Jejak Pramuka – Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banyuwangi yang diwakili oleh Kak Martinus Briatmoko, M.Pd selaku Andalan Cabang Urusan Binawasa, bersama Kak Syafiil Anam, S.Pd selaku Andalan Cabang Urusan Pramuka Garuda dan kak Hj. Sri Wahyuni, M.Pd selaku Ketua Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Srono mengukuhkan 268 Pramuka Siaga Garuda di Kwarran Srono.
Kak Briatmoko berharap para Pramuka Siaga Garuda melaksanakan peran dengan bersungguh hati, menjadi Garuda yang sesungguhnya dan siap terbang tinggi hingga menjadi Pramuka Pandega.
“Selamat dan sukses kepada adik-adik, pelantikan ini bukanlah sebatas formalitas, namun jalankanlah dengan kesungguhan hati untuk berproses menjadi lebih berpengalaman sesuai dengan Dwi Satya dan Dwi Dharma. Jadilah Garuda yang sesungguhnya, siap terbang tinggi hingga menjadi Pandega.” Ujar kak Briatmoko saat acara pengukuhan di Gugusdepan SD Negeri 3 Bagorejo, Kamis (23/01/2025).
Sementara itu, Kak Hj. Sri Wahyuni saat upacara pengukuhan berpesan kepada adik-adik pramuka Siaga Garuda agar memanfaatkan ilmu yang didapat dari Gerakan Pramuka.
“Adik-adik, manfaatkanlah ilmu yang kalian dapatkan dari Gerakan Pramuka, diantaranya yaitu menjadi anak yang terampil, bergembira dan tidak berputus asa.” Jelas kak Hj. Sri Wahyuni.
Menambahkan, Kak Hj. Sri Wahyuni juga menegaskan kegiatan ini adalah upaya pendidikan yang progresif, karenanya semua Gugusdepan harus tetap aktif dan tetap eksis. “Ini adalah hal yang positif, selanjutnya saya berharap kegiatan kepramukaan di semua Gugusdepan harus tetap aktif, eksis dan semakin progesif, sekali lagi saya ucapkan selamat.”katanya.
Adapun Pramuka Siaga Garuda yang dikukuhkan hari ini meliputi : Koordinator Gugusdepan Bagorejo Rejoagung 57 anggota, Koordiantor Gugusdepan Wonosobo 36 anggota, Koordinator Gugusdepan Sukonatar Sukomaju 37 anggota, Koordinator Gugusdepan Parijatah Kulon Parijatah Wetan 49 anggota, Koordinator Gugusdepan Kepundungan Sumbersari 66 anggota dan Koordinator Gugusdepan Kebaman 23 anggota.[JP-Red]
Jejak Pramuka – Kepanduan Dunia menyambut baik berita gencatan senjata di Gaza sebagai langkah penting untuk mengakhiri kekerasan dan mengurangi penderitaan yang dialami oleh banyak keluarga dan masyarakat.
Kepanduan Dunia dalam laman resminya scout.org menyampaikan bahwa untuk memperluas solidaritas terhadap orang-orang yang terkena dampak konflik yang sedang berlangsung, terutama anak-anak dan remaja yang telah menanggung kesulitan yang tak terbayangkan dan kehilangan pendidikan dan mata pencaharian selama bertahun-tahun yang tidak dapat tergantikan.
“Sepanjang krisis ini, Pramuka telah menunjukkan ketahanan dan komitmen yang luar biasa untuk mendukung komunitas mereka dalam keadaan yang sangat sulit,” releasenya dalam laman scout.org.
Dari memberikan bantuan kemanusiaan hingga menyediakan ruang aman dan kesempatan pendidikan bagi mereka yang membutuhkan, Kepanduan tetap menjadi mercusuar harapan, layanan sukarela, dan kasih sayang.
Gencatan senjata ini memungkinkan mengalirnya bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan ke Gaza dan merupakan langkah pertama dalam perjalanan panjang menuju pembangunan kembali masyarakat.
“Kami mendesak semua pihak untuk menjunjung tinggi perjanjian gencatan senjata dan memprioritaskan perlindungan dan kebutuhan kemanusiaan bagi anak-anak, remaja, dan keluarga yang terkena dampak”, lanjut WOSM di laman resminya.
