Sebelum mengikuti pengembaraan, setiap calon Penegak Laksana diwajibkan memiliki Pusaka Laksana (Puslak), yaitu bambu runcing berukuran khusus yang menjadi tradisi khas Pramuka Gamarashi. Puslak tidak sekadar atribut, tetapi simbol penghormatan terhadap jasa para pejuang kemerdekaan Indonesia yang berjuang dengan bambu runcing. Selama kegiatan berlangsung, Puslak tersebut selalu dibawa oleh peserta sebagai pengingat nilai perjuangan, semangat pantang menyerah, serta jiwa nasionalisme.

Kegiatan pengembaraan ini bukan sekadar perjalanan jarak jauh, melainkan sarana pembentukan karakter. Calon Penegak Laksana dilatih untuk mengelola diri, perlengkapan, waktu, serta mengambil keputusan secara mandiri tanpa bergantung pada orang lain. Selain menguji daya tahan tubuh, kegiatan ini juga membentuk kesabaran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.

Selama kegiatan, peserta menempuh perjalanan sekitar 32 kilometer melintasi tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kota, Kecamatan Sumbersuko, dan Kecamatan Candipuro. Kegiatan diawali dengan apel pemberangkatan pada pukul 07.00 WIB di Polsek Lumajang Kota, di mana peserta mendapatkan arahan langsung dari personel kepolisian sebagai bekal keamanan dan motivasi selama perjalanan. Rute pengembaraan meliputi Desa Labruk Kidul, Desa Sumbersuko, Desa Jokerto, hingga Desa Tumpeng sebagai lokasi bermalam pertama di kantor desa setempat.

Pada hari kedua, perjalanan dilanjutkan melalui Desa Kloposawit, Desa Tambahrejo, Desa Penanggal, dan Desa Sumbermujur, sebelum akhirnya mencapai titik akhir di Desa Sumberwuluh, tepatnya di kawasan wisata Kalipinusan Poncokusumo. Setiap tahapan perjalanan memberikan pengalaman berharga bagi peserta dalam menghadapi tantangan nyata di lapangan.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Alumni Pramuka Gamarashi yang tergabung dalam PERSAKA. Kehadiran para alumni tidak hanya sebagai pendukung kegiatan, tetapi juga sebagai motivator bagi adik-adik peserta. Suasana kebersamaan semakin terasa hangat dalam malam keakraban yang menjadi salah satu momen paling berkesan bagi peserta, panitia, pembina, maupun alumni.

Melalui kegiatan Pengembaraan Laksana ini, diharapkan para calon Penegak Laksana mampu tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, berkarakter kuat, serta memiliki semangat juang tinggi dalam menghadapi tantangan kehidupan. Nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan diharapkan tidak hanya berhenti pada pengalaman kepramukaan, tetapi juga menjadi bekal berharga dalam kehidupan sehari-hari sebagai generasi muda yang berdaya saing dan berjiwa pemimpin.[JP-Red]

Kontributor Berita : Edy Persaka– Pembina Pramuka SMK Negeri 5 Jember;

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *