Tongkat Estafet Berpindah, SBH Sidoarjo 2026–2028 Siap Hadirkan Dampak Nyata

Biada Alam 5 Saka Wanabakti Pasuruan Menyatukan Aksi Hijau dan Talenta Muda

Jejak Pramuka – Kabut tipis menyelimuti perbukitan Tengger ketika ratusan langkah sepatu Pramuka menapak tanah Bukit Lemah Pasar. Di sanalah, Sabtu–Minggu (14–15 Februari 2026), Satuan Karya (Saka) Wanabakti Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Pasuruan menorehkan jejak hijau melalui agenda akbar Biada Alam 5. Mengusung tema “Membasuh Bumi dengan Cemara, Mengukir Prestasi dalam Rimba”, kegiatan ini bukan sekadar perkemahan—melainkan pertemuan antara misi konservasi dan panggung prestasi generasi muda se-Jawa Timur.

Sebanyak 234 peserta—terdiri dari 181 Pramuka dan 53 anggota komunitas pecinta alam—datang dari Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, hingga Banyuwangi. Pusat kegiatan berada di SMP Negeri 1 Puspo untuk rangkaian lomba, sementara denyut ekologinya berpuncak di Bukit Lemah Pasar, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sinergi Lintas Sektor: Dari Sekolah hingga Rimba

Upacara pembukaan berlangsung khidmat. Wakil Ketua Kwarcab Bidang Orkum, Kak Hadi, menegaskan Pramuka sebagai garda terdepan penjaga lingkungan. Hadir pula jajaran Pinsaka Wanabakti Jawa Timur, Andalan Kwarcab, Dinas Kehutanan, Muspika, Resort TNBTS, pemerintah desa, serta mitra komunitas seperti Tunas Hijau Indonesia, Bala Daun, Komunitas The Jungle, dan LMDH Bromo Lestari. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa pelestarian alam adalah kerja bersama—bukan kerja sendiri.

Penanaman di Jantung Tengger

Puncak aksi lingkungan dilakukan dengan penanaman 1.000 bibit cemara di Bukit Lemah Pasar. Pamong Saka Wanabakti Pasuruan, Kak Mukhamad Fatkhan, menjelaskan bahwa cemara dipilih untuk membantu memulihkan tutupan lahan gundul, menahan erosi, dan menjaga fungsi hidrologis pegunungan agar cadangan air tanah Pasuruan tetap lestari.
“Menjaga hutan berarti menjaga napas kita sendiri,” ujarnya, menekankan bahwa para peserta diharapkan pulang membawa kesadaran ekologis, bukan sekadar sertifikat.

Kolaborasi Strategis: Hijau yang Konsisten

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari PT Tirta Investama AQUA Keboncandi dan Tunas Hijau Indonesia. Plant Director AQUA Pasuruan, Asep Mawan Ruswandi, menyampaikan bahwa keberlanjutan harus berjalan seiring dengan aktivitas bisnis. Menurutnya, kolaborasi multi pihak—termasuk dengan Saka Wanabakti—menjadi kunci pengelolaan ekosistem sumber daya air dari hulu ke hilir.

Sementara Presiden Tunas Hijau Indonesia, Mochamad Zamroni, menambahkan: Bromo selalu memikat dunia, namun menanam pohon di sana adalah kesempatan langka untuk memberi kembali pada alam yang kerap dikunjungi.

Prestasi yang Bertunas

Selain menanam, para peserta juga “menumbuhkan” prestasi lewat lomba kampanye lingkungan, pentas seni, fotografi, desain poster digital, hingga video pendek. Dari panggung seni hingga lensa kamera, pesan yang sama menggema: alam perlu dirawat, dan generasi muda siap menjadi suaranya.

Daftar Juara Biada Alam 5:

1. Lomba Kampanye Lingkungan
Juara 1: SMK Negeri Rembang
Juara 2: SMA Wahid Hasyim 2 Taman Sidoarjo
Juara 3: SMP Negeri 1 Puspo

2. Lomba Pentas Seni
Juara 1: SMK Negeri Rembang
Juara 2: SMA Ma’arif NU Pandaan
Juara 3: Saka Wanabakti Banyuwangi Selatan

3. Lomba Fotografi
Juara 1: Naziya Putri Syafira (SDN Sawunggaling I Surabaya)
Juara 2: Fathur Rosi (SMK Negeri Rembang)
Juara 3: David Aprillian (SMK Negeri Puspo)

4. Lomba Desain Poster Digital
Juara 1: Ahmad Amir Mahbub Al Farisi (SMK Mambaul Ulum Mojokerto)
Juara 2: Fani Anggraeni Nabila (SMP Negeri 56 Surabaya)
Juara 3: Yuanita Destri Azahwa (SMP Negeri 1 Puspo)

5. Lomba Video Pendek
Juara 1: Ismi Salsabila (SMA Ma’arif NU Pandaan)
Juara 2: Muhammad Nur Faiz (SMK Mambaul Ulum Mojokerto)