Dalam penjelasannya lebih lanjut, WOSM juga mendesak kepada semua pihak, lembaga, dan mitra untuk memastikan partisipasi anak muda yang berarti dalam semua upaya kemanusiaan dan pembangunan perdamaian.[JP-Red]
Jejak Pramuka – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo yang ke-166, berbagai kegiatan digelar untuk mengenang perjalanan sejarah dan jasa para pahlawan yang telah berkontribusi besar bagi Kabupaten Sidoarjo. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa, Sidoarjo, pada Selasa, 21 Januari 2025. Pada kesempatan istimewa ini, Pramuka SMP Islam Sidoarjo turut berpartisipasi sebagai wujud penghormatan kepada para pahlawan dan kontribusi aktif dalam melestarikan nilai-nilai kebangsaan.
Kegiatan ini diikuti oleh 25 anggota Pramuka SMP Islam Sidoarjo yang terdiri atas regu putra dan putri. Sejak pagi hari, para peserta telah berkumpul di halaman sekolah dengan mengenakan seragam Pramuka lengkap. Mereka tampak antusias membawa bunga tabur sebagai simbol penghormatan. Para peserta didampingi langsung oleh kak Suyanto, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, yang juga bertindak sebagai pembina Gudep Pramuka SMP Islam Sidoarjo.
Arahan Singkat Sebelum Berangkat
Sebelum keberangkatan, para peserta mendapatkan pengarahan singkat dari kak Suyanto. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjaga sikap selama kegiatan berlangsung dan menghormati tempat suci tersebut. “Taman Makam Pahlawan bukan hanya tempat berziarah, tetapi juga tempat kita merenungkan perjuangan para pahlawan. Jagalah sikap dan berikan penghormatan terbaik,” ujar Suyanto dengan penuh harapan.
Rombongan Pramuka kemudian berjalan kaki menuju TMP Kusuma Bangsa, yang berlokasi tidak jauh dari sekolah. Setibanya di sana, mereka disambut oleh panitia ziarah yang siap mengarahkan peserta ke lokasi kegiatan. TMP Kusuma Bangsa, yang terletak di pusat kota Sidoarjo, tampak ramai dengan kehadiran berbagai elemen masyarakat, para pejabat pemerintah, pelajar dari sekolah lain, dan organisasi kemasyarakatan.
Pelaksanaan Ziarah yang Berkesan
Kegiatan ziarah yang dipimpin langsung oleh Plt Bupati Sidoarjo yang juga Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sidoarjo – kak H Subandi, SH., M.Kn ini memberikan kesan mendalam bagi para peserta. Mereka tidak hanya belajar tentang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga merasakan langsung nilai-nilai kebangsaan, seperti cinta tanah air, pengorbanan, dan persatuan.
Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo. Selain memberikan edukasi kepada generasi muda tentang pentingnya mengenang jasa para pahlawan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat rasa persatuan dan kebersamaan di antara masyarakat.
Komitmen Generasi Penerus Bangsa Sebagai generasi penerus bangsa, Pramuka SMP Islam Sidoarjo telah menunjukkan perannya dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. Mereka bukan hanya menjadi saksi peringatan sejarah, tetapi juga berkomitmen untuk meneruskan semangat perjuangan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.[JP-Red]
— Kontributor Berita : Alfun Salam, S.Pd – Pembina Satuan SMP Islam Sidoarjo —
Jejak Pramuka – Pada tanggal 18-19 Januari 2024, Pramuka Universitas PGRI Delta Sidoarjo 02.103-02.104 berhasil menyelenggarakan pelatihan pengembangan kepemimpinan di kampus Universitas PGRI Delta. Kegiatan ini diselenggarakan untuk memperkuat kemampuan kepemimpinan serta meningkatkan kesadaran anggota mengenai peran penting kepemimpinan dalam organisasi.
Dengan berbagai materi yang disajikan oleh narasumber ahli, pelatihan ini diharapkan dapat mencetak pemimpin-pemimpin yang lebih efektif dan berintegritas. Pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kepemimpinan praktis, tetapi juga untuk membangun mentalitas pemimpin yang mampu menghadapi dinamika sosial dan tantangan dalam organisasi.
Pembukaan Acara oleh Pembina Gugus Depan
Acara ini resmi dibuka oleh Bapak Ludfy, selaku Pembina Gugus Depan 02.103. Dalam sambutannya, Bapak Ludfy menekankan bahwa kepemimpinan yang efektif adalah kunci utama dalam mencapai tujuan jangka panjang organisasi. Beliau juga mengingatkan pentingnya peran seorang pemimpin yang tidak hanya memimpin dengan kata-kata, tetapi juga dengan tindakan yang nyata.
“Kepemimpinan yang baik harus memiliki visi dan misi yang jelas, serta mampu mengelola risiko dan konflik dengan efektif,” ujar Bapak Ludfy dengan tegas. Pernyataan ini menjadi landasan awal bagi seluruh peserta dalam menjalani rangkaian pelatihan. Bapak Ludfy juga menyoroti pentingnya keterlibatan aktif anggota dalam berbagai kegiatan organisasi untuk memperdalam pemahaman tentang kepemimpinan yang transformatif.
Materi Tentang ‘Visioner Leadership’
Materi pertama yang diberikan adalah tentang “Visioner Leadership” yang disampaikan oleh Kak Ifa. Dalam materi ini, peserta diajak untuk memahami arti penting memiliki visi yang jelas dalam memimpin. Kak Ifa menjelaskan bahwa seorang pemimpin yang visioner mampu menginspirasi timnya menuju tujuan bersama yang lebih besar. Kak Ifa juga membagikan pengalaman pribadi tentang bagaimana visi yang jelas dapat menjadi kompas yang mengarahkan organisasi pada keberhasilan yang berkelanjutan.
Manajemen Konflik dan Pengambilan Keputusan
Acara berlanjut dengan sesi kedua yang dipandu oleh Kak Nufus, Presiden Mahasiswa Universitas PGRI Delta. Materi bertajuk “Manajemen Konflik, Problem Solving, dan Decision Making” ini sangat relevan dengan tantangan kepemimpinan di dunia nyata, di mana konflik dan pengambilan keputusan yang tepat sangat menentukan keberhasilan organisasi. Kak Nufus mengajarkan teknik-teknik praktis untuk menyelesaikan konflik dan membuat keputusan dengan melibatkan tim secara demokratis, menciptakan atmosfer kerja yang harmonis.
Manajemen Risiko dalam Organisasi oleh Kak Ganet Budi Utomo
Sebagai bagian dari rangkaian pelatihan, Kak Ganet Budi Utomo, Pelatih Pembina Pramuka dari Kwartir Daerah Jawa Timur, memberikan materi tentang “Manajemen Risiko dalam Organisasi”. Dalam materi ini, Kak Ganet menekankan pentingnya identifikasi, analisis, dan mitigasi risiko sebagai bagian dari proses pengelolaan organisasi yang efektif. Menurutnya, setiap organisasi, termasuk dalam dunia Pramuka, tidak bisa lepas dari berbagai risiko yang dapat mempengaruhi keberlanjutan dan pencapaian tujuannya.
“Manajemen risiko adalah salah satu hal yang sering terabaikan, padahal hal ini sangat vital untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat mengganggu jalannya organisasi,” ujar Kak Ganet. Dia menambahkan bahwa kemampuan untuk mengidentifikasi dan mengelola risiko dengan bijak akan membantu pemimpin organisasi untuk mengurangi potensi kerugian dan memaksimalkan peluang yang ada.
Kak Ganet menutup sesi dengan memberikan contoh-contoh kasus nyata yang menggambarkan bagaimana manajemen risiko yang baik dapat menyelamatkan organisasi dari dampak yang lebih besar, dan mengingatkan peserta untuk selalu mempersiapkan rencana mitigasi risiko dalam setiap proyek yang mereka jalankan.
Publik Speaking dan Branding Organisasi
Materi selanjutnya yang disampaikan oleh Kak Hasyim berjudul “Public Speaking dan Branding Organisasi”. Dalam sesi ini, para peserta diberikan keterampilan berbicara di depan umum secara efektif, sekaligus membangun citra positif bagi organisasi. Kak Hasyim menekankan pentingnya komunikasi yang jelas dan persuasif dalam membangun relasi baik di dalam maupun luar organisasi. Sebagai tambahan, Kak Hasyim juga berbagi trik untuk mengatasi kecemasan saat berbicara di depan audiens dan cara untuk membangun kepercayaan publik terhadap organisasi.
Analisis SWOT dalam Proyek Pramuka
Materi berikutnya adalah “Scout Project dan Analisis SWOT” yang disampaikan oleh Kak Rizal. Dalam sesi ini, peserta belajar bagaimana cara menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam suatu proyek. Kak Rizal mengajak para peserta untuk berpikir kritis dan strategis dalam merencanakan setiap kegiatan yang akan dijalankan. Kak Rizal menjelaskan dengan gamblang bagaimana analisis SWOT dapat digunakan untuk memetakan strategi yang lebih tepat guna menghadapi tantangan dalam dunia Pramuka maupun di dunia kerja.
Musyawarah Pandega: Kunci Kesepakatan
Sesi terakhir adalah tentang “Musyawarah Pandega” yang dipandu oleh Kak Widya. Dalam materi ini, peserta diberikan wawasan tentang pentingnya musyawarah dalam mengambil keputusan bersama, khususnya dalam organisasi yang melibatkan berbagai pandangan dan kepentingan. Kak Widya memaparkan bagaimana musyawarah yang dilakukan dengan cara terbuka dan inklusif dapat menghasilkan solusi yang lebih tepat serta memperkuat kohesi dalam tim.
Harapan untuk Masa Depan Kepemimpinan
Pelatihan ini diakhiri dengan harapan besar untuk seluruh peserta. Kak Ifa, salah satu narasumber pelatihan, berharap bahwa setiap anggota yang mengikuti pelatihan ini dapat menjadi pemimpin yang lebih baik dan mampu membawa perubahan positif bagi organisasi.
“Kami berharap bahwa pelatihan ini dapat membantu anggota kami menjadi pemimpin yang lebih baik dan efektif,” kata Kak Ifa dengan penuh semangat. Pelatihan ini tidak hanya sekadar menambah wawasan, tetapi juga memberikan pengalaman langsung dalam menerapkan prinsip-prinsip kepemimpinan di lapangan.
Meningkatkan Kesiapan Menghadapi Tantangan
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan anggota Pramuka Universitas PGRI Delta Sidoarjo 02.103-02.104 dapat lebih siap dan mampu menghadapi tantangan serta kesempatan yang datang. Pelatihan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan peserta dalam mengelola organisasi dan meraih tujuan yang telah ditetapkan. Diharapkan pula pelatihan ini bisa mencetak generasi pemimpin yang tidak hanya unggul dalam teori, tetapi juga dalam praktik kepemimpinan yang adaptif dan solutif.[JP-Red]
— Kontributor Berita : Kak Rizki Putra Pradana – Anggota Pramuka Universitas PGRI Delta Sidoarjo —
Jejak Pramuka – Kegiatan sosial yang berfokus pada kemanusiaan sukses digelar di Balai Kelurahan Tambak Kemeraan, Kecamatan Krian. Kegiatan donor darah yang berlangsung pada Senin, 20 Januari 2025 ini menjadi bukti nyata solidaritas masyarakat dalam membantu sesama. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Palang Merah Indonesia (PMI), Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Sidoarjo, Kwarran Krian, dan KKG PAI Krian dengan mengusung tema “Darah Kita, Hidup Mereka”.
Sejak pagi hari, suasana Balai Kelurahan sudah ramai dengan kehadiran masyarakat yang antusias menjadi pendonor. Proses pendaftaran berlangsung lancar dengan tetap memprioritaskan protokol kesehatan. Para peserta tidak hanya berasal dari warga setempat, tetapi juga melibatkan anggota pramuka dan komunitas sosial lainnya. Semangat kebersamaan sangat terasa di lokasi acara.
Ketua pelaksana kegiatan, Moh. Saifudin, yang juga Ketua KKG PAI Krian, menyampaikan bahwa tujuan utama dari acara ini adalah membantu memenuhi kebutuhan darah di wilayah Sidoarjo dan sekitarnya. “Kami sangat bersyukur atas antusiasme luar biasa dari masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Saifudin.
Menurut data dari tim medis yang bertugas, sebanyak 31 kantong darah berhasil terkumpul selama kegiatan berlangsung. Proses donor darah dilakukan di bawah pengawasan ketat tenaga kesehatan profesional dari PMI Sidoarjo, sehingga para pendonor merasa aman dan nyaman. Selain itu, setiap pendonor juga menjalani pemeriksaan kesehatan dasar sebelum mendonorkan darah.
