Best Practice Calon Pemimpin Ambalan dan Dewan Kerja Penegak Pandega Melalui Dianpisat

Jejak Pramuka – Geladian Pimpinan Satuan (Dianpinsat) merupakan salah satu sarana strategis dalam menerapkan sistem among serta melatih secara langsung keterampilan teknik kepramukaan, khususnya melalui prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan berbasis sistem beregu. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor: 031/KN/78 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Geladian Pimpinan Satuan Penegak, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran akan tugas dan kewajiban sebagai pemimpin satuan, serta memberikan pengalaman praktis kepada pengurus Dewan Ambalan, Pemimpin Sangga, dan Wakil Pemimpin Sangga.

Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Sedati melalui Dewan Kerja Ranting (DKR) Sedati, sesuai program kerja tahun 2025, telah sukses menyelenggarakan Geladian Pimpinan Satuan (Dianpinsat) pada hari Jumat–Sabtu, 30–31 Mei 2025 bertempat di SMK Penerbangan Dharma Wirawan, Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang Pramuka Penegak yang berasal dari Gugus Depan pangkalan SMK Penerbangan Dharma Wirawan, SMK Senopati, SMA Wachid Hasjim, dan MA Nurul Huda.

Dianpinsat resmi dibuka oleh Kak Sudarmadi LG, Sekretaris Kwarran Sedati, yang sekaligus memberikan materi mengenai Pramuka Garuda. Dalam sambutannya, Kak Darma — sapaan akrab beliau — menekankan pentingnya kaderisasi dalam tubuh DKR agar tidak terjadi kekosongan kepengurusan. Menurutnya, DKR merupakan motor penggerak kegiatan Penegak di wilayah Kwarran Sedati dan juga merupakan mitra strategis dalam pelaksanaan berbagai program kepramukaan lainnya.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Kak M. Fadeli LT, Andalan Ranting Sedati, yang membahas tentang Pola Pembinaan Penegak Pandega. Dalam pemaparannya, Kak Fadli mengulas secara mendalam pentingnya penguatan pada aspek bina diri, bina satuan, dan bina masyarakat. Dengan memperkuat ketiga aspek ini, citra dan branding Pramuka Penegak diyakini akan semakin baik dan kuat. Berdasarkan pengalamannya sebagai anggota DKR Sedati pada era 1990-an, Kak Fadli menggarisbawahi bahwa tantangan dan bentuk kegiatan DKR saat ini menuntut inovasi, serta kemampuan anggota Penegak untuk menjadi problem solver di tengah masyarakat.

Materi berikutnya disampaikan oleh Kak Misbachul Hidayat, Pembina SMK Penerbangan Dharma Wirawan, mengenai Fundamental Gerakan Pramuka. Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh perwakilan Dewan Kerja Cabang (DKC) Sidoarjo, yakni Kak Satrio dan Kak Amel, yang membawakan materi mengenai Manajemen Dewan Kerja dan Keorganisasian. Mereka juga berbagi tips, trik, serta motivasi dalam mengelola Ambalan dan Dewan Kerja secara efektif dan berdampak. Harapannya, DKR Sedati dapat semakin aktif dan memiliki kontribusi konkret dalam kegiatan Penegak Pandega di tingkat Kwarcab.

Ketua pelaksana Dianpinsat, Erlita, menyampaikan bahwa target utama dari kegiatan ini adalah penjaringan calon pengurus DKR Sedati yang baru. Oleh karena itu, di akhir kegiatan pada Sabtu, 31 Mei 2025, panitia mengadakan Open Recruitment untuk calon anggota DKR Sedati sebagai persiapan menjelang Musppanitera yang akan digelar pada bulan Desember 2025.

Kegiatan Dianpinsat resmi ditutup oleh Ketua Kwartir Ranting Sedati, Kak Hamidah. Dalam sambutannya, Kak Ida — sapaan akrab beliau — menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras dan kerja cerdas seluruh jajaran DKR Sedati dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Ia juga menegaskan pentingnya proses kaderisasi agar DKR tetap eksis, berkelanjutan, dan mampu menjalin kemitraan yang harmonis dengan jajaran Andalan Ranting.[JP-Red]

