Prasiaga Bukan Sekadar Bermain, tapi Pilar Mencetak Generasi Tangguh dan Unggul

Jejak Pramuka – Kegiatan Orientasi Pembina Pramuka Prasiaga bagi Kepala Sekolah dan Guru IGTKI, IGRA, serta Himpaudi se-Kecamatan Tarik resmi dibuka oleh Plt. Ka Kwarcab Sidoarjo, Kak Dr. H. Mustain Baladan, M.Pd.I, pada Selasa, 23 September 2025 di Blesing Hill, Trawas. Kegiatan ini mengusung tema “Prasiaga sebagai Model Penguatan Karakter yang Akan Mencetak Generasi Unggul dan Berakhlak Mulia.”

Dalam sambutannya, Kak Mustain menegaskan pentingnya peran Pramuka dalam membangun pendidikan karakter sejak usia dini. Menurutnya, melalui pendekatan kepramukaan, anak-anak dapat dilatih kemandirian, kedisiplinan, serta nilai-nilai moral yang menjadi pondasi untuk menghadapi tantangan di masa depan. “Orientasi ini harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pendidikan karakter, khususnya di Kecamatan Tarik,” pesannya.

Kegiatan ini diikuti 118 peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan guru PAUD di Kecamatan Tarik. Mereka mendapat pembekalan untuk menjadi pembina Pramuka yang tidak hanya memahami metode pendidikan karakter, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara kreatif di sekolah masing-masing.

Rangkaian acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan registrasi, dilanjutkan upacara pembukaan yang diawali dengan menyanyikan Indonesia Raya, Mars Pramuka, doa bersama, laporan Ketua Panitia, sambutan Ka Kwarran Tarik, serta amanat dari Kak Mustain yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

Materi orientasi disampaikan oleh pemateri berkompeten dari Pusdiklatcab Sidoarjo. Kak Mujahidin, ST membuka sesi dengan dinamika kelompok, lalu dilanjutkan materi Fundamental Gerakan Pramuka oleh Kak Hariyanto, S.Pd., M.Si. Usai istirahat siang, peserta mendapatkan materi tentang Implementasi Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan oleh Kak Mujahidin, serta materi inti tentang Panduan Membina Prasiaga yang dipaparkan oleh Kak Dr. Abdul Munif, MM.

Materi-materi tersebut tidak hanya membekali peserta dengan teori, tetapi juga menekankan praktik pembinaan anak usia dini agar kegiatan Pramuka lebih aplikatif, menyenangkan, dan efektif sebagai sarana penguatan karakter.

Kegiatan ditutup dengan upacara penutupan oleh Kak Abdul Munif. Seluruh peserta mengikuti rangkaian acara dengan antusias dan penuh semangat, menandakan tingginya kesadaran akan pentingnya pembinaan karakter anak sejak usia dini.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pembina Pramuka di Kecamatan Tarik mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk mencetak generasi muda yang tangguh, unggul, dan berakhlak mulia sesuai visi Gerakan Pramuka.[JP-Red]

— Kontributor Berita : Mochamad Adzani Sihabuddin – Tim Pusinfo Kwarcab Sidoarjo; —

Pukau Penonton, Padukan Tari Tradisional dengan Semaphore Dance, Kwarran Porong Sukses Gelar Lomba Tingkat II

Jejak Pramuka – Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Porong sukses menggelar Lomba Tingkat II yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Telogo Sewu, Desa Duren Sewu, Pandaan, Pasuruan pada Senin-Selasa, 15-16 September 2025. Kegiatan bergengsi ini diikuti sebanyak 44 regu putra dan putri jenjang SD dan 8 regu putra putri jenjang SMP se-Kecamatan Porong.

Upacara pembukaan dipimpin langsung dengan Kak Hadi. M.Pd.I selaku Kamabigus SMPN 1 Porong dengan suasana khidmat. Beliau menyampaikan kepada peserta bahwa kegiatan ini diikuti oleh siswa pilihan dari sekolahnya. “Kegiatan LT II ini tujuannya diantaranya membentuk kemandirian peserta, membentuk jiwa semangat, perjuangan. yang terpenting adalah terbentuknya karakter yang baik bagi peserta LT.” tegas kak Hadi.

Peserta Kegiatan LT II bersaing untuk memperebutkan tropi kategori regu berprestasi dengan total 30 mata lomba. Yaitu yel-yel berjalan, pioneering, hasta karya, sandi, tekhnologi tepat guna (TTG) hingga semaphore dance yang semuanya sangat seru dan kompetitif. Nantinya mereka akan berjuang ke ajang LT III jika berhasil mendapatkan tropi perprestasi tinggi atau juara 1 pada kegiatan LT II ini.

Menariknya dalam kegiatan ini, peserta mengkreasikan tari tradisional dan tari modern menjadi semaphore dance yang begitu memukau. “prok prok prok…..”  Suara tepuk tangan dari penonton yang hadir saat itu. Siswa menghadirkan wayang dan kostum khasnya kedalam semaphore dance. Begitu juga peserta lomba lainnya dengan properti selendangnya.

Pramuka tidak hanya mengembangkan diri tetapi juga turut serta melestarikan budaya bangsa dan di dalamnya menanamkan nilai-nilai luhur bangsa seperti disiplin, gotong royong, dan rasa tanggung jawab. Ada juga lomba masak rimba dengan peralatan sederhana, memasak botok tahu tempe hingga membuat kolak pisang khas Jawa Timur ditengah aneka macamnya makanan instan viral saat ini.

Selain ajang bakat, Kegiatan LT II ini menjalin silaturahmi antar peserta LT II hingga Pembina pramuka se Kecamatan Porong. Hal ini terlihat pada peserta saling bertukar cerita saat lomba maupun setelahnya, menbantu mempersiapkan alat hingga packing barang diakhir kegiatan. Peserta tampak gembira pada kegiatan ini karena ditutup dengan renang bersama di Pemandian Telogo Sewu yang masih satu kawasan dengan Bumi Perkemahan.

Kak Nur Kholis selaku ketua Lomba Tingkat II berharap peserta senang dan menikmati dalam kegiatan ini.  “Juara maupun tidak juara bukan hal yang penting. Yang terpenting adalah usaha terbaik untuk membawa nama baik pramuka masing-masing gugus depan serta menambah ilmu. Pengalaman dan teman baru sehingga menjadikan diri lebih giat untuk berkompetisi,” tegasnya.[JP-Red]

— Kontributor Berita : Achmad Sigit Pratomo – Andalan Ranting Kwarran Porong Sidoarjo; —

Ambalan SMAN 3 Sidoarjo Sukses Gelar PTA 2025, Meriah dan Penuh Inspirasi

Jejak Pramuka – SMAN 3 Sidoarjo sukses menyelenggarakan kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) 2025 pada Sabtu, 13 September 2025. Kegiatan yang berlangsung sehari penuh ini berjalan lancar mulai dari upacara pembukaan hingga penutupan, menghadirkan suasana meriah sekaligus penuh makna.

Peserta yang seluruhnya merupakan siswa kelas X mengikuti rangkaian acara dengan semangat dan keceriaan. Antusiasme terlihat jelas, bahkan beberapa sangga menghias atribut mereka seperti topi boni, baret, hingga tongkat pramuka untuk menunjukkan kreativitas. Seluruh kegiatan dipersiapkan secara maksimal oleh panitia dari Dewan Ambalan kelas XI dan XII dengan dukungan penuh para pembina.

Acara dimulai dengan upacara pembukaan yang menampilkan adat Ambalan, memberi kesan mendalam bagi para peserta. Selanjutnya, peserta diarahkan ke aula untuk menerima sejumlah materi pembekalan. Materi pertama disampaikan oleh perwakilan Saka Dirgantara, Kak Favian dan Kak Ihsan, yang memperkenalkan kegiatan Saka sekaligus memamerkan karya pesawat buatan mereka. Demonstrasi penerbangan pesawat mini tersebut langsung disambut tepuk tangan meriah peserta.

Materi kedua dibawakan oleh Saka Bakti Husada (SBH) melalui Kak Wafi, Ketua SBH Cabang Sidoarjo. Ia memperkenalkan SBH sekaligus memberikan edukasi tentang kosmetika, khususnya cara memilih skincare dan kosmetik yang aman digunakan. Setelah itu, suasana kembali hangat lewat sesi ice breaking yang mengajak peserta bergerak bersama, menyegarkan energi sebelum memasuki materi berikutnya.

Sesi ketiga menghadirkan Kak Feby, pembina Pramuka SMAN 3 Sidoarjo, dengan materi tentang Kepenegakan. Beliau menjelaskan kegiatan Pramuka Penegak, pengenalan TKU Bantara dan Laksana, hingga TKK yang menjadi identitas di seragam Penegak. Tak hanya itu, Kak Farida turut memaparkan tentang Pramuka Garuda, sementara Kak Aziz dan Kak Fadjri ikut memberikan materi tambahan untuk memperkaya wawasan peserta.

Setelah istirahat, sholat, dan makan siang (Ishoma), peserta mengikuti kegiatan penjelajahan dengan rute gerbang depan SMAN 3 Sidoarjo, melewati perumahan Sekardangan Indah, hingga pos 1 di sekitar SMK Telkom, lalu kembali melalui gerbang belakang sekolah. Penjelajahan ditutup dengan adu yel-yel di aula, penuh sorak, tawa, dan semangat yang menghapus rasa lelah peserta.

Menjelang akhir acara, seluruh peserta mengikuti upacara penutupan dengan khidmat. Dalam kesempatan tersebut diumumkan pemenang untuk kategori sangga terkreatif, sangga teraktif, dan sangga tergiat. Sebagai penutup, sesi foto bersama peserta, panitia, pembina, dan Wakasek Kesiswaan, Pak Bambang, menjadi momen kebersamaan yang penuh kesan.

PTA 2025 Ambalan SMAN 3 Sidoarjo menjadi bukti nyata sinergi antara peserta, panitia, dan pembina. Kegiatan ini tidak hanya menyambut anggota baru, tetapi juga memberikan bekal semangat, keceriaan, dan ilmu yang akan menjadi pondasi kuat dalam perjalanan mereka sebagai Pramuka Penegak.[JP-Red]

— Kontributor Berita : Shinta Rizkyna Kusumawardhani, Ambalan SMAN 3 Sidoarjo; —

Satya Wira Brawijaya! Pramuka SMP Islam Al-Chusnaini Sukses Gelar LT-I 2025

Jejak Pramuka – Suasana SMP Islam Al-Chusnaini pada Jumat pagi, 12 September 2025, tampak berbeda dari biasanya. Halaman sekolah dipenuhi tenda-tenda peserta serta pioneering tiang bendera yang berdiri gagah, menandai dimulainya kegiatan Lomba Tingkat I (LT-I) Pramuka Penggalang.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dipimpin langsung oleh Ka Mabigus, kak Eko Hari Hidayat, S.Sos. Dalam amanatnya, beliau berpesan agar seluruh peserta mampu menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, serta beriman kepada Allah SWT. Pesan ini sejalan dengan tema kegiatan tahun ini, “Satya Wira Brawijaya”, yang bermakna ksatria Pramuka tangguh dan beriman.

LT-I tahun 2025 ini diikuti oleh 110 peserta dari kelas VII hingga IX dengan didampingi tiga pembina. Tahun ini menjadi momen istimewa karena berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya. Peserta menjalani kegiatan dengan sistem bermalam di sekolah, tidur di dalam tenda, sehingga merasakan langsung pengalaman perkemahan meski berada di halaman sekolah.

Berbagai kegiatan lomba disuguhkan untuk menguji keterampilan, kreativitas, dan kekompakan peserta. Mulai dari lomba PBB, Dance Semaphore, hingga Pioneering. Selain itu, peserta juga mendapat pengalaman berharga melalui English Camp, di mana mereka diwajibkan berkomunikasi dalam bahasa Inggris selama 1–2 jam, serta sosialisasi pemadaman kebakaran dari BPBD Kabupaten Sidoarjo.

Dalam sesi Damkar, peserta diperkenalkan dan mempraktikkan cara menanggulangi kebakaran menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) serta teknik memadamkan api dari tabung gas LPG. Materi ini menjadi bekal penting agar mereka siap menghadapi keadaan darurat di lingkungan sekitar.

Antusiasme peserta semakin terasa ketika mengikuti lomba teknik kepramukaan. Seluruh regu berusaha menampilkan hasil terbaik dari latihan ekstra pramuka yang telah dijalani. Bahkan, penampilan Dance Semaphore berhasil memukau Ka Mabigus, yang mengaku takjub melihat performa peserta jauh melampaui ekspektasi.

Salah satu peserta menyampaikan kesannya bahwa LT-I menjadi wadah penting untuk mengaplikasikan materi latihan dalam sebuah kompetisi nyata. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai ajang pembinaan sekaligus pengembangan diri.

Dengan semangat dan kekompakan yang ditunjukkan, LT-I SMP Islam Al-Chusnaini tidak hanya menjadi ajang lomba, tetapi juga sarana membentuk karakter tangguh, kreatif, serta beriman bagi generasi muda.[JP-Red]

— Kontributor Berita : Moh. Sholeh – Wakabinamuda Kwartir Ranting Sukodono; —

Latih Disiplin dan Kepemimpinan 90 Calon Tamu Ambalan Melalui PTA 2025 SMK Plus NU Sidoarjo

Pramuka Delta – Seperti tahun-tahun sebelumnya, Dewan Ambalan 01.231-01.232 pangkalan SMK Plus Nahdlatul Ulama’ Sidoarjo mengadakan kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) 2025 pada tanggal 29 -30 Agustus 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Melatih Penegak Berkarya, Terampil, dan Bertanggung Jawab Dengan Berkolaborasi Untuk membangun Ketahanan Bangsa”. Yang diikuti 90 orang Calon Tamu Ambalan.

Yang nampak beda adalah menggunakan konsep tenda. Dimana untuk lokasinya terletak di lapangan timur sekolah. Keseruan terjadi saat peserta mendirikan tenda. Dengan semangat tinggi untuk mendirikan tenda supaya bisa segera mengikuti giat berikutnya. Dengan diiringi hembusan angin kencang sore itu. Namun semuanya tetap berjalan dengan lancar dan suasana ceria.

Diawali dari registrasi, cek perlengkapan, membangun tenda, materi sejarah Pramuka dan Ambalan, ditambah lagi materi Saka Bhayangkara dan Penanganan Kebakaran dari Damkar Sidoarjo Kota. Kedua materi tersebut sukses membuat peserta kagum akan materi yang dibawakan. Sedangkan pemateri yang lain berasal dari demisoner Dewan Ambalan.

Ketua sangga kerja kegiatan PTA Faizatul Lutfiah XI-DKV mengatakan bahwa ia lega dan tenang saat acara yang ia nahkodai telah usai dengan lancar.

“Kami bersyukur kegiatan berlangsung lancar. Cuaca pun juga bersahabat. Peserta nampak bersemangat untuk bergiat sejak awal sampai akhir. Adapun kendala alhamdulilah tidak banyak, dan bisa tercover dengan baik oleh seluruh panitia”, Ujar kak Faizatul Lutfiah.

“Saya berharap semoga untuk PTA kedepannya lebih maju, lebih asik, lebih menarik, dan juga lebih bermanfaat untuk peserta maupun panitia, saya juga berharap semoga hal hal yang masih kurang di kegiatan PTA 2025 ini tidak terulang kembali di kegiatan PTA kedepannya.” Lanjutnya.

Acara berlangsung dengan meriah, para peserta bersemangat mengikuti rangkaian acara. Meskipun lelah menemani mereka namun tetap bertahan karena mereka tau diri mereka kuat. Salah satu peserta yakni Safa X-Farmasi mengungkapkan pendapatnya tentang acara ini, menurutnya kegiatan ini sangat bermanfaat untuk melatih kedisiplinan dan mental untuk diri sendiri.

”Menurut saya, program ini sangat bermanfaat karena dapat membentuk mental, disiplin, dan kebersamaan. Selain itu juga menjadi ajang untuk melatih kepemimpinan bagi anggota Pramuka,” ucapnya.

Kepramukaan adalah suatu proses pendidikan di luar sekolah dan keluarga yang dilaksanakan dalam berbagai bentuk kegiatan menarik dan menantang di alam terbuka dalam prinsip dasar dan metode terbuka di pramuka.

Bagi orang tua dan pendidik, kepramukaan adalah media yang ideal untuk memperkuat pendidikan karakter anak yang mungkin tidak didapat di ruang kelas. Gerakan ini menawarkan lingkungan yang menyenangkan dan menantang, tempat anak-anak bisa belajar sambil bermain. [JP-Red]

— Pewarta Pusinfo : Agus Andrianto – Tim Pusinfo Kwarcab Sidoarjo; —

Sukses Gelar PTA 2025, Pramuka SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo Sambut Anggota Ambalan Baru

Jejak Pramuka – Gerakan Pramuka Gugus Depan 15.67-15.68 Pangkalan SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo sukses menyelenggarakan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) Tahun 2025 pada 12–13 September 2025. Acara yang berlangsung meriah ini bertujuan menyambut anggota baru yang bergabung dengan Ambalan Diponegoro–Malahayati.

Kegiatan ini menjadi gerbang awal bagi siswa-siswi kelas X untuk resmi menjadi bagian dari keluarga besar Pramuka SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo. PTA dirancang tidak sekadar seremoni, melainkan sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai dasar kepramukaan. Selama dua hari penuh, peserta diajak mengikuti agenda yang mengasah fisik, mental, sekaligus memperkuat jiwa kebersamaan.

Rangkaian acara diawali dengan upacara pembukaan yang dipimpin oleh Ibu Rosyidah Rohmah, S.Pd., selaku Kamabigus SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo. Setelah itu, peserta mulai mendirikan tapak kemah dan memasak dengan penuh antusias. Panitia juga menyiapkan beragam lomba menarik, seperti lomba memasak, lomba yel-yel dan pentas seni, serta lomba twibbon.

Selain itu, peserta mendapatkan materi dari Dewan Kerja Cabang (DKC) Sidoarjo bertajuk “Menemukan Keseimbangan Hidup Pramuka di Era Digital”, yang disampaikan di Aula SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo. Materi dilanjutkan oleh Dewan Ambalan Diponegoro–Malahayati yang memperkenalkan profil serta berbagai kegiatan ambalan kepada peserta.

Untuk mendukung kenyamanan, panitia juga membuka stand kewirausahaan yang menyediakan beragam makanan dan minuman. Kehadiran stand ini menambah suasana meriah sekaligus menjadi sarana pembelajaran kewirausahaan bagi anggota Pramuka.

Puncak kegiatan hari pertama adalah pentas seni yang menampilkan kreativitas seluruh peserta. Aksi-aksi memukau mereka disaksikan langsung oleh tamu undangan dan dinilai panitia sebagai bagian dari kompetisi. Antusiasme luar biasa tampak dari kekompakan yang ditunjukkan setiap kelompok.

Memasuki hari kedua, kegiatan diawali dengan senam pagi bersama yang dipandu panitia, diikuti suasana penuh semangat dan keceriaan. Usai senam, peserta menyiapkan sarapan, lalu membersihkan tapak kemah dan kavling masing-masing sebagai bentuk tanggung jawab dan kedisiplinan.

Kegiatan resmi ditutup dengan upacara penutupan yang dipimpin oleh Ibu Maharani Gita Kusumawardani, M.Pd., selaku Mabigus SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo. Dalam momen ini, secara simbolis siswa kelas X resmi diterima menjadi anggota Pramuka Ambalan. Panitia juga mengumumkan para pemenang lomba memasak, yel-yel dan pentas seni, serta twibbon.

Dengan berakhirnya PTA 2025, diharapkan anggota baru semakin aktif, berprestasi, dan mampu menjadi teladan dalam menerapkan nilai-nilai luhur kepramukaan, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.[JP-Red]

— Kontributor Berita : Margaretha Ammelia Putri Sarana — Dewan Ambalan Diponegoro-Malahayati; —

SDN Masangankulon Gelar LT-I, 225 Penggalang Unjuk Kreativitas dengan Semangat “CINTA”

Jejak Pramuka – Suasana penuh semangat dan keceriaan tampak di halaman SDN Masangankulon pada Rabu–Kamis, 10–11 September 2025. Sekolah ini sukses menyelenggarakan Lomba Tingkat I (LT-I) Pramuka Penggalang setelah sempat satu minggu pembelajaran daring karena kondisi kurang kondusif.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kamabigus SDN Masangankulon, Bapak Darto, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pengamalan butir-butir Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. “Dengan menerapkan Dasa Darma, maka tujuan pemerintah untuk mencetak generasi berkarakter akan dapat terwujud,” pesannya di hadapan peserta dan pembina.

Mengusung tema “CINTA” (Ceria, Inovatif, dan Tangguh), LT-I kali ini diikuti 225 peserta penggalang yang didampingi oleh 12 pembina. Tema ini dipilih untuk menumbuhkan semangat keceriaan, kreativitas, serta ketangguhan sejak dini melalui berbagai kegiatan lomba yang mendidik sekaligus menghibur.

Rangkaian lomba yang diadakan begitu beragam dan menarik. Mulai dari lomba menghias roti, membuat kreasi minuman, menata meja, permainan KIM, hafalan surat pendek, semaphore, morse, sandi-sandi, menggambar batik udang bandeng, PUPP, dance semaphore, hingga rangking 1. Semua jenis kegiatan ini dirancang untuk melatih keterampilan, kerjasama, ketelitian, dan kepercayaan diri para penggalang.

Antusiasme peserta tampak dari cara mereka mengikuti setiap cabang lomba dengan penuh semangat. Beberapa kelompok menunjukkan kreativitas luar biasa, misalnya dalam menghias roti dan menggambar batik udang bandeng, yang merupakan identitas khas Sidoarjo. “Kami senang sekali, lombanya seru dan menantang,” ungkap salah satu peserta dengan wajah gembira.

Selain unjuk keterampilan, kegiatan LT-I ini juga menjadi ajang membangun kebersamaan. Peserta didorong untuk saling mendukung, belajar sportif, dan berani tampil di depan umum. Inilah wujud nyata pendidikan karakter yang terintegrasi dalam aktivitas kepramukaan.

Secara keseluruhan, kegiatan LT-I di SDN Masangankulon berjalan lancar, tertib, dan meriah. Tidak hanya meninggalkan pengalaman berharga bagi peserta, tetapi juga menumbuhkan kebanggaan tersendiri bagi sekolah dan pembina. Dengan semangat “CINTA”, LT-I ini diharapkan mampu mencetak generasi penggalang yang ceria, inovatif, tangguh, dan berkarakter.[JP-Red]

— Kontributor Berita : Moh. Sholeh – Wakabinamuda Ranting Sukodono; —

Pramuka Kwarran Jabon Gelar Lomba Tingkat II, Bangun Semangat Mandiri dan Kompetitif

Jejak Pramuka — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Jabon sukses menggelar Lomba Tingkat II (LT II) yang diikuti oleh seluruh Gugus Depan (Gudep) se-Kecamatan Jabon. Acara akbar ini berlangsung selama dua hari penuh, dari Jumat hingga Sabtu, 12-13 September 2025, di Bumi Perkemahan Duren Sewu, Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Peserta Lomba Tingkat II Kwartir Ranting Jabon sedang berfoto bersama

Kegiatan ini mempertemukan 500 peserta yang terbagi dalam 50 regu penggalang. Peserta LT II kali ini terdiri dari 420 penggalang tingkat SD dan 80 penggalang tingkat SMP. Tujuan utama lomba ini adalah untuk menguji dan mengasah keterampilan kepramukaan, kekompakan, serta kemandirian para peserta.

Upacara pembukaan dibuka secara resmi oleh Ka Mabiran atau Camat Jabon, yang dalam sambutannya memberikan pesan inspiratif. “Bersatu, mandiri, dan berkompetisi dengan baik,” pesannya. Beliau menekankan bahwa semangat ini harus ditanamkan oleh seluruh peserta, tidak hanya selama lomba, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Kak Iswadi Pribadi, S. Sos, M.MT – Camat Jabon selaku Kamabiran membuka acara secara resmi

Rangkaian acara selama dua hari ini dipandu oleh jadwal yang padat. Pada hari pertama, Jumat, 12 September, para peserta memulai kegiatan dengan registrasi, mendirikan tenda, dan langsung mengikuti Giat 1 yang menguji kemampuan menaksir, hasta karya, dan pionering.

Setelah istirahat, mereka melanjutkan dengan Giat 2 yang berfokus pada Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan permainan yang menguji kekompakan tim. Malam harinya, semangat kebersamaan semakin terasa melalui Giat 3, yaitu api unggun dan pentas seni yang menampilkan bakat dari masing-masing regu.

Pada hari kedua, Sabtu, 13 September, kegiatan dilanjutkan dengan Giat 4 yang menguji pengetahuan dan keterampilan teknis kepramukaan, seperti sandi, morse, semaphore, dan simpul. Seluruh rangkaian acara ini didukung penuh oleh 30 panitia pembina dan seluruh Kepala Majelis Pembimbing Gugus (Ka Mabigus) se-Jabon, yang memastikan jalannya acara berlangsung lancar dan kondusif.

Acara ditutup dengan upacara penutupan yang dipimpin oleh Ka Kwarran Jabon, K. Sholihah M.Si. Beliau menyampaikan apresiasi tinggi atas partisipasi dan semangat juang seluruh peserta. Kepada para regu pemenang, beliau memberikan pesan yang memotivasi.

“Yang juara jangan bangga dulu karena Lomba Tingkat III (LT III) menanti Anda untuk berkompetisi lagi,” ujarnya. Beliau juga berpesan kepada seluruh peserta untuk terus belajar dan menjadi pribadi yang mandiri di masa depan.[JP-Red]

Warna Beda LT-II Kwarran Candi 2025: Kolak Pisang & Pepes Tempe di Tengah Tren Korean Food

Pramuka Delta – Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Candi sukses menggelar Lomba Tingkat II (LT-II) Regu Penggalang Tahun 2025 pada Jumat–Sabtu, 12–13 September 2025, bertempat di Bumi Perkemahan Mahanaim, Desa Sumberwekas, Prigen, Pasuruan. Sebanyak 48 regu putra dan putri dari gugus depan SD/MI serta SMP/MTs se-Kecamatan Candi ambil bagian dalam ajang bergengsi ini.

Upacara pembukaan berlangsung khidmat dengan pembina upacara Kak Lukman Hakim, SH., selaku Ketua Kwarran Candi. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa Lomba Tingkat II bukan hanya kompetisi, melainkan sarana pembinaan karakter, kepemimpinan, serta ajang silaturahmi antar-Pramuka.

“Setiap regu adalah duta terbaik dari gugus depannya. Tunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan semangat persaudaraan. Ingat, yang kita cari bukan hanya juara, tetapi pengalaman berharga yang akan menempa kalian menjadi Pramuka sejati,” tegas Kak Lukman.

Ketua Panitia, Kak Mujahidin, M.PdI, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini mengusung tema “Cerdas, Tangguh, dan Bersahabat dalam Semangat Persaudaraan”. Tujuannya adalah menyeleksi regu terbaik yang akan mewakili Kwarran Candi pada LT-III di tingkat Kwartir Cabang Sidoarjo, sekaligus meningkatkan keterampilan, kedisiplinan, kerja sama, serta sportivitas peserta.

Dari total 48 regu yang mengikuti lomba, rinciannya adalah 20 regu putra dan 22 regu putri SD/MI, serta 3 regu putra dan 3 regu putri SMP/MTs. Mereka mengikuti beragam mata lomba, mulai dari penjelajahan, semaphore, morse, PBB bertongkat, memasak, hasta karya, teknologi tepat guna, pengetahuan kepramukaan, hingga keterampilan baris-berbaris.

Yang menarik, dalam lomba memasak, para peserta menampilkan kreativitas kuliner nusantara. Di tengah tren maraknya makanan modern seperti Korean food, Pramuka justru menyajikan hidangan lokal seperti kolak pisang dengan ketela serta pepes tahu tempe. Sajian sederhana penuh cita rasa ini membuat juri dan penonton terkesan.

“Mak nyuss… luar biasa, anak-anak tidak hanya kreatif di bidang kepramukaan, tapi juga pandai melestarikan kuliner tradisional. Ini bukti bahwa Pramuka selalu relevan dengan kehidupan sehari-hari,” ujar salah satu pembina.

Selain lomba keterampilan, kegiatan juga diwarnai prosesi doa bersama, anjangsana antar-regu, serta malam api unggun yang menumbuhkan semangat persaudaraan. Kebersamaan semakin terasa dengan berbagai kegiatan penunjang seperti outbound dan permainan regu.

Kak Lukman juga berpesan agar peserta menjunjung sportivitas, sementara para pembina diminta memberi ruang kemandirian bagi anak didiknya. Panitia pun diminta menyelenggarakan lomba dengan penuh tanggung jawab dan penilaian yang jujur. “Dari lomba ini akan lahir regu-regu prestasi tinggi yang mampu membawa nama baik Kecamatan Candi di ajang LT-III tingkat Cabang Sidoarjo tahun 2025,” tegasnya.

Dengan rangkaian kegiatan yang padat, LT-II Kwarran Candi 2025 menjadi momentum penting dalam melahirkan generasi muda yang tangguh, mandiri, berbudaya, dan berkarakter. Para juara nantinya akan melanjutkan perjuangan membawa nama Kecamatan Candi ke tingkat lebih tinggi, sembari menjunjung semangat “Cerdas, Tangguh, dan Bersahabat”.[JP-Red]

Tamu Ambalan SMK Senopati: Tanamkan Kemandirian, Kedisiplinan, dan Semangat Produktif

Jejak PramukaI – Gugus Depan Pangkalan SMK Senopati Sedati sukses menggelar kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan yang diikuti sebanyak 324 peserta didik Penegak. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman sekolah, Jl. Senopati No. 2 Betro, Sedati, pada Sabtu–Minggu, 13–14 September 2025, dengan suasana penuh semangat kebersamaan.

Acara dibuka secara resmi oleh Kamabigus, Kak M. Fatoni, M.Pd., didampingi jajaran pembina Gugus Depan. Dalam sambutannya, Kak Toni menekankan pentingnya masa transisi dari dunia Penggalang menuju Penegak sebagai momen pembentukan karakter. “Yang paling penting adalah melatih kemandirian dan kedisiplinan. Dua hal ini menjadi bekal utama untuk menempuh perjalanan panjang sebagai Penegak,” tegasnya.

Salah satu materi unggulan yang diberikan kepada peserta adalah Pramuka Produktif, yang disampaikan oleh Kak M. Fadeli, LT Andalan Ranting Sedati. Melalui metode brainstorming, Kak Fadeli memberikan stimulus kepada peserta tentang pentingnya produktivitas dalam berbagai bidang. Mulai dari wirausaha, digital, ketahanan pangan, jasa dan kesehatan, hingga wisata dan budaya.

Peserta kemudian dibagi dalam kelompok sangga untuk berdiskusi, merumuskan ide kreatif, sekaligus mempresentasikan hasil gagasannya di depan kelompok lain. Kegiatan ini mendorong peserta untuk berpikir kritis, melatih komunikasi, serta menumbuhkan semangat inovasi. “Harapannya, Gugus Depan Penegak melalui latihan rutin dapat terus mendorong peserta didik lebih kreatif, inovatif, serta memiliki jiwa mandiri dan survive menghadapi tantangan zamannya,” ujar Kak Fadeli.

Prosesi alih jenjang dan penerimaan Tamu Ambalan berlangsung khidmat, dipimpin langsung oleh Kak Hafid selaku pembina Gugus Depan. Momen ini menjadi titik awal resmi para peserta memasuki dunia Penegak dengan segala dinamika dan tantangannya.

Tak hanya materi dan prosesi, kegiatan juga semakin meriah dengan penyalaan api unggun yang menjadi ajang ekspresi kreativitas serta simbol persaudaraan antar-anggota. Peserta juga mengikuti kegiatan outbond, yang dirancang untuk melatih kekompakan, kerja sama, serta daya tahan fisik dan mental.

Dengan rangkaian kegiatan yang padat, Penerimaan Tamu Ambalan SMK Senopati Sedati 2025 tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga wadah pembinaan nyata. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi Pramuka Penegak yang produktif, mandiri, serta siap menghadapi perkembangan zaman dengan penuh percaya diri.[JP-Red]

— Kontributor Berita : Dr. M Fadeli, M.Si  – Andalan Ranting Kwarran Sedati; —