Kolaborasi dengan Pemerintah Desa dan Tokoh Masyarakat
Kegiatan ini mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat. “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian di tengah masyarakat. Ini adalah donor darah rutin yang ke-3. Kami berharap kegiatan semacam ini terus berjalan sukses dan menarik lebih banyak peserta di masa mendatang,” ungkap Bambang, Kepala Kelurahan Tambak Kemeraan Kec. Krian.
Sebagai bentuk apresiasi, setiap pendonor yang berhasil berpartisipasi menerima 1 kilogram gula. “Terima kasih kepada para pendonor yang telah mendedikasikan diri untuk orang lain melalui donor darah. Semoga niat baik ini mendapatkan pahala yang melimpah, dan kegiatan luar biasa ini terus dapat kita lakukan bersama-sama,” tutur Kak Air Langga, Ketua Kwarran Krian.
Salah satu pendonor, Ibu Sisca Agustin, yang baru pertama kali mengikuti donor darah, mengungkapkan pengalamannya. “Alhamdulillah, badan jadi terasa enteng, kepala tidak pusing, dan rasanya nyaman sekali. Ini pengalaman yang menyenangkan, membuat saya ingin mendonor lagi,” ujar Sisca dengan penuh antusias.
Hal serupa juga diungkapkan Ibu Sinta, Kepala Sekolah SD Cinta Hati. “Saya merasa senang bisa membantu sesama melalui donor darah. Rasanya luar biasa mengetahui bahwa darah yang saya donorkan bisa menyelamatkan nyawa orang lain,” ujarnya dengan senyum puas.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan kesuksesan kegiatan ini. Donor darah kali ini tidak hanya menjadi wujud aksi nyata untuk membantu sesama, tetapi juga membuktikan bahwa semangat gotong royong masih kuat di hati masyarakat Kelurahan Tambak Kemeraan.[JP-Red]
Jejak Pramuka – Dalam upaya menentukan Pradana terbaik, Ambalan SMK Telkom Sidoarjo menyelenggarakan Musyawarah Ambalan pada Sabtu (18/01/2025) di aula sekolah. Acara ini dihadiri oleh seluruh anggota Dewan Ambalan Sasongko – Lukitaningsih serta perwakilan Pinsa dan Wapinsa dari setiap sangga di kelas X. Musyawarah ini bertujuan memilih Pradana terbaik dari enam pasangan calon yang terdaftar, menyampaikan laporan kegiatan selama tahun 2024, serta merumuskan program kerja untuk tahun mendatang.
Acara dibuka dengan sambutan dari Pembina Satuan yang memberikan motivasi kepada peserta untuk terus meningkatkan semangat dan dedikasi dalam berorganisasi. Beliau menekankan pentingnya nilai-nilai Pramuka, seperti kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepemimpinan, serta berharap agar pemilihan Pradana dapat menghasilkan kepemimpinan yang optimal.
Pentingnya Proses Pemilihan Pradana “Pemilihan Pradana terbaik adalah bagian dari pembelajaran kepemimpinan. Kita mencari sosok yang mampu menjadi teladan, tidak hanya dalam prestasi, tetapi juga dalam perilaku dan kontribusi bagi kemajuan Pramuka di SMK Telkom Sidoarjo,” ujar Ketua Ambalan, Kak Taufiq.
Selain pemilihan Pradana, musyawarah ini juga menjadi wadah diskusi dan evaluasi atas berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan. Peserta diberi kesempatan menyampaikan ide-ide baru untuk meningkatkan kualitas organisasi Pramuka di sekolah. Musyawarah Ambalan dibagi menjadi empat sidang pleno yang melibatkan seluruh anggota dalam berbagai komisi. Setiap komisi bertugas merumuskan program kerja dan agenda kegiatan untuk tahun mendatang.
Hasil Rapat Komisi dan Agenda Utama Beberapa agenda utama yang dirumuskan dalam rapat komisi antara lain pelatihan kepemimpinan, kegiatan sosial kemasyarakatan, serta program pembinaan dan evaluasi. Selain itu, direncanakan kerja sama dengan organisasi lain untuk memberikan pengalaman lebih luas kepada anggota.
“Musyawarah ini adalah kesempatan untuk bersama-sama merencanakan kegiatan yang bermanfaat bagi seluruh anggota. Kami berharap setiap komisi menghasilkan program yang relevan dan dapat diterapkan sesuai kebutuhan Ambalan SMK Telkom,” ujar Kak Nabron, Ketua Panitia Musyawarah Ambalan.
Pradana Terpilih dan Apresiasi Kegiatan
Pada penghujung acara, diumumkan pasangan Pradana terbaik, yaitu Kak Rey dan Kak Eliza. Mereka dinilai memiliki kepemimpinan luar biasa, tanggung jawab tinggi, serta kemampuan berorganisasi yang baik. Dalam sambutannya, pasangan Pradana terpilih menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan berkomitmen membawa Ambalan SMK Telkom Sidoarjo menjadi lebih baik.
Musyawarah Ambalan ini mendapat apresiasi positif dari siswa dan guru karena mampu mempererat persaudaraan antar anggota serta memberikan pembelajaran berharga dalam pengembangan diri. Terpilihnya Pradana terbaik diharapkan dapat memotivasi anggota lain untuk terus berprestasi dan berkontribusi dalam kegiatan di sekolah maupun di luar sekolah.[JP-Red]
Jejak Pramuka – Kegiatan Pemantapan Dewan Ambalan (PDA) tahun 2025 kembali digelar oleh Gerakan Pramuka Gugus Depan 02.081-02.082 Pangkalan SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu, 17-19 Januari 2025 ini berlokasi di lingkungan sekolah dengan sistem berkemah penuh. Kegiatan ini bertujuan membentuk generasi muda yang tangguh, kreatif, dan berkarakter melalui pembinaan Dewan Ambalan sebagai ujung tombak gerakan Pramuka.
Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang penguatan jiwa kepemimpinan, peningkatan wawasan organisasi, serta pengembangan keterampilan komunikasi dan pengelolaan emosi yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja. Selain itu, PDA 2025 dirancang untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan disiplin, sejalan dengan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala SMK Negeri 2 Buduran, Ibu Dra. Hj. Mariya Ernawati, MM., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya semangat “Do the Best” di setiap aspek kehidupan. Beliau mengingatkan bahwa membiasakan diri untuk memberikan yang terbaik akan membentuk mental tangguh yang mempermudah generasi muda dalam meraih kesuksesan.
Serangkaian materi inspiratif disampaikan oleh para narasumber yang ahli di bidangnya, di antaranya:
Kak Sri Mujiyanah, SH, Pembina Gugus Depan sekaligus Andalan Cabang Pramuka Penegak Putri, menyampaikan materi tentang penguatan Kepenegakan dan peran Dewan Ambalan sebagai pemimpin yang efektif di tingkat gugus depan.
Kak Ria Septi, S.Pd., M.Pd., CPS, memberikan pelatihan public speaking, keterampilan penting untuk membangun kepercayaan diri dan komunikasi yang baik.
Kak Gunawan, S.Kom, Tim Pembina Satuan, berbagi strategi tentang manajemen organisasi, yang mengajarkan bagaimana mengatur struktur dan aktivitas organisasi secara efisien.
Kak Rico Wido Seno, S.Ikom, memperkenalkan konsep Creative Thinking, yang bertujuan mendorong peserta berpikir kreatif untuk menghadapi tantangan dengan solusi inovatif.
Kak Faria Lutfa, S.Sos I, menyampaikan materi pengelolaan keuangan berbasis amplop, memberikan panduan praktis dalam pengelolaan anggaran pribadi dan organisasi.
Kak Hanif Ihsan Satya, S.Ikom, mengulas materi Kepemimpinan bagi anggota pramuka, terutama penegak bagaimana mereka dalam berproses mencari jati diri untuk belajar memimpin terutama bagi diri sendiri dan orang lain dalam tim ambalan maupun sangga.
Kak Uays Hasyim, SE., MM., CT.HLC., CPS, memimpin sesi kontemplasi mendalam, mengajak peserta merenungkan kebaikan dan introspeksi atas kesalahan yang telah dilakukan, sehingga dapat menjadi pembelajaran untuk perbaikan diri.
Selain pembekalan teori, kegiatan ini juga dilengkapi dengan latihan Repling sebagai bentuk pengembangan keterampilan fisik dan mental. Repling atau rappelling adalah teknik menuruni ketinggian dengan menggunakan tali. Repling merupakan salah satu materi dasar dalam panjat tebing. Latihan ini dipandu oleh Kak Choirul Hanafi, dari Tim Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sidoarjo, yang memberikan pengalaman baru sekaligus membangun keberanian dan ketangkasan peserta.
PDA 2025 ini dirancang untuk mempersiapkan anggota Dewan Ambalan menjadi figur panutan yang mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal. Lebih dari sekadar kegiatan, PDA menjadi sebuah momentum untuk memperkuat integritas, melatih kemampuan berpikir kritis, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan pada Minggu sore, seluruh peserta diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh ke dalam kehidupan sehari-hari. Pemantapan Dewan Ambalan SMK Negeri 2 Buduran menjadi bukti nyata komitmen Pramuka dalam membentuk pemimpin muda yang berkompeten, kreatif, dan berkarakter.[JP-Red]
Jejak Pramuka – Program kecakapan khusus konservasi tanah dan air yang diinisiasi oleh Saka Wanabakti Wongsokaryo, Pangkalan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Banyuwangi, resmi ditutup pada Minggu (19/1/2025). Penutupan ditandai dengan kegiatan puncak berupa penanaman pohon di kawasan Sumber Air Cempogo, Desa Grogol.
Dalam kegiatan ini, dua anggota Krida Bina Wana menanam 10 bibit pohon sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
“Ini adalah bagian dari pembinaan intensif yang kami lakukan dalam kelompok kecil bernama Krida,” ujar Kak Mohamad Arif Fajartono, Pamong Saka Wanabakti.
Rangkaian kegiatan ini telah dimulai sejak dua minggu sebelumnya dengan pembahasan materi mengenai pentingnya konservasi tanah dan air. Materi tersebut mencakup metode teknik sipil dan vegetasi, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan para anggota.
“Seminggu sebelum kegiatan penanaman, adik-adik telah membuat lubang tanam yang dikemas dalam bentuk pengembaraan selama dua hari. Ini dirancang agar kegiatan lebih menarik, menantang, dan mendidik,” tambah Kak Arif.
Ia berharap melalui kegiatan ini, anggota Saka Wanabakti dapat memiliki kesadaran dan kepedulian yang lebih mendalam terhadap konservasi tanah dan air.
Pemimpin Krida Bina Wana, Kak Mohammad Kemal Rehansyah Putra, turut mengungkapkan bahwa pengalaman ini telah memberinya pemahaman baru tentang pentingnya melindungi mata air.
“Menanam pohon di sekitar mata air adalah langkah kecil yang sangat berarti untuk melestarikannya. Air adalah sumber kehidupan bagi kita semua,” tuturnya.
Kak Kemal juga berharap semangat konservasi yang telah ditanamkan melalui kegiatan ini dapat terus tumbuh dan berkembang seiring aktivitas Saka Wanabakti di masa mendatang.[JP-Red]
Jejak Pramuka – Di awal tahun 2025 sekaligus ditahun terkahir masa bakti, Kwartir Ranting (Kwarran) Sedati menggelar Rapat Kerja (Raker) untuk merumuskan program-program yang telah ditetapkan dalam Musyawarah Ranting (Musran) tahun 2022. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 18 Januari 2025, bertempat di Aula SDN Sedati Agung, Sedati.
Raker dibuka secara resmi oleh Kak Hamida, Ketua Kwarran Sedati, yang akrab disapa Kak Ida. Dalam sambutannya, Kak Ida menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pengurus Kwarran Sedati atas komitmen dan kerja keras yang telah ditunjukkan. “Berkat dedikasi, kerja keras, dan kerja sama seluruh pengurus serta Gugus Depan, Kwarran Sedati berhasil meraih penghargaan kategori pemberitaan pada peringatan HUT Pramuka tahun 2024,” ujar Kak Ida.
Raker kali ini menjadi momen yang istimewa karena merupakan tahun terakhir masa kepemimpinan Kak Ida, yang telah menakhodai Kwarran Sedati selama dua periode. Kak Ida berkomitmen untuk menuntaskan program-program yang tersisa sebelum masa baktinya berakhir.
