Penta Smanivda 2025: Cetak Penegak Kreatif, Inovatif, dan Berkarakter Hebat!

Jejak Pramuka – Gugus Depan 01.169/01.170 Pangkalan SMA Negeri 4 Sidoarjo sukses menyelenggarakan kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan (Penta) pada Jumat–Sabtu, 29–30 Agustus 2025. Kegiatan yang merupakan salah satu program kerja tahun 2024/2025 ini diikuti oleh 400 siswa baru sebagai calon Pramuka Penegak.

Dengan mengusung tema “Mengukir Kisah Penuh Makna bersama Scout Smanivda yang Kreatif dan Inovatif”, kegiatan Penta terlaksana berkat dukungan penuh dari siswa, orang tua, pembina, wali kelas, Kamabigus, serta seluruh keluarga besar SMAN 4 Sidoarjo.

Dalam amanat upacara pembukaan, Kamabigus SMAN 4 Sidoarjo, Dr. Karyanto, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan kepramukaan memiliki peran penting dalam membentuk disiplin diri dan karakter siswa.

“Melalui Penta ini, kami berharap siswa dapat menanamkan nilai Tri Satya dan Dasa Dharma dalam kehidupan sehari-hari. Disiplin adalah pangkal kesuksesan, dan pramuka menjadi wadah terbaik untuk menumbuhkan sikap tersebut,” pesan beliau.

Beliau juga hadir langsung mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung, memberi semangat sekaligus menjadi teladan nyata dalam prinsip dasar kepramukaan, yaitu keikutsertaan orang dewasa.

Tujuan utama Penta SMAN 4 Sidoarjo antara lain:

Selain materi indoor, kegiatan semakin semarak dengan api unggun, pentas seni, dan permainan edukatif kepramukaan, yang turut dihadiri tamu undangan dari berbagai SMA/SMK negeri maupun swasta di Sidoarjo. Suasana kebersamaan juga semakin terasa saat seluruh peserta, pembina, dan Kamabigus menikmati sarapan pagi bersama dalam satu tampah. Dengan duduk bersila di lantai, tercipta rasa keakraban yang mencerminkan filosofi: “Duduk sama rendah, berdiri sama tinggi.”

Prosesi apel penutupan berlangsung khidmat sesuai adat ambalan, menandai berakhirnya kegiatan Penta dengan kesan mendalam. Dengan terselenggaranya Penerimaan Tamu Ambalan ini, diharapkan lahir generasi Pramuka Penegak SMA Negeri 4 Sidoarjo yang kreatif, inovatif, disiplin, dan berkarakter kuat. Smanivda Hebat, Smanivda Jaya!.[JP-Red]

— Kontributor Berita : Warsini – Pembina Gudep Pramuka SMA Negeri 4 Sidoarjo; —

SMA Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo Hadirkan Pengalaman Meneropong Bulan, Sambut Tamu Ambalan

Jejak Pramuka – SMA Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo kembali menggelar Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa) pada 29 Agustus 2025 sebagai tradisi penyambutan Tamu Ambalan Pramuka Penegak. Kegiatan yang selalu ditunggu ini bukan hanya menjadi ajang perkenalan adat istiadat Ambalan Jayakarta, tetapi juga menghadirkan pengalaman baru yang berkesan meneropong bulan dengan teleskop di bawah langit malam Sidoarjo.

Mikhaila Krisazarea Legowo, siswi kelas XI-A sekaligus Pemangku Adat Ambalan Jayakarta, menjelaskan bahwa perkemahan ini dirancang untuk memperkenalkan nilai dan tradisi ambalan kepada anggota baru. “Perkemahan ini bertujuan memberikan pengenalan terhadap adat istiadat dan menerima peserta didik baru dalam Ambalan Jayakarta, sekaligus memperkenalkan anggota baru kepada tradisi dari pangkalan kami,” jelas Mikhaila (30/08)

Perbedaan konsep juga menjadi ciri khas Perjusa tahun ini. Menurut Mikhaila, materi disajikan dengan lebih variatif dan relevan dengan kehidupan generasi muda. “Tahun ini kami memberikan materi yang lebih beragam, namun tetap berkorelasi dengan dunia Pramuka,” tambahnya.