— Kontributor Berita : Dr. M Fadeli, M.Si  – Andalan Ranting Kwarran Sedati; —

Satu Semangat, Empat Mata Lomba: Pesta Siaga Sukodono 2025 Penuh Ceria dan Makna

Jejak Pramuka – Kwarran Sukodono kembali menggelar Pesta Siaga tahunannya yang kali ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 24 Mei 2025, di SDI Al Chusnaini. Kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan yang diselenggarakan Kwarran Sukodono dan bertepatan dengan bulan Mei sebagai bulan Pendidikan Nasional, menjadikan pesta siaga tahun ini semakin semarak dan penuh makna.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kak Muzahidin selaku Ketua Kwarran Sukodono. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pesta siaga bukan sekadar ajang lomba, melainkan juga sebagai wadah pembinaan karakter sejak dini. “Melalui kegiatan ini, kita berharap anak-anak siaga dapat tumbuh menjadi pribadi yang siap menghadapi tantangan, tidak mudah menyerah, dan selalu optimis. Hal ini sejalan dengan nilai dalam Dwi Dharma Pramuka Siaga, yaitu ‘Siaga itu berani dan tidak mudah berputus asa,’” tegasnya.

Rangkaian kegiatan pesta siaga tahun ini dirancang dengan penuh kreativitas dan nilai edukatif. Kak Sholeh selaku ketua pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa terdapat empat mata lomba yang dilombakan, yaitu menjahit kancing baju, melukis menggunakan finger print, menganyam, serta hafalan doa-doa harian. Masing-masing lomba dirancang untuk menggali keterampilan praktis, mengasah kreativitas, serta memperkuat nilai-nilai spiritual dalam diri anak-anak siaga.

Antusiasme peserta sangat tinggi. Anak-anak siaga dari berbagai gugus depan di wilayah Kwarran Sukodono tampak ceria dan semangat mengikuti seluruh rangkaian lomba. Mereka menunjukkan semangat kebersamaan, keberanian, dan rasa percaya diri dalam setiap tantangan yang diberikan, sambil tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Tak hanya peserta, para pembina dan orang tua juga turut memberikan dukungan penuh dalam kegiatan ini. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus dipertahankan bahkan dikembangkan, karena terbukti mampu membentuk karakter positif anak sejak usia dini, sekaligus mempererat tali silaturahmi antar Gugus Depan dan keluarga besar Pramuka Sukodono.

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian lomba pada siang hari, kegiatan pesta siaga 2025 ditutup dengan penuh sukacita. Harapannya, semangat siaga yang telah tertanam dalam kegiatan ini dapat terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari anak-anak, menjadikan mereka generasi muda yang tangguh, mandiri, kreatif, dan religius.[JP-Red]

— Kontributor Berita : Moh. Sholeh – Wakabinamuda Ranting Sukodono; —

Gladian Pimpinan Sangga Kwarran Krian 2025: Mencetak Pemimpin Berkualitas di Era Gen Alpha

Jejak Pramuka – Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Krian sukses menyelenggarakan Gladian Pimpinan Sangga (Dianpinsa) 2025 di Bumi Perkemahan Tanjek Wagir. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 11-12 Februari 2025, ini mengusung tema “Membentuk Kepemimpinan yang Berkualitas di Era Gen Alpha.” Acara ini diikuti oleh Pramuka Penegak dari berbagai Ambalan di wilayah Krian, yang mendapat pembekalan intensif dalam bidang kepemimpinan dan kepramukaan guna meningkatkan kompetensi mereka sebagai Pimpinan Sangga.

Hari Pertama: Registrasi dan Upacara Pembukaan

Kegiatan dimulai pada Selasa, 11 Februari 2025, dengan registrasi peserta dan pendirian tenda pada pukul 13.00 WIB. Para peserta tampak antusias dalam membangun tempat tinggal sementara mereka selama dua hari ke depan. Setelah persiapan awal, upacara pembukaan digelar pada pukul 15.00 WIB, menandai dimulainya Dianpinsa 2025.

Dalam sambutannya, Ketua Kwartir Ranting (KaKwarran) Krian, Kak Air Langga Budi Prasetya, menegaskan pentingnya kepemimpinan yang berlandaskan keteladanan dan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka. “Seorang pemimpin bukanlah mereka yang sekadar memberi perintah, tetapi mereka yang memberi teladan. Hari ini, kita berkumpul bukan hanya untuk belajar, tetapi untuk menempa diri menjadi pemimpin yang bertanggung jawab, bijaksana, dan berjiwa besar. Dengan semakin menghayati dan mengamalkan Dasa Darma Pramuka, kalian akan menjadi pemimpin yang tangguh,” tegasnya.

Materi Pramuka Garuda: Menjadi Pramuka Teladan

Sesi pertama menghadirkan materi “Pramuka Garuda” yang disampaikan oleh Kak M. Arif Suma Ir Mawan, LG. Materi ini membahas tingkatan tertinggi dalam setiap golongan Pramuka, yakni Pramuka Garuda. Para peserta diberikan pemahaman mengenai syarat, proses, serta manfaat menjadi Pramuka Garuda agar dapat menjadi panutan bagi anggota Pramuka lainnya. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang pencapaian ini, peserta diharapkan lebih termotivasi dalam perjalanan kepramukaan mereka.

Administrasi Ambalan: Meningkatkan Keterampilan Organisasi

Pada malam harinya, peserta mendapatkan materi “Administrasi Ambalan” yang dibawakan oleh Kak Mujahidin, LT. Sesi ini membekali peserta dengan keterampilan dalam pengelolaan administrasi Ambalan, mulai dari pencatatan kegiatan, pembuatan laporan, hingga penyimpanan dokumen penting dalam organisasi Pramuka tingkat Penegak.

“Teruslah belajar, berlatih, dan berkembang. Karena seorang pemimpin yang hebat lahir dari perjuangan yang tidak mudah. Banggalah menjadi Pramuka, karena dari sini lahir calon-calon pemimpin masa depan!” ujar Kak Adin Purwanto, Kanit Binmas Polsek Krembung, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Malam Api Unggun dan Menghitung Bintang: Memupuk Kebersamaan dan Kepedulian Alam

Menjelang larut malam, peserta diajak mengikuti Malam Api Unggun sebagai ajang kebersamaan dan refleksi. Kegiatan ini menjadi momen penuh inspirasi, di mana peserta merenungkan nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan dalam Pramuka.

Dilanjutkan dengan kegiatan Menghitung Bintang, peserta mendapat pengalaman langsung dalam mengenali konstelasi bintang di langit malam. Melalui aktivitas ini, mereka tidak hanya belajar tentang ilmu astronomi dasar, tetapi juga semakin memahami keterhubungan manusia dengan alam semesta.

Hari Kedua: Kepenegakan dan Pengenalan Satuan Karya Pramuka (Saka)

Memasuki hari kedua, Rabu, 12 Februari 2025, peserta memulai pagi dengan ibadah dan olahraga untuk menyegarkan pikiran dan fisik sebelum kembali ke sesi materi. Sesi ketiga menghadirkan materi “Kepenegakan dan Pengenalan Saka” yang dibawakan oleh Kak Ifa Kusnani, LT. Materi ini membahas sistem kepenegakan dalam Pramuka, termasuk struktur dan peran Pimpinan Sangga dalam Ambalan.

Selain itu, peserta juga dikenalkan dengan berbagai Satuan Karya Pramuka (Saka), seperti Saka Bhayangkara, Saka Wira Kartika, dan lainnya. Melalui pengenalan ini, diharapkan peserta semakin memahami potensi yang dapat mereka kembangkan di bidang tertentu melalui keikutsertaan dalam Saka.

Upacara Penutupan dan Sesi Sayonara: Momen Haru Perpisahan

Kegiatan ditutup dengan upacara penutupan pada pukul 10.00 WIB, diikuti sesi perpisahan bertajuk “Sayonara”. Para peserta melepas kebersamaan dengan penuh haru setelah dua hari intensif belajar dan berlatih bersama. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan berharga bagi seluruh peserta dan panitia.

Harapan untuk Masa Depan: Membangun Pemimpin yang Berintegritas

Ketua panitia menyampaikan harapannya agar melalui Dianpinsa 2025, para peserta dapat mengembangkan jiwa kepemimpinan, kemandirian, serta tanggung jawab dalam organisasi Pramuka. “Kami berharap pengalaman selama dua hari ini menjadi bekal berharga bagi kalian dalam menghadapi tantangan di era Gen Alpha. Jadilah pemimpin yang visioner, berintegritas, dan mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat.”

Dengan berakhirnya Dianpinsa 2025, semangat kepramukaan di Kwarran Krian semakin menguat, mencetak pemimpin muda yang siap berkontribusi bagi bangsa dan negara. Mereka tidak hanya dibekali dengan keterampilan kepemimpinan, tetapi juga nilai-nilai ketangguhan, disiplin, dan keberanian untuk menghadapi masa depan yang penuh tantangan. Sebuah generasi baru pemimpin lahir, siap membawa perubahan positif dan menjadi pionir dalam membangun masyarakat yang lebih baik.[JP-Red]

— Kontributor Berita : Moh. Saifudin – Andalan Ranting Urusan Penggalang Kwarran Krian —