6. Lomba Tim Favorit
Juara 1: SMP Negeri 1 Puspo
Juara 2: SMK Negeri Rembang
Juara 3: SMK Queen Zam-Zam

Di lereng Tengger, cemara-cemara muda kini berdiri sebagai saksi: bahwa generasi hari ini tidak hanya belajar tentang alam, tetapi juga memilih untuk menjaganya. Biada Alam 5 menutup rangkaian kegiatannya dengan satu pesan sederhana namun kuat—prestasi boleh tumbuh, tetapi bumi harus tetap hidup.[JP-Red]

Kontributor Berita : Agus Andrianto, S.Pd – Pembina Pramuka SMA Wahid Hasyim 2 Taman Sidoarjo;

MUSAKA SBH 2025: Konsolidasi Kepemimpinan dan Penguatan Gerakan Pramuka Sehat di Sidoarjo

Jejak Pramuka — Bertempat di Aula Pertemuan Lantai 2 Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Saka Bakti Husada (SBH) Cabang Sidoarjo sukses menyelenggarakan Musyawarah Satuan Karya (MUSAKA) SBH Cabang Sidoarjo Tahun 2025, (Sabtu, 27/12/2025).

Kegiatan ini menjadi forum tertinggi dalam menentukan arah kebijakan, evaluasi, serta regenerasi kepemimpinan Dewan Saka Bakti Husada tingkat cabang.MUSAKA secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sidoarjo Bidang Binawasa, Kak Dr. H. Abdul Munif, M.M., didampingi utusan Pimpinan Saka Bakti Husada Cabang Sidoarjo yang diwakili oleh Kak Wuri Diah Handayani, S.T., S.KM., M.KL.

Dalam sambutan dan arahannya, Kak Munif menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo yang selama ini konsisten melakukan pembinaan, pendampingan, dan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan kesakaan, khususnya Saka Bakti Husada.

Kak Munif juga menegaskan bahwa selain melakukan pembinaan terhadap Dewan SBH Cabang Sidoarjo, Dinas Kesehatan turut memberikan perhatian dan pendampingan yang signifikan.

Hal tersebut tercermin dari capaian pembinaan SBH di tingkat ranting, di mana dari 18 Kwartir Ranting yang ada di Kabupaten Sidoarjo, sebanyak 10 ranting telah memiliki binaan SBH melalui UPTD Puskesmas setempat.

Menurutnya, kondisi ini menunjukkan besarnya semangat Gerakan Pramuka di Sidoarjo dalam menumbuhkan kesadaran pengetahuan dan keterampilan hidup sehat di kalangan generasi muda.

Melalui MUSAKA ini, Kak Munif berharap kepengurusan yang terpilih nantinya mampu memberikan energi dan semangat baru agar SBH di tingkat pangkalan semakin aktif dan berdaya guna.

Kegiatan MUSAKA turut dihadiri oleh para Pembina dan Pamong SBH, serta dua orang perwakilan dari sepuluh pangkalan SBH Puskesmas atau ranting se-Kabupaten Sidoarjo. Dalam suasana penuh semangat dan kekeluargaan, peserta terlibat aktif dalam rangkaian sidang-sidang pleno.

Musyawarah diawali dengan Sidang Paripurna penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Dewan SBH Cabang Sidoarjo Tahun 2025. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan tanggapan, saran, dan masukan sebelum laporan tersebut disahkan sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan organisasi selama satu tahun teterakhir.

Selain agenda evaluasi dan laporan pertanggungjawaban, MUSAKA SBH Cabang Sidoarjo Tahun 2025 juga menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan. Pemilihan Ketua Dewan dan Wakil Ketua Dewan SBH masa bakti 2026–2028 dilaksanakan secara musyawarah mufakat melalui tiga tahapan, yakni penyampaian rencana kerja, pemaparan visi dan misi, serta sesi tanya jawab.

Melalui tahapan tersebut, peserta musyawarah dapat menilai kapasitas, komitmen, dan kesiapan para kandidat dalam mengemban estafet kepemimpinan Dewan SBH Cabang Sidoarjo.

Hasil MUSAKA menetapkan Kak Anggel Leony Vaneztyan, delegasi dari SBH Puskesmas Sekardangan, sebagai Ketua Dewan SBH Cabang Sidoarjo menggantikan Kak Anwaruddin Al Wafi, S.I.Kom. Sementara itu, posisi Wakil Ketua Dewan SBH Cabang Sidoarjo diamanahkan kepada Kak M. Arsya Sokhib Nasukha, delegasi dari SBH Puskesmas Wonoayu, menggantikan Kak Shinta Rizkyna Kusumawardhani.

Dengan terselenggaranya MUSAKA ini, diharapkan Saka Bakti Husada Cabang Sidoarjo semakin solid, aktif, dan mampu terus berkontribusi nyata dalam pembinaan generasi muda yang sadar akan pentingnya hidup sehat, sekaligus menjadi contoh inspiratif bagi SBH pangkalan di seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo.[JP-Red]

Kontributor Berita : Anwaruddin Al Wafi, S.I.Kom – Ketua Dewan SBH Sidoarjo