Jejak Pramuka – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Gunungkidul menyelenggarakan Pesta Siaga Tahun 2026 pada Sabtu, 30 Mei 2026 di Taman Hutan Kota Wonosari.
Kegiatan yang mengusung tema Siaga Ceria, Bersahabat, dan Berprestasi ini diikuti oleh 216 peserta yang terdiri dari 18 Barung Putri dan 18 Barung Putra perutusan dari Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kabupaten Gunungkidul.
Pesta Siaga dibuka secara resmi oleh Ketua Kwarcab Gunungkidul Kak Nunuk Setyowati S.Pd, M.M. dan dihadiri jajaran pengurus Kwarcab Gunungkidul, pengurus Kwarran se-Kabupaten Gunungkidul, para andalan cabang, pembina pendamping, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua Kwarcab Gunungkidul menyampaikan bahwa Pesta Siaga merupakan wahana pembinaan bagi anggota Pramuka Siaga untuk mengembangkan potensi diri secara menyeluruh melalui kegiatan yang menyenangkan, edukatif, dan sesuai dengan usia peserta.
“Pesta Siaga menjadi sarana bagi anak-anak untuk belajar, bermain, dan bergembira bersama. Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh karakter Siaga yang ceria, memiliki semangat persahabatan, serta mampu berprestasi sesuai bakat dan kemampuannya,” ujarnya.
Pesta Siaga 2026 dikemas dalam bentuk taman-taman kegiatan yang berorientasi pada pembentukan karakter dan pengembangan aspek perkembangan peserta didik.
Terdapat lima taman kegiatan, yaitu, Taman Spiritual, yang bertujuan menanamkan nilai keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia melalui berbagai aktivitas yang sesuai dengan usia Siaga.
Kemudian Taman Sosial, yang mengembangkan sikap gotong royong, kepedulian, kerja sama, dan kemampuan berinteraksi dengan sesama. Selanjutnya Taman Intelektual, yang mengasah kemampuan berpikir, pengetahuan umum, wawasan kebangsaan, serta keterampilan pemecahan masalah.
Berikutnya ada Taman Fisik, yang melatih ketangkasan, kesehatan, kebugaran, dan keberanian peserta melalui berbagai permainan dan aktivitas gerak. Serta Taman Emosional, yang membantu peserta mengembangkan rasa percaya diri, kemandirian, pengendalian diri, serta kemampuan mengekspresikan perasaan secara positif.
Kelima taman tersebut dirancang secara menarik dan menyenangkan sehingga peserta dapat belajar sambil bermain. Sepanjang kegiatan, suasana Taman Hutan Kota Wonosari dipenuhi keceriaan para Pramuka Siaga yang antusias mengikuti setiap tantangan dan permainan yang telah disiapkan panitia.
Selain sebagai sarana pembinaan karakter, Pesta Siaga juga menjadi ajang mempererat persaudaraan antaranggota Pramuka Siaga dari berbagai wilayah di Gunungkidul. Melalui interaksi yang terjalin selama kegiatan, peserta belajar menghargai perbedaan, bekerja sama, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Dengan terselenggaranya Pesta Siaga Tahun 2026, Kwarcab Gunungkidul berharap dapat membentuk generasi Pramuka Siaga yang ceria dalam sikap, bersahabat dalam pergaulan, dan berprestasi dalam berbagai bidang, sekaligus memiliki karakter kuat sebagai bekal menghadapi masa depan.[JP-Red]
Jejak Pramuka – Dalam rangka kegiatan pelantikan Penegak Bantara dan Laksana, Ambalan Ali Bin Abi Tholib Fatimah Azzahra Pangkalan SMK Plus Sabilur Rosyad kembali menggelar kegiatan tahunan bertajuk Hiking Bareng Rame-rame atau yang lebih dikenal dengan HIBARA VI. Tahun ini menjadi pelaksanaan keenam kegiatan hiking yang penuh tantangan, kebersamaan, sekaligus pengalaman seru yang sulit dilupakan.
Kegiatan HIBARA VI diikuti oleh 23 calon Penegak Bantara dan Laksana bersama 5 kakak pendamping. Perjalanan pendakian dimulai menuju Mt. Alap-alap sebagai lokasi utama pelantikan. Namun, karena cuaca yang cerah serta kondisi fisik peserta yang masih sangat baik, perjalanan dilanjutkan menuju Mt. Lorokan hingga akhirnya menuju Air Terjun Cuban Waru.
Di bawah bimbingan kakak pembina Gunawan Septiyanto, S.Kom peserta tidak hanya diuji secara fisik, tetapi juga mental dan tanggung jawab. Salah satu tantangan yang diberikan adalah menjaga telur mentah yang dibawa sejak keberangkatan hingga turun kembali dalam kondisi utuh sebagai simbol amanah dan komitmen seorang penegak.
Namun, ada pengalaman unik sekaligus menegangkan yang menjadi warna tersendiri dalam perjalanan HIBARA VI tahun ini. Sepanjang jalur pendakian, peserta beberapa kali menjumpai kawanan monyet hutan liar yang cukup agresif. Bahkan, beberapa perbekalan peserta sempat dimakan oleh monyet-monyet tersebut.
Situasi semakin menegangkan ketika rombongan tiba di puncak Mt. Lorokan. Kawanan monyet hutan tiba-tiba mendekati dan mengepung area sekitar peserta, sehingga rombongan tidak bisa terlalu lama menikmati keindahan puncak. Demi menjaga keamanan bersama, peserta akhirnya memutuskan untuk segera kembali turun dan melanjutkan perjalanan menuju Air Terjun Cuban Waru.
Meski penuh kejadian tak terduga, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan menyenangkan. Para peserta tetap menikmati perjalanan dengan penuh semangat dan kekompakan.
Dalam pesannya, Kak Hanim Musyayaroh, M.Pd selaku Kamabigus SMK Plus Sabilur Rosyad menyampaikan:
“Gunung tidak pernah sibuk menjelaskan dirinya tinggi, lautan pun juga tidak pernah sibuk menjelaskan dirinya luas. Namun kita merasakan kebesarannya sendiri tanpa perlu diucapkan. Tetap rendah diri meskipun sudah dilantik menjadi Pramuka Penegak Bantara dan Laksana.”
Melalui kegiatan HIBARA VI, diharapkan para Penegak Bantara dan Laksana mampu menjadi pribadi yang tangguh, bertanggung jawab, rendah hati, serta siap menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan dengan semangat kebersamaan dan jiwa kepramukaan.[JP-Red]
— Pewarta : Ria Septi l Pembina SMK Plus Sabilur Rosyad Sidoarjo —
Jejak Pramuka – Pesta Siaga SDI Pancasila 2026 Hadirkan Petualangan Edukatif Penuh Gizi dan Kreativitas” Suasana penuh semangat dan keceriaan mewarnai kegiatan Pesta Siaga SDI Pancasila Krian Sidoarjo yang dilaksanakan pada Sabtu, 16 Mei 2026 di Lapangan SDI Pancasila.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota Siaga Mula, Bantu, dan Tata dengan antusiasme tinggi sejak pagi hari. Seluruh peserta hadir mengenakan seragam Pramuka lengkap dan menunjukkan semangat kebersamaan serta kemandirian selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan Pesta Siaga dibuka secara resmi oleh Kamabigus SDI Pancasila, Ibu Walidatul Yatimah, S.Pd., M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan kepramukaan menjadi sarana penting dalam membentuk karakter disiplin, kreatif, mandiri, dan peduli lingkungan bagi peserta didik. Acara tersebut turut dihadiri seluruh bapak dan ibu dewan guru serta didampingi oleh Kakak Pembina SDI Pancasila, Kak Ifa Ratnasari, M.Pd., Gr.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang berlangsung tertib dan khidmat. Setelah itu, peserta mengikuti kegiatan 3M yaitu mewarnai, menggunting, dan menempel yang melatih kreativitas serta motorik anak. Kegiatan semakin menarik dengan praktik pembuatan menu sehat berupa sup buah yang dilakukan secara berkelompok.
Selanjutnya peserta diajak mengenal makanan bergizi hasil budidaya sekolah, yakni ikan lele, melalui kegiatan makan bersama. Setelah selesai, seluruh peserta juga dilatih mencuci piring secara mandiri sebagai bentuk pembiasaan karakter tanggung jawab dan kemandirian.
Kegiatan ditutup dengan upacara penutupan, pemberian piala peserta tergiat, dan sayonara yang berlangsung meriah serta penuh kebahagiaan.[JP-Red]
— Kontributor Berita : Ifa Ratnasari – Pembina Pramuka SDI Pancasila Krian; —
Jejak Pramuka — Komitmen dalam mendukung generasi muda berprestasi terus ditunjukkan oleh Kwartir Ranting (Kwarran) Purwojati. Sebagai bentuk perhatian dan dukungan nyata kepada peserta didik yang akan membawa nama daerah ke tingkat nasional, jajaran pengurus Kwarran Purwojati melaksanakan kegiatan kunjungan dan pemberian motivasi kepada ananda Wangsit Dewi Kalyca, siswi SMP Negeri 1 Purwojati yang akan mengikuti Jambore Nasional pada Agustus 2026 mendatang.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 22 Mei 2026 tersebut menjadi momentum penuh makna sekaligus bentuk kepedulian keluarga besar Gerakan Pramuka Purwojati terhadap kader muda terbaik yang telah berhasil menorehkan prestasi dan memperoleh kesempatan mengikuti kegiatan kepramukaan tingkat nasional. Rombongan Kwarran Purwojati dipimpin langsung oleh Ketua Kwarran Purwojati, Kak Sodiqun Wahab, S.Pd.SD.
Turut hadir mendampingi, Wakil Ketua Bina Muda Kak Galih Latiano, Wakil Ketua Bina Satuan Kak Warsimto, Wakil Ketua Binawasa Kak Titik Rokhayati, S.Pd.SD., Wakil Ketua Keuangan dan Sarana Prasarana Kak Rois Sunanto, serta Bendahara Kwarran Kak Megawati Purwaningrum. Kehadiran jajaran pengurus Kwarran disambut hangat oleh Kamabigus SMPN 1 Purwojati, Kak Karmiati, yang menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada peserta didik yang akan mewakili Banyumas pada ajang nasional tersebut.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, Kwarran Purwojati tidak hanya hadir memberikan motivasi, tetapi juga menyerahkan subsidi material sebagai bentuk dukungan nyata untuk membantu persiapan ananda Wangsit Dewi Kalyca menjelang keberangkatan. Ketua Kwarran Purwojati, Kak Sodiqun Wahab, S.Pd.SD., menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan semangat kebersamaan dalam Gerakan Pramuka.
“Kami bersama seluruh jajaran Kwarran Purwojati mendoakan semoga ananda Wangsit Dewi Kalyca selalu diberikan kesehatan, kekuatan lahir dan batin, semangat, serta kemudahan dalam menjalani seluruh proses persiapan hingga keberangkatan pada bulan Agustus mendatang. Kesempatan ini adalah kebanggaan yang luar biasa, bukan hanya bagi keluarga dan sekolah, tetapi juga bagi Kwarran Purwojati serta Kabupaten Banyumas,” ungkap beliau.
Lebih lanjut, Kak Sodiqun Wahab berharap agar keikutsertaan Wangsit dalam Jambore Nasional dapat menjadi pengalaman yang membentuk karakter, memperluas wawasan, serta menjadi inspirasi bagi anggota Pramuka lainnya di wilayah Purwojati. Dukungan dan doa tersebut juga diamini oleh seluruh jajaran pengurus yang hadir.
Mereka berharap Wangsit dapat menjalani setiap tahapan persiapan dengan penuh percaya diri serta mampu menampilkan kemampuan terbaik saat berada di tingkat nasional. Sementara itu, Wakil Ketua Bina Muda Kwarran Purwojati, Kak Galih Latiano, menegaskan bahwa Jambore Nasional bukan hanya kegiatan perkemahan biasa, melainkan ruang belajar besar yang sarat pengalaman dan pembentukan karakter.
“Jambore Nasional adalah kesempatan yang sangat berharga. Di sana ada banyak kegiatan yang dapat membentuk karakter, melatih kemandirian, menambah keterampilan, serta memperluas pengalaman dan persaudaraan. Jadilah duta Banyumas yang mampu menunjukkan sikap teladan, semangat belajar, dan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Kegiatan kunjungan dan pemberian dukungan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan kepramukaan di Purwojati tidak berhenti pada proses latihan semata, tetapi juga hadir dalam bentuk perhatian, motivasi, dan kebersamaan ketika peserta didik melangkah menuju prestasi yang lebih tinggi.
Melalui dukungan penuh dari Kwarran Purwojati, diharapkan ananda Wangsit Dewi Kalyca dapat mengikuti seluruh rangkaian Jambore Nasional 2026 dengan lancar, penuh semangat, dan mampu membawa nama baik SMPN 1 Purwojati, Kwarran Purwojati, serta Kabupaten Banyumas di tingkat nasional. Selamat mempersiapkan diri dan terus semangat mengukir prestasi, Wangsit!.[JP-Red]
Jejak Pramuka — Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bantul Kak Emi Masruroh secara resmi membuka gelaran Pesta Siaga 2026 pada Sabtu, 23 Mei 2026 pagi.
Mengusung tema “Siaga Bantul Cerdas, Gembira, dan Berbudaya”, ajang pertemuan besar bagi Pramuka Golongan Siaga ini dilaksanakan di Pendopo Parasmya II, Kompleks Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul.
Kegiatan yang dijadwalkan pada pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB ini dirancang untuk membentuk karakter disiplin, kemandirian, serta memupuk semangat persahabatan antaranggota Pramuka sejak usia dini.
Upacara pembukaan ini dihadiri oleh perwakilan dari 16 Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kabupaten Bantul. Tercatat sebanyak 32 Barung utusan dari berbagai Gugus Depan pangkalan di wilayah Bantul hadir dengan penuh antusias untuk unjuk kebolehan dan berpartisipasi aktif.
Prosesi upacara pembukaan berjalan dengan sangat khidmat. Rangkaian acara dimulai dengan penghormatan kepada Bunda Siaga, dilanjutkan dengan laporan Pemimpin Barung Utama, dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Suasana semakin sakral saat pengucapan Dwi Darma bergema, yang kemudian ditutup dengan penyematan tanda peserta kegiatan secara simbolis sebagai tanda dimulainya acara.
Kak Emi Masruroh dalam sambutannya mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dan memberikan motivasinya kepada para nanda siaga yang ikut serta.
Menurutnya, Pesta Siaga ini adalah panggung untuk menampilkan kemampuan terbaik para Siaga. Untuk kegiatan pertama, yaitu karnaval, semua harus berjalan dengan tertib dan menunjukkan yang terbaik.
“Dari pagi sampai sore nanti, anak-anak harus tetap menjaga kesehatan, pantang menyerah, dan saling menjaga satu sama lain. Bunda berpesan, semua harus mengikuti kegiatan dengan ceria, bahagia, dan tetap tertib,” ujar Kak Emi.
Melalui momentum pembukaan ini, seluruh Pramuka Siaga yang berkompetisi diharapkan dapat membawa pulang pengalaman berharga, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai kedisiplinan dan soliditas kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.[JP-Red]
Jejak Pramuka – Kegiatan Pesta Siaga Kwartir Ranting Sukodono Tahun 2026 sukses dilaksanakan pada Selasa, 12 Mei 2026 bertempat di SDN Masangan Wetan. Mengusung tema “Cerdas, Ceria, Cekatan”, kegiatan ini menjadi ajang pembinaan karakter, keterampilan, serta pengembangan potensi Pramuka Siaga dari berbagai sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah di wilayah Kecamatan Sukodono.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kak Sumiyatin, S.Pd., M.Si selaku Mabiran Kwarran Sukodono. Acara pembukaan berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri seluruh Kamabigus se-Kwarran Sukodono. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan Pesta Siaga bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter anak yang mandiri, disiplin, kreatif, dan mampu bekerja sama dalam regu.
Peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 60 barung, terdiri atas 30 barung putra dan 30 barung putri yang berasal dari SD dan MI se-Kecamatan Sukodono. Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari, di mana setiap barung tampil penuh semangat dan percaya diri mengikuti seluruh rangkaian perlombaan. Kegiatan dibuka dengan Upacara Pembukaan dengan Sulung sebagai pemimpin upacara. Seluruh rangkaian upacara menggunakan tata upacara siaga.
Berbagai mata lomba yang dipertandingkan dalam kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk mengasah kemampuan peserta, tetapi juga relevan dengan kehidupan anak di era saat ini. Salah satu lomba yang menarik perhatian adalah lomba surat pendek, di mana peserta diuji kemampuan membaca dan menghafal surat-surat pendek Al-Qur’an. Lomba ini bertujuan menanamkan nilai religius dan membentuk karakter spiritual anak sejak dini, sehingga mereka tetap memiliki pondasi akhlak yang baik di tengah perkembangan zaman.
Selain itu, terdapat lomba coding yang menjadi salah satu inovasi dalam kegiatan Pesta Siaga tahun ini. Melalui lomba ini, peserta dikenalkan pada dasar-dasar berpikir logis, pemecahan masalah, dan kreativitas digital. Kegiatan coding menjadi relevan dengan kehidupan anak masa kini yang tidak dapat dipisahkan dari perkembangan teknologi. Dengan pengenalan coding sejak dini, anak-anak diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara positif dan produktif.
Lomba memasang atribut juga menjadi sarana pembelajaran kedisiplinan dan kerapian bagi peserta. Dalam lomba ini, peserta dilatih untuk mengenali serta memasang atribut Pramuka dengan benar dan tepat waktu. Kegiatan ini mengajarkan pentingnya tanggung jawab, ketelitian, serta kepatuhan terhadap aturan yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, lomba menghias isi bekalku mengajarkan peserta pentingnya pola hidup sehat dan kreatif dalam menyiapkan makanan. Anak-anak diajak menghias bekal makanan agar terlihat menarik dan bergizi. Kegiatan ini sangat relevan dengan upaya membiasakan anak membawa bekal sehat dari rumah sekaligus mengurangi konsumsi jajanan yang kurang sehat.
Pada lomba ketangkasan 1 dan ketangkasan 2, peserta diuji kemampuan kerja sama, kecepatan, konsentrasi, dan ketepatan dalam menyelesaikan tantangan. Kegiatan ketangkasan menjadi media yang efektif untuk melatih keberanian, sportivitas, kemampuan sosial, dan kekompakan antarteman. Di tengah kehidupan modern yang cenderung membuat anak lebih sering berinteraksi dengan gawai, permainan ketangkasan seperti ini menjadi sarana positif untuk meningkatkan aktivitas fisik dan interaksi sosial secara langsung.
Penentuan juara dilakukan berdasarkan jumlah medali terbanyak yang berhasil diperoleh masing-masing barung. Persaingan berlangsung ketat karena seluruh peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka di setiap mata lomba. Pada akhir kegiatan, Juara 1 Putra berhasil diraih oleh barung putra SDN Sambungrejo dengan perolehan 2 medali emas dan 2 medali perak. Piala kemenangan diserahkan oleh Atik selaku Kamabigus SDN Masangan Wetan. Sementara itu, Juara 1 Putri diraih oleh barung putri SDN Ngaresrejo dengan perolehan 2 medali emas. Penyerahan piala dilakukan oleh Azizah selaku Ka Kwarran Sukodono.
Melalui kegiatan Pesta Siaga Tahun 2026 ini, diharapkan anggota Pramuka Siaga di wilayah Sukodono dapat semakin berkembang menjadi generasi yang cerdas, ceria, cekatan, serta memiliki jiwa sportivitas dan semangat kebersamaan yang tinggi. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali persaudaraan antaranggota Pramuka di lingkungan Kwarran Sukodono.[JP-Red]
— Ditulis oleh : Kak Azizah l Ketua Kwarran Sukodono; —
Jejak Pramuka – Kolaborasi Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur dan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menjadi langkah bersama menyiapkan generasi muda yang tangguh, berkarakter, sekaligus peduli kesehatan mental dan lingkungan.
Riuh semangat anggota Pramuka memadati Pusat Penelitian Pertanian Pedesaan Swadaya Taruna Bhumi di kawasan Padepokan H. M. Arum Sabil, Kecamatan Tanggul, Selasa (19/5). Tepukan khas Pramuka menggema bersahut-sahutan saat Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) dan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur menandatangani kerja sama untuk mendampingi generasi muda menghadapi tantangan zaman, mulai kesehatan mental hingga kepedulian lingkungan.
Secara khusus Ketua Kwarda Pramuka Jatim mengucapkan terima kasih atas hadirnya Prof. Dr. Ir. KH. Mohammad Nuh, DEA, Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (yarsis), Kak Prof. dr. Ir. Triyogi Yuwono, DEA, IPU, Aseam.Eng., rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Kak Prof. Dr. Eng. Ir. Ahmad Rusdiansyah, M.Eng., CSCP, CLTD, IPU. Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, kemahasiswaan UNUSA, Kak Prof. Dr. dr. Budi Santoso, Sp.Og., Subsp.F.E.R., Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya dalam acara tersebut.
Selain itu acara juga dihadiri Para Pimpinan dan Andalan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, Pimpinan UNUSA, Ketua dan pimpinan kwarcab se-jawa timur, serta anggota pramuka Penegak se Jawa Timur yang berjumlah 250 orang.
Kolaborasi itu bukan sekadar seremoni. Di tengah meningkatnya tekanan akademik dan sosial yang dihadapi Gen-Z, kedua lembaga sepakat memperkuat pendidikan karakter, pendampingan mental, sekaligus membuka akses pendidikan tinggi bagi anggota Gerakan Pramuka berprestasi.
Dalam forum itu, persoalan kesehatan mental remaja menjadi salah satu topik utama. Remaja usia 15 hingga 24 tahun dinilai menjadi kelompok yang rentan mengalami kecemasan dan tekanan psikologis pascapandemi Covid 19. Karena itu, pendidikan karakter dan pendampingan mental dinilai perlu berjalan beriringan dengan penguatan akademik.
Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis) yang juga menaungi Unusa, Mohammad Nuh mengatakan, Gerakan Pramuka memiliki kekuatan besar dalam membentuk karakter anak muda. Menurutnya, nilai disiplin dan kepemimpinan yang dibangun dalam kepramukaan masih relevan menghadapi tantangan zaman. “Pramuka adalah kawah candradimuka bagi pembentukan karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan. Ketika dipadukan dengan penguasaan sains dan teknologi, kita sedang membangun fondasi generasi emas Indonesia,” ujarnya.
Selain fokus pada pendidikan dan kesehatan mental, kegiatan itu juga diwarnai aksi penghijauan melalui penyerahan 1.965 bibit pohon produktif kepada perwakilan Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka di wilayah tapal kuda. Program tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun kepedulian lingkungan sekaligus mengajak generasi muda aktif menjaga keberlanjutan alam.
Momentum ini bertepatan dengan hari Ulang Tahun Gubernur Jawa Timur Kakak Khofifah Indar Parawansa. Usai acara seluruh peserta memberikan doa dan ucapan selamat kepada Bundanya Pramuka Jatim yang terus mendukung perkembangan Gerakan Pramuka Jawa Timur.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI itu menambahkan, kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen semata. Sejumlah program lanjutan telah disiapkan, mulai pengabdian masyarakat, pendidikan kesehatan, hingga pembukaan akses pendidikan tinggi bagi kader-kader Pramuka berprestasi, termasuk beasiswa khusus.
Sementara itu, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jatim, Kak Arum Sabil menyebut hangat sinergi dengan Unusa, karena sejalan dengan visi Pramuka Produktif, Adaptif, dan Berdampak. Saat ini, Pramuka Jatim memiliki sekitar 3,4 juta anggota aktif yang tersebar di 38 kwartir cabang. “Kami berharap kolaborasi ini memperkuat program bakti masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga pelestarian lingkungan,” katanya.
Menurutnya, jaringan Pramuka hingga tingkat desa menjadi kekuatan besar untuk memperluas edukasi kesehatan mental dan gerakan penghijauan kepada masyarakat. “Tentu dengan kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas putra-putri penerus bangsa kedepan,” imbuhnya.
Kolaborasi antara Gerakan Pramuka Jawa Timur dan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya melalui program “Sehat Mental, Cerdas Berprestasi” adalah jawaban kita atas tantangan besar generasi muda hari ini. Data menunjukkan gangguan kecemasan, tekanan akademik, dan depresi pada remaja meningkat pascapandemi. Karena itu, Pramuka Jatim dengan 38 kwartir cabang dan jutaan anggota aktif harus menjadi rumah besar pembentuk karakter yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara mental. Mental yang sehat akan melahirkan generasi yang percaya diri, tangguh, berani bermimpi besar, dan siap menjadi pemimpin masa depan.
Kak Arum Sabil mengingatkan selain kesehatan mental, pembagian bibit pisang dan kelapa menjadi salah satu fokus utama kegiatan hari ini. “Selain fokus pada kesehatan mental, kita juga melaksanakan pembagian bibit ketahanan pangan berupa pisang mas kirana dan kelapa pandan wangi kepada kwartir cabang se-Jawa Timur. Ini bukan sekadar pembagian bibit, tetapi gerakan menanam harapan dan menumbuhkan kemandirian dari kwartir hingga gugus depan. Pisang mas kirana dan kelapa pandan wangi memiliki nilai ekonomi dan gizi tinggi, sehingga pengembangan keduanya akan mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat”ujarnya.
“Inilah yang saya sebut sebagai Pramuka Produktif. Pramuka yang tidak hanya pandai berkemah dan berdiskusi, tetapi juga mampu memberi solusi nyata bagi masyarakat. Saya mendorong setiap kwartir dan gugus depan memiliki program produktif, mulai dari menanam, mengelola sampah, membangun energi terbarukan, hingga menjadi pelopor kesehatan mental remaja. Jika ilmu dari dunia akademik dan karakter dari Pramuka bersatu, maka akan lahir generasi hebat yang sukses untuk dirinya sendiri dan bermanfaat bagi bangsa dan negara”pungkasnya
Selain penandatanganan MoU, kegiatan tersebut juga diisi seminar kesehatan mental bertema Sehat Mental untuk Gen-Z, Kenali, Atasi, Bangkit. Ratusan siswa kelas 12 dari wilayah tapal kuda turut mengikuti talent scouting, uji coba tes masuk perguruan tinggi, hingga konsultasi jalur prestasi dan beasiswa Fakultas Kedokteran Unusa.[JP_Red]
Jejak Pramuka – Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Porong terus berupaya meningkatkan kualitas dan kapasitas anggota mudanya melalui kegiatan Pelatihan Keprotokoleran yang digelar pada Sabtu, 17 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh Andalan Binamuda Kwarran Porong serta Pramuka Penegak dari berbagai gugus depan di wilayah Kwarran Porong.
Pelatihan berlangsung dengan penuh antusias dan menjadi ruang pembelajaran penting bagi peserta dalam memahami tata kelola acara resmi secara profesional, tertib, dan bermartabat. Tidak hanya berfokus pada teori, peserta juga dibekali wawasan praktis mengenai dunia keprotokoleran yang sangat dibutuhkan dalam berbagai kegiatan organisasi maupun kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua Kwarran Porong, Kak Makhnun Niroh, S.Pd.SD. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pengembangan keterampilan nonteknis bagi anggota Pramuka Penegak agar mampu tampil percaya diri, terampil berkomunikasi, dan siap menjadi penggerak kegiatan di lingkungan masing-masing.
“Kami berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kegiatan Pramuka maupun di tengah masyarakat. Kegiatan pengembangan kemampuan seperti ini perlu terus diperbanyak untuk membentuk Penegak yang berkualitas dan siap memimpin,” ujarnya.
Beliau juga menyampaikan harapan agar pelatihan serupa seperti pelatihan dirigen, memimpin doa, hingga pelatihan master of ceremony (MC) dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari proses pembinaan karakter dan keterampilan anggota Pramuka Penegak di Kwarran Porong.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi langsung dari Kak Uays Hasyim, S.E., M.M., yang sehari-hari menjabat sebagai Plt Kasubbag Protokol pada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo. Kehadiran praktisi keprotokolan ini memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan aplikatif bagi seluruh peserta.
Pada sesi materi, peserta dikenalkan pada dasar-dasar keprotokoleran meliputi tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan sesuai ketentuan resmi keprotokolan. Selain itu, peserta juga mempelajari teknik pengaturan tamu VIP, penempatan kursi kehormatan, tata penyambutan tamu, hingga pengelolaan jalannya acara agar berjalan tertib dan profesional.
Tidak hanya itu, materi mengenai pengendalian rundown acara, koordinasi dengan MC, pengaturan waktu, hingga pentingnya komunikasi dan kepemimpinan dalam tim protokol turut menjadi bagian penting dalam pelatihan tersebut. Peserta diajak memahami bahwa keberhasilan sebuah acara sering kali ditentukan oleh kesiapan dan ketelitian tim protokol di balik layar.
Dalam penyampaiannya, Kak Uays Hasyim menegaskan bahwa tugas protokol bukan sekadar mengatur acara atau menjadi pembawa acara semata. Menurutnya, protokol adalah pihak yang menjaga ritme kegiatan, kehormatan lembaga, sekaligus menjadi problem solver ketika terjadi kendala di lapangan.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh semangat. Para peserta tampak aktif bertanya, berdiskusi, serta mengikuti simulasi keprotokoleran yang diberikan pemateri. Hal ini menunjukkan tingginya minat anggota Pramuka Penegak terhadap keterampilan kepemimpinan dan manajemen acara.
Melalui kegiatan ini, Kwarran Porong berharap lahir generasi muda Pramuka yang tidak hanya aktif dalam kegiatan lapangan, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan tata kelola organisasi yang baik. Pelatihan keprotokoleran menjadi salah satu langkah nyata untuk membentuk Pramuka Penegak yang disiplin, percaya diri, profesional, dan siap menjadi garda terdepan dalam setiap kegiatan kepramukaan maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.[JP-Red]
— Kontirbutor Berita : Kak Roiq Hidayat l Anru Humas, Abdimas, dan Pramuka Peduli —
Jejak Pramuka – Suasana penuh keceriaan dan semangat mewarnai kegiatan Pesta Siaga Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Prambon Tahun 2026 yang digelar pada Minggu, 17 Mei 2026 di SMPN 1 Prambon. Kegiatan tahunan ini berlangsung meriah dengan diikuti sebanyak 704 peserta Pramuka Siaga serta 88 pembina pendamping dari berbagai gugus depan se-Kecamatan Prambon.
Sejak pagi hari, area SMPN 1 Prambon telah dipenuhi lautan seragam cokelat anggota Pramuka Siaga yang tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Gelak tawa, semangat yel-yel, serta wajah-wajah ceria peserta menghadirkan suasana hangat yang penuh energi positif.
Ketua Panitia, Kak Erik, menjelaskan bahwa Pesta Siaga menjadi salah satu media pembinaan karakter bagi peserta didik usia Siaga melalui kegiatan yang edukatif, kreatif, dan menyenangkan. Menurutnya, kegiatan ini dirancang untuk melatih keterampilan, menumbuhkan rasa percaya diri, sekaligus membangun sikap sportivitas sejak usia dini.
“Pesta Siaga bukan sekadar ajang bermain dan perlombaan, tetapi menjadi sarana pembentukan karakter anak-anak agar tumbuh aktif, mandiri, kreatif, dan mampu bekerja sama dengan teman-temannya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kwarran Prambon, Kak Hendra Pranata, turut menyampaikan apresiasi atas semangat seluruh peserta, pembina, serta panitia yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Kak Hendra yang juga menjabat sebagai Kamabigus SDN Kedungwonokerto dan Kamabigus SDN Gedangrowo berharap kegiatan kepramukaan seperti ini dapat terus menjadi ruang tumbuh positif bagi generasi muda.
Beliau menegaskan bahwa pendidikan kepramukaan memiliki peran penting dalam membentuk pribadi peserta didik yang disiplin, berkarakter, kreatif, dan memiliki jiwa kebersamaan. Karena itu, kegiatan Pesta Siaga diharapkan mampu menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus membekas bagi seluruh peserta.
Dalam pelaksanaannya, peserta mengikuti empat jenis kegiatan utama yang dikemas secara menarik dan edukatif, yaitu menggambar dan mewarnai, menjahit, bola bersarang, serta puzzle. Setiap pos kegiatan dipenuhi antusiasme peserta yang tampak bersemangat menyelesaikan tantangan bersama teman-temannya.
Tidak hanya melatih keterampilan motorik dan kreativitas, seluruh kegiatan juga dirancang untuk membangun kerja sama, keberanian, ketelitian, dan rasa percaya diri anak-anak. Para pembina pendamping pun tampak aktif memberikan dukungan dan semangat kepada peserta selama kegiatan berlangsung.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar hingga penutupan acara. Panitia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kamabigus SMPN 1 Prambon, Kak Yekti, yang telah memberikan dukungan penuh serta memfasilitasi tempat pelaksanaan kegiatan sehingga Pesta Siaga dapat berlangsung dengan baik.
Ucapan terima kasih kepada Kak Henik Pengawas Korwildikbud Prambon yang senantiasa mendukung Gerakan Pramuka di Kecamatan Prambon, juga kepada Kak Karto selaku K3S SD dan Kak Bisri selaku K3MI atas kerja sama dan dukungan yang diberikan dalam menyukseskan kegiatan. Tidak lupa, apresiasi turut diberikan kepada seluruh sponsorship, donatur, pembina pendamping, dan semua pihak yang telah membantu baik secara moril maupun materil.
Melalui kegiatan Pesta Siaga Tahun 2026 ini, Kwarran Prambon berharap nilai-nilai kepramukaan dapat terus tertanam kuat dalam diri generasi muda sejak usia dini. Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan yang mempererat persaudaraan, menumbuhkan karakter positif, serta menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi seluruh anggota Pramuka Siaga di Kecamatan Prambon.[Red]
— Pewarta : Kak Hendra Pranata l Ketua Kwartir Ranting Prambon —
Jejak Pramuka – Keceriaan dan semangat kebersamaan begitu terasa dalam kegiatan Pesta Siaga yang digelar SDN Sedenganmijen Krian pada Jumat, 8 Mei 2026. Halaman sekolah yang biasanya digunakan untuk aktivitas belajar berubah menjadi lautan warna penuh kegembiraan saat ratusan anggota Pramuka Siaga kelas 1, 2, dan 3 berkumpul mengikuti kegiatan yang sarat edukasi dan permainan tersebut.
Sejak pagi hari, wajah-wajah ceria para peserta tampak memenuhi area sekolah dengan seragam Pramuka lengkap dan atribut berwarna-warni yang menambah semarak suasana. Gelak tawa anak-anak berpadu dengan semangat yel-yel Pramuka menciptakan atmosfer hangat yang penuh energi positif.
Pesta Siaga menjadi salah satu kegiatan yang paling dinantikan peserta didik karena menghadirkan berbagai aktivitas menarik dan menyenangkan. Tidak hanya bermain, anak-anak juga belajar tentang keberanian, kerja sama, disiplin, dan rasa percaya diri melalui berbagai permainan edukatif yang telah disiapkan panitia dan pembina.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kamabigus SDN Sedenganmijen Krian, Anis Lachiatin Auliyasmud, S.Pd., SD. Dalam sambutannya, beliau memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar selalu semangat belajar, mandiri, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan sejak usia dini.
“Pesta Siaga bukan sekadar kegiatan bermain, tetapi sarana untuk melatih keberanian, kerja sama, dan rasa percaya diri anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang tangguh dan berkarakter,” ungkap beliau di hadapan peserta.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh bapak dan ibu guru bersama kakak pembina Ifa Ratnasari, M.Pd., Gr., turut mendampingi peserta dengan penuh semangat dan kesabaran. Kehadiran para guru dan pembina memberikan rasa nyaman bagi peserta sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib namun tetap menyenangkan.
Berbagai aktivitas menarik digelar dalam Pesta Siaga, mulai dari permainan ketangkasan, lomba kekompakan, yel-yel Pramuka, hingga kegiatan kebersamaan yang melatih interaksi sosial peserta didik. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap permainan sambil belajar saling membantu dan bekerja sama dengan teman-temannya.
Suasana semakin hangat ketika peserta saling memberikan semangat dalam setiap perlombaan. Tidak terlihat persaingan yang berlebihan, melainkan semangat kebersamaan dan persaudaraan yang tumbuh secara alami di antara peserta. Inilah nilai utama yang terus ditanamkan melalui pendidikan kepramukaan sejak usia Siaga.
Lebih dari sekadar kegiatan rekreatif, Pesta Siaga menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter peserta didik. Melalui pengalaman langsung yang menyenangkan, anak-anak belajar tentang tanggung jawab, kedisiplinan, cinta tanah air, dan pentingnya menghargai sesama sejak dini.
Dengan penuh suka cita, seluruh rangkaian kegiatan akhirnya berlangsung lancar dan meninggalkan kesan mendalam bagi peserta, guru, dan pembina. Pesta Siaga SDN Sedenganmijen Krian bukan hanya menghadirkan tawa dan permainan, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi lahirnya generasi muda yang ceria, percaya diri, tangguh, dan berkarakter kuat sesuai nilai-nilai luhur Gerakan Pramuka.[JP-Red]
— Kontributor Berita : Ifa Ratnasari – Pembina Pramuka SDN Sedenganmijen Krian; —