Kegiatan meneropong bulan menggunakan teleskop menjadi salah satu momen paling ditunggu. Selain menambah wawasan astronomi, kegiatan ini juga memperlihatkan fasilitas unggulan sekolah, yaitu School Science Center (SSC). “Kami ingin menambah antusiasme peserta dengan pengalaman baru, yaitu meneropong bulan. Selain menambah wawasan, ini juga menunjukkan sarana prasarana sekolah kami,” terang Mikhaila.

Bagi para peserta, Perjusa memberikan pengalaman yang berharga. Samuel Geoffrey Chaidir, salah satu peserta, mengaku mengikuti kegiatan ini karena ingin melatih kemandirian sekaligus membangun relasi baru. “Saya ingin melatih kemandirian, menjalin pertemanan dan kerja sama lebih jauh dengan teman, serta membangun relasi baru dengan anak-anak dari sekolah lain,” tutur Geo(30/08).

Dirinya menyebut bahwa aktivitas Jelajah malam menjadi salah satu pengalaman paling berkesan. “Aktivitas malam melatih berpikir kritis dan disiplin diri, tapi tetap dengan dukungan dan diskusi bersama-sama,” ujarnya. Pengalaman tidur bersama teman di tenda juga meninggalkan kesan tersendiri. Meski pernah berkemah sebelumnya, menurut siswa yang akrab dipanggil Geo ini, suasana kali ini terasa berbeda karena dilakukan bersama banyak teman baru. Ia juga menilai kakak-kakak Ambalan mampu memberi teladan yang baik.

“Kakak-kakaknya tegas tapi informatif, membantu, dan tentu saja asik sehingga mampu mencairkan dan mendisiplinkan suasana,” tambahnya. Soal kegiatan meneropong bulan, Geo mengapresiasi inisiatif panitia, meski ada jeda kegiatan setelah sesi pengamatan selesai. “Sudah baik, namun ada beberapa saat ketika selesai meneropong kegiatannya jadi kosong. Di sisi lain, hal ini justru memberi waktu lebih bagi sangga saya untuk berlatih inagurasi,” jelasnya.

Bagi Geo, manfaat terbesar dari kegiatan ini adalah pembentukan karakter melalui disiplin diri, kerja sama, serta kemampuan membagi tugas sesuai kemampuan. Sementara itu, Ketua Pelaksana Guru Perkemahan Jumat Sabtu (PERJUSA), Alvito Prada Aryasatya, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana pembentukan karakter.

“Perjusa adalah momen penting untuk menanamkan kebersamaan, kedisiplinan, dan kepemimpinan. Kami ingin siswa baru tidak hanya mengenal Ambalan Jayakarta, tetapi juga belajar nilai-nilai yang akan membentuk mereka menjadi pribadi tangguh dan peduli,” ujarnya (30/08). Senada dengan hal tersebut, Alvito menambahkan bahwa kegiatan Pramuka di SMA Pembangunan Jaya 2 diharapkan terus menjadi ruang belajar yang inspiratif.  “Kami berharap Pramuka tetap menjadi wadah yang membentuk karakter positif siswa, sekaligus mempererat rasa persaudaraan di sekolah,” pungkasnya.[JP-Red]

— Kontributor Berita : Parti – Pembina Satuan Pramuka SMA Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo; —

Kwarran Purwojati Berkiprah di Jambore Cabang Banyumas 2025: Semangat, Kebersamaan, dan Prestasi

Jejak Pramuka – Kontingen Kwartir Ranting Purwojati resmi berangkat menuju Jambore Cabang 2025 dengan penuh semangat. Acara pelepasan dilaksanakan di SMPN 1 Purwojati, dipimpin langsung oleh Ka Mabigus, Kak Karmiati, S.Pd., yang memberikan motivasi dan doa restu kepada peserta agar senantiasa disiplin, bertanggung jawab, dan membawa nama baik Purwojati.

“Jambore adalah ruang belajar sekaligus ajang memperluas persaudaraan. Tunjukkan keberanian, disiplin, dan kepedulian seorang pramuka sejati,” ujar Kak Karmiati dalam sambutannya.

Hadir pula jajaran pengurus Kwarran Purwojati, termasuk Kak Fitria Alwi Zarkasi, S.Pd., yang dipercaya sebagai Pimpinan Kontingen (Pinkon) untuk mendampingi peserta sepanjang kegiatan.

Semarak Pembukaan Jambore

Pembukaan Jambore Cabang berlangsung khidmat di Lapangan Volunteer PMI Banteran. Ratusan pramuka penggalang dari 27 kwarran se-Kabupaten Banyumas hadir, termasuk kontingen Purwojati. Ketua Kwarran, Kak Sodiqon Wahab, turut mendampingi dan memberi pesan agar peserta menjaga kesehatan serta disiplin dalam setiap aktivitas. “Ikuti kegiatan dengan penuh semangat dan jadilah pramuka yang bermanfaat bagi sesama,” pesannya.

Dukungan Saat Persiapan Pentas Seni

Dalam sesi latihan Pentas Seni, jajaran Kwarran Purwojati hadir memberikan motivasi. Kak Galih (Waka Binamuda), Kak Indra (Andalan Ranting Urusan Binamuda), dan Kak Mega (perwakilan pengurus harian) mendorong anak-anak tampil percaya diri, menyalurkan bakat, serta berani mencoba hal baru. Kehadiran mereka menambah semangat peserta dalam menampilkan karya terbaik.

Cinta Alam di Hutan Pinus Limpakuwus

Pada 27 Agustus 2025, peserta Purwojati mengikuti giat pagi di Hutan Pinus Limpakuwus. Mereka menjalani berbagai permainan outbond bertema cinta alam yang dirancang untuk melatih kerja sama, ketangkasan, dan kepedulian lingkungan. Suasana sejuk hutan pinus menambah semangat anak-anak dalam mengamalkan butir Dasa Darma Pramuka: Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia.

Jelajah Galang di Tengah Tantangan

Esok harinya, 28 Agustus 2025, peserta mengikuti Jelajah Galang. Meski hujan deras mengguyur sejak pagi, semangat mereka tidak surut. Dengan kerja sama tim, peserta berhasil melewati medan licin dan menantang. Panitia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan mengasah ketangguhan, kemandirian, dan keterampilan hidup di alam terbuka, sekaligus menumbuhkan sikap tolong-menolong.

Prestasi yang Membanggakan

Menutup rangkaian kegiatan, kontingen Purwojati berhasil meraih penghargaan Kategori Ide Cerita Terbaik serta masuk 10 Vlog Terbaik Jambore Cabang Banyumas 2025. Prestasi ini menjadi bukti nyata kreativitas, kerja keras, dan dedikasi pramuka Purwojati dalam mengharumkan nama kwarran.

Keikutsertaan kontingen Purwojati dalam Jambore Cabang 2025 bukan sekadar kegiatan, melainkan perjalanan pembelajaran. Nilai disiplin, kepedulian, dan kebersamaan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan di sekolah, rumah, maupun masyarakat. Semangat ini akan terus menjadi bekal bagi generasi muda Purwojati untuk menjadi pramuka yang tangguh, berprestasi, dan menginspirasi.[JP-Red]

— Kontributor Berita: Nandita Widyatmoko – Anru Litbang, Humas Kwarran Purwojati Banyumas; —

Pramuka SDI Pancasila Ukir Prestasi, Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan, dan Wujudkan Pramuka Hebat Melalui Lomba Tingkat

Jejak Pramuka – Pada hari Kamis, 28 Agustus 2025, SDI Pancasila menggelar sebuah kegiatan akbar berupa Lomba Tingkat Gugus Depan yang berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Acara ini menjadi momentum penting bagi para Pramuka Penggalang untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka sekaligus menjadi ajang seleksi dalam menentukan peserta yang akan mewakili Gugus Depan menuju Lomba Tingkat 2 Kwartir Ranting Krian.

Kegiatan yang mengusung tema “Mengukir Prestasi, Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan, dan Mewujudkan Pramuka Hebat” ini resmi dibuka oleh Kamabigus SDI Pancasila, Kak Walidah Yatimah, S.Pd.I, M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pramuka bukan hanya sekadar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan sebuah wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, serta kedisiplinan yang akan menjadi bekal berharga bagi generasi muda.

Tahun ini, kegiatan lomba tingkat terasa lebih istimewa karena adanya tim pembina baru yang turut mendampingi dan membimbing para peserta, yakni Kak Ifa Ratnasari, Kak Hamzak, dan Kak May. Kehadiran para pembina baru ini memberikan energi segar bagi Gerakan Pramuka di Gugus Depan SDI Pancasila, dengan strategi pembinaan yang inovatif dan motivasi yang tinggi bagi adik-adik pramuka.
Berbagai cabang lomba dilaksanakan, meliputi lomba PBB (Peraturan Baris Berbaris), Semaphore, dance simaphore, morse, Sandi, P3K, serta pengetahuan kepramukaan lainnya.

Setiap regu menampilkan usaha maksimal dengan semangat pantang menyerah. Suasana penuh keceriaan tampak di lapangan, diiringi sorakan dan dukungan dari para peserta serta pembina.
Tak hanya menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga dirancang sebagai sarana pendidikan karakter. Para peserta belajar arti kebersamaan, kerja sama tim, serta pentingnya kepemimpinan dalam mencapai tujuan. Inilah sejatinya makna pramuka: mendidik generasi muda agar siap menjadi pemimpin masa depan yang tangguh, berintegritas, dan berprestasi.

Setelah melalui rangkaian perlombaan yang penuh semangat dan sportivitas, acara ditutup dengan pembagian hadiah bagi para peserta terbaik pada setiap cabang lomba. Sorak kegembiraan dan raut wajah bahagia tampak dari para pemenang, namun lebih dari itu, semua peserta merasa bangga telah ikut serta dalam kegiatan ini. Sebab bagi pramuka sejati, pengalaman, persaudaraan, dan pelajaran hidup jauh lebih berharga dari sekadar kemenangan.

Dengan adanya kegiatan Lomba Tingkat Gugus Depan ini, diharapkan akan lahir wakil-wakil terbaik dari SDI Pancasila yang siap berkompetisi di ajang Lomba Tingkat 2 Kwarran Krian. Harapan besar tertuju pada mereka agar mampu mengharumkan nama Gugus Depan sekaligus menjadi teladan bagi pramuka lainnya.

Akhirnya, kegiatan ini bukan hanya menjadi perhelatan lomba semata, melainkan sebuah upaya nyata dalam menumbuhkan jiwa kepemimpinan, membentuk karakter unggul, dan melahirkan pramuka hebat yang siap menghadapi tantangan masa depan. Dengan dukungan para pembina, semangat peserta, serta doa seluruh keluarga besar SDI Pancasila, maka cita-cita mengukir prestasi dan mewujudkan pramuka hebat akan semakin nyata.[JP-Red]

— Kontibutor Berita : Ifa Ratnasari,S.Sos.I,S.E – Pembina SDI Pancasila Krian Sidoarjo; —

Kontingen Kwarran Purwojati Ikuti Jelajah Galang Jambore Cabang Banyumas dengan Semangat Tinggi

Jejak Pramuka – Lapangan Volunteer PMI Kabupaten Banyumas pada Kamis (28 Agustus 2025) menjadi saksi semangat luar biasa para peserta Jambore Cabang, termasuk kontingen dari Kwarran Purwojati, dalam kegiatan Jelajah Galang (Jegal). Meskipun sejak pagi kawasan perkemahan diguyur hujan deras, hal tersebut tidak menyurutkan langkah pramuka penggalang untuk tetap berpartisipasi penuh antusias.

Dengan disiplin dan semangat pantang menyerah, setiap regu menjalani rute jelajah yang telah disiapkan panitia. Jalanan licin dan medan menantang justru menjadi ajang pembuktian kekompakan dan kerja sama tim. Di setiap pos yang dilewati, peserta menunjukkan kepedulian, kegigihan, dan keceriaan khas pramuka.

Panitia menjelaskan bahwa kegiatan jelajah ini bertujuan untuk melatih ketangguhan, kemandirian, serta keterampilan hidup di alam terbuka. Lebih dari itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menanamkan rasa cinta tanah air, kepedulian terhadap lingkungan, serta sikap saling tolong-menolong di antara anggota pramuka.

Walaupun hujan tak henti mengguyur, suasana tetap penuh semarak. Sorak semangat, nyanyian, serta canda tawa anak-anak mengiringi langkah mereka sepanjang perjalanan. Kondisi ini menjadi bukti nyata bahwa pramuka sejati selalu berani, tangguh, dan gembira dalam menghadapi tantangan apa pun.

Melalui kegiatan Jelajah Galang Jambore Cabang Banyumas 2025, para peserta, khususnya kontingen Kwarran Purwojati, diharapkan mampu membawa pulang pengalaman berharga, memperkuat karakter positif, dan semakin mencintai kegiatan kepramukaan sebagai sarana pembentukan generasi muda yang disiplin, mandiri, serta berakhlak mulia.[JP-Red]

— Kontributor Berita: Nandita Widyatmoko – Anru Litbang, Humas Kwarran Purwojati Banyumas; —

Pramuka untuk Semua, Kwarcab Sidoarjo Hadirkan Ruang Inklusi Lewat Lomba ABK Berkarya 2025

Pramuka Delta – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan ruang inklusif bagi seluruh anggota dengan menggelar Lomba ABK Berkarya pada Rabu (27/8/2025) di Bumi Perkemahan Tanjekwagir, Krembung.

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan Gugus Depan dari Sekolah Luar Biasa (SLB) dan sekolah inklusi se-Kwartir Cabang Sidoarjo. Beragam lomba disiapkan untuk menggali potensi sekaligus melatih keterampilan Pramuka Berkebutuhan Khusus (ABK), di antaranya Lomba Semafor untuk tunarungu, Lomba Lempar Dart untuk tunagrahita ringan, Lomba Bercerita untuk tunanetra, serta Lomba Memasak Nasi Goreng. Suasana semakin semarak dengan partisipasi para pembina pendamping dalam Lomba Tumpeng Mini (Tumini).

Acara dimulai sejak pagi dengan registrasi peserta, dilanjutkan upacara pembukaan, lomba antar peserta, hingga pengumuman pemenang pada siang hari. Semua peserta tampil percaya diri dengan mengenakan seragam Pramuka lengkap, menampilkan semangat kebersamaan, keceriaan, sekaligus rasa kekeluargaan yang hangat.

Dalam sambutannya, Waka Binawasa Kwarcab Sidoarjo, Kak Dr. Abdul Munif, M.Pd., memberikan apresiasi yang tinggi terhadap semangat peserta. “Gerakan Pramuka adalah milik semua anak, tanpa terkecuali. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa setiap anak, termasuk yang berkebutuhan khusus, memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya, berprestasi, dan berkontribusi bagi bangsa,” tegasnya.

Lebih dari sekadar ajang kompetisi, Lomba ABK Berkarya menjadi sarana pembinaan karakter, melatih kemandirian, serta menumbuhkan rasa percaya diri bagi Pramuka berkebutuhan khusus. Selain itu, kegiatan ini mempererat silaturahmi antar Gugus Depan sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya membangun budaya inklusi dalam dunia pendidikan dan kepramukaan.

Dengan pelaksanaan yang meriah dan penuh makna, Kwarcab Sidoarjo berharap kegiatan ini dapat menginspirasi daerah lain untuk mengembangkan program inklusif yang serupa, sehingga Gerakan Pramuka benar-benar menjadi rumah bagi semua anak.[JP-Red]

— Kontributor Berita : Satriyo Mintorogo – Anggota DKC Sidoarjo —

Rally Sepeda Pramuka Kwarran Krian 2025: Sehat, Kompak, dan Siap Bangun Bangsa

Jejap Pramuka – Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-64, Kwartir Ranting (Kwarran) Krian sukses menggelar Rally Sepeda pada Senin (25/8/2025) dengan mengusung tema “Tingkatkan Kesehatan Fisik dan Mental, untuk Memperkuat Peran Pramuka dalam Pembangunan Nasional.” Kegiatan ini diikuti 195 peserta yang terbagi menjadi 39 tim—17 tim putri dan 20 tim putra—yang berasal dari Pramuka Penggalang SD/MI hingga SMP/MTs se-Kwarran Krian.

Acara dimulai pukul 06.00 WIB di halaman SDN Terungkulon sebagai titik start dengan apel pembukaan. Bertindak sebagai pembina upacara, Kak Mujiadi menegaskan bahwa Rally Sepeda tidak hanya sekadar olahraga bersama, melainkan wadah membangun kebersamaan, sportivitas, dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Melalui rally sepeda ini, kita belajar arti kekompakan dan persaudaraan. Sehat jasmani, kuat semangat, dan peduli sesama. Pramuka harus menjadi teladan hidup sehat sekaligus siap mengambil peran dalam pembangunan bangsa,” ujar Kak Mujiadi dalam amanatnya.

Usai pelepasan, peserta menempuh rute dari SDN Terungkulon, melintasi SDN Jatikalang 2 sebagai pos antara, hingga mencapai garis finis di SDN Keboharan. Di sepanjang perjalanan, mereka menghadapi berbagai pos tantangan berisi permainan edukatif, materi sandi, serta latihan kekompakan tim yang menambah keseruan acara. Antusiasme masyarakat di sepanjang jalur semakin membakar semangat para peserta.

Kegiatan ditutup dengan pengumuman juara Rally Sepeda Kwarran Krian 2025, dengan hasil sebagai berikut:

Kategori SMP/MTs

Kategori SD/MI Putra

Kategori SD/MI Putri

  • Harapan 3 : SDN Keboharan

Acara ditutup dengan penyerahan hadiah dan ucapan terima kasih dari panitia. Suasana penuh keceriaan sekaligus rasa bangga menyelimuti peserta, pembina, dan masyarakat yang terlibat.

Rally Sepeda Kwarran Krian 2025 berhasil mencetak kesan mendalam: sehat jasmani, kuat mental, dan erat persaudaraan. Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan untuk memperkuat karakter dan kebersamaan, sekaligus meneguhkan peran Pramuka Krian dalam membangun bangsa.[JP-Red]

— Kontributor Berita: Moh. Saifudin – Andalan Ranting Kwarran Krian Urusan Penggalang; —

Orientasi Ambalan SMA Negeri 1 Wonoayu 2025: Cetak Generasi Penegak Berkarakter

Jejak Pramuka – Gugus Depan 15.13.099–15.13.100 pangkalan SMA Negeri 1 Wonoayu sukses menyelenggarakan Orientasi Tamu Ambalan (OTA) tahun 2025 sebagai langkah awal pembinaan bagi peserta didik baru yang memasuki golongan usia Penegak. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu (22–23 Agustus 2025), diikuti oleh 357 peserta didik kelas X tahun ajaran 2025/2026 dengan penuh antusias.

OTA menjadi gerbang penting bagi Pramuka Penggalang untuk resmi bergabung dalam Ambalan Pattimura dan Dewi Sinta SMA Negeri 1 Wonoayu. Tak sekadar seremonial perpindahan golongan, kegiatan ini dirancang untuk membentuk karakter, menumbuhkan kreativitas, dan mempererat tali persaudaraan di antara para peserta.

Rangkaian kegiatan OTA tahun ini meliputi upacara pembukaan, penyampaian materi pembekalan, kegiatan outbound, hingga malam api unggun yang penuh makna. Setiap sesi dikemas menarik agar para peserta dapat menyerap nilai kepramukaan sekaligus melatih kemandirian, disiplin, dan kepemimpinan.

Kegiatan resmi dibuka oleh Kamabigus SMAN 1 Wonoayu, Dr. Ririn Faridah, M.Pd. Dalam amanatnya, beliau menegaskan bahwa OTA adalah awal bagi para peserta untuk menempuh perjalanan sebagai Pramuka Penegak. “Melalui kegiatan ini, jadikan diri kalian pribadi yang berkarakter, mengamalkan Dasa Darma, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Setelah berjalan lancar, kegiatan ditutup oleh Wakil Kamabigus, Zukhrival Fuadi, S.Pd. Dalam amanah penutupnya, beliau menyampaikan apresiasi atas semangat para peserta OTA. “Kami bangga dengan adik-adik yang mengikuti OTA dengan penuh kesungguhan. Semoga nilai-nilai kepramukaan yang didapat bisa diamalkan dengan baik dan membawa kemajuan bagi Gerakan Pramuka di Gugus Depan SMA Negeri 1 Wonoayu,” ungkapnya.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, para peserta resmi menjadi bagian dari Ambalan Pattimura dan Dewi Sinta. Lebih dari itu, mereka pulang membawa bekal berharga berupa pengalaman, nilai persaudaraan, dan semangat pengabdian yang akan menempa mereka menjadi generasi muda berkarakter, siap berkarya, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.[JP-Red]

Perkemahan Tamu Galang SMP Negeri 2 Waru 2025: Ajang Latih Kemandirian, Kebersamaan, dan Semangat Kepramukaan

Jejak Pramuka – Suasana semarak menyelimuti lapangan SMP Negeri 2 Waru pada Jumat–Sabtu, 22–23 Agustus 2025, saat sekolah ini menyelenggarakan Perkemahan Penerimaan Tamu Galang bagi peserta didik kelas 7. Kegiatan rutin tahunan tersebut menjadi wadah pembentukan karakter, penanaman disiplin, serta penguatan nilai kebersamaan di kalangan Pramuka Penggalang.

Acara resmi dibuka oleh Kamabigus SMP Negeri 2 Waru, kak Ahmad Anwar, S.Pd., M.M., M.Pd. Dalam sambutannya beliau menegaskan bahwa perkemahan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarana pembelajaran nyata untuk membentuk pribadi tangguh dan mandiri.

“Pramuka adalah ruang pembentukan karakter. Di sini adik-adik belajar disiplin, kebersamaan, serta tanggung jawab. Harapan saya, melalui perkemahan ini akan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan kehidupan dengan jiwa Pramuka yang sejati,” ungkap Ahmad Anwar.

Kegiatan perkemahan dimulai dengan penjelajahan seru di sekitar lingkungan sekolah. Para peserta diberi berbagai tantangan menarik, mulai dari menghitung tiang listrik di sepanjang jalan hingga mengerjakan soal seputar pengetahuan umum Pramuka seperti PUPP, atribut, dan sandi. Dengan penuh antusias, setiap regu berusaha menuntaskan tugas bersama-sama.

Setelah penjelajahan, seluruh peserta mengikuti apel pembukaan dengan khidmat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktek pionering menggunakan tongkat dan tali yang mereka bawa. Suasana keakraban tampak jelas ketika para peserta saling membantu dan bekerja sama membangun karya pionering sebagai bagian dari latihan keterampilan kepramukaan.

Malam harinya menjadi momen yang tak terlupakan. Usai santap malam yang dikirimkan oleh orang tua, para peserta larut dalam kemeriahan acara api unggun. Lagu-lagu penuh semangat, keceriaan permainan, dan pertunjukan pentas seni dari tiap regu membuat malam perkemahan semakin hidup. Api unggun yang menjulang menjadi simbol persaudaraan, kehangatan, dan semangat Pramuka yang membara.

Hari kedua diawali dengan senam pagi yang menyegarkan, diikuti kegiatan belanja bersama di pasar untuk melatih keterampilan hidup sekaligus kebersamaan. Setelah sarapan bersama, peserta berganti seragam Pramuka dan kembali ke lapangan untuk mengikuti apel penutupan.

Kegiatan perkemahan ini tidak hanya meninggalkan kesan menyenangkan, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi peserta. Nilai kemandirian, kebersamaan, serta tanggung jawab yang mereka jalani di setiap rangkaian kegiatan diharapkan mampu menjadi bekal penting dalam perjalanan mereka sebagai Pramuka Penggalang.

Dengan penuh semangat, Perkemahan Penerimaan Tamu Galang SMP Negeri 2 Waru Tahun 2025 resmi ditutup, meninggalkan jejak pembelajaran karakter yang akan terus melekat di hati setiap peserta.[JP-Red]

Pesta Prasiaga Kwarran Wonoayu Meriahkan Hari Pramuka ke-64 dengan Semangat Kolaborasi

Jejak Pramuka – Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-64 tahun 2025 dengan tema “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa”, Kwartir Ranting (Kwarran) Wonoayu menyelenggarakan kegiatan Pramuka Prasiaga pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Kegiatan ini berlangsung meriah mulai pukul 15.30 hingga 18.00 WIB dengan diikuti siswa-siswi PAUD beserta guru, pembina, dan orang tua wali murid.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan upacara prasiaga yang dikemas unik dalam formasi lingkaran, terdiri dari barung prasiaga merah, hijau, dan biru. Suasana menjadi semakin khidmat ketika Sulung membawa bendera Merah Putih berkeliling pasukan barung. Kegiatan Pramuka berjalan sukses berkat dukungan penuh Kak Drs. Hariyanto, M.Si selaku Kepala Pusdiklatcab dan Kak Edi Supriyo selaku Kakwarran Wonoayu, yang bersama-sama mendorong semangat generasi muda untuk terus berkarya dan berprestasi.

Selepas upacara, acara dilanjutkan dengan fun game edukatif seperti merayap, melompat, memindahkan bola estafet, hingga membuat pesawat kertas. Gelak tawa dan tepuk tangan riuh mengiringi setiap permainan, menciptakan suasana ceria dan kebersamaan yang hangat di antara peserta. Selain itu, para prasiaga juga dikenalkan dengan atribut prasiaga, tenda, serta api unggun sebagai simbol kebersamaan dalam kepramukaan.

Puncak kegiatan ditutup dengan upacara api unggun yang berlangsung penuh makna. Para peserta, pendamping, guru, pengawas, pengurus kwarcab, kwarran, serta Mabigus berkeliling api unggun sambil berjabat tangan. Momentum ini seolah menegaskan ikatan persahabatan dan kebersamaan yang kuat, sekaligus mempererat silaturahmi seluruh elemen yang hadir.

Ketua Kwarran Wonoayu menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak. “Prasiaga adalah fondasi penting untuk menanamkan karakter sejak usia dini. Melalui kegiatan ini anak-anak belajar mandiri, bekerja sama, serta saling menyayangi antar teman, bahkan lintas sekolah,” ujarnya.

Dengan semangat kolaborasi, kegiatan prasiaga ini diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, mandiri, dan peduli, sejalan dengan tema peringatan Hari Pramuka ke-64 tahun ini.[JP-Red]

— Kontributor Kegiatan : Sumarliyah – Pembina Prasiaga TK DWP Popoh; —