Kegiatan ini dihadiri oleh segenap andalan ranting, Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), para pembina Gugus Depan, dan Dewan Kerja Ranting (DKR). Dalam sesi pembukaan, Kak Sobirin selaku Wakil Ketua Kwarran menyampaikan informasi terkait agenda kegiatan Kwartir Cabang (Kwarcab) tahun 2025, termasuk kebijakan penggunaan fasilitas bumi perkemahan Tanjekwagir.
Rapat pleno dipimpin oleh Kak Fadeli, Andalan Ranting bidang Binawasa, dengan agenda meliputi pelaporan realisasi program tahun 2024, evaluasi program, serta perumusan program kerja tahun 2025. Pelaporan kegiatan tahun 2024 disampaikan oleh Kak Khoiri selaku Sekretaris Kwarran, laporan kondisi keuangan oleh Kak Novi sebagai Bendahara Kwarran, serta laporan kegiatan Penegak dan Pandega oleh Erlita, Wakil Ketua DKR.
Setelah mendengarkan pandangan umum dan diskusi panjang dari masing-masing bidang, termasuk Binawasa, Binamuda, dan Sarpras, laporan-laporan tersebut diterima oleh forum. Dalam kesempatan itu, tim Sistem Informasi dan Pelaporan Administrasi (SIPA) yang dipimpin Kak Novi juga melaporkan perkembangan data Pramuka Kwarran Sedati, yang mendapat apresiasi tinggi dari peserta Raker.
Sebagai hasil dari Raker ini, secara mufakat disepakati tujuh program kerja untuk tahun 2025, di antaranya:
Program anjangsana Gugus Depan.
Orientasi Majelis Pembimbing (Mabi).
Gladi Kepemimpinan Sangga.
Revitalisasi Sanggar Pramuka.
Persiapan menuju Musyawarah Ranting yang akan digelar pada Mei 2025.
Melalui program-program tersebut, Kwarran Sedati bertekad untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan kepramukaan di wilayahnya. Seluruh peserta Raker optimistis bahwa realisasi program yang telah dirumuskan dapat memberikan dampak positif, baik dalam pengembangan keterampilan anggota maupun penguatan sinergi dengan Gugus Depan.
Komitmen bersama dan semangat gotong royong menjadi landasan utama dalam pelaksanaan program. Dengan semangat kebersamaan, Kwarran Sedati berharap dapat mengakhiri masa bakti tahun 2025 dengan capaian yang membanggakan sekaligus meletakkan fondasi yang kokoh bagi keberlanjutan pembinaan Pramuka di masa mendatang.[Jp-Red]
— Kontributor Berita :Dr. Muhammad Fadeli, M.Si – Andalan Ranting Kwarran Sedati —
Jejak Pramuka – Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sidoarjo sukses menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) sebagai upaya evaluasi dan perencanaan strategis dalam menjalankan roda organisasi. Rapim yang berlangsung dengan penuh semangat ini membahas beberapa agenda penting demi meningkatkan kualitas kegiatan pramuka di wilayah Sidoarjo.
Evaluasi Kegiatan Tahun 2024
Salah satu fokus utama dalam rapat ini adalah evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan tahun 2024. Dalam pembahasan tersebut, ditemukan adanya kendala terkait pelaporan kegiatan yang masih mengalami keterlambatan. Oleh karena itu, rapat menghasilkan rekomendasi agar proses pelaporan kegiatan di masa mendatang lebih terstruktur dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Penetapan Kegiatan Tahun 2025
Rapim juga menetapkan sejumlah kegiatan strategis untuk tahun 2025. Pimpinan kwartir diimbau untuk lebih aktif dalam mengelola waktu dan memastikan setiap kegiatan tidak berbenturan dengan agenda tingkat nasional, daerah, kwartir ranting (Kwarran), maupun gugus depan. Salah satu agenda besar yang akan menjadi perhatian adalah pelaksanaan Jambore Cabang, yang diharapkan dapat menjadi ajang inspiratif bagi seluruh anggota pramuka.
Persiapan Rakercab dan Akhir Masa Bakti
Selain itu, rapat juga menyiapkan langkah awal untuk Rapat Kerja Cabang (Rakercab) tahun 2026. Rakercab ini akan menjadi momen penting dalam merancang program kerja sekaligus menutup masa bakti Kwartir Cabang Sidoarjo dengan capaian yang optimal. Semua anggota dan pimpinan diharapkan dapat berkontribusi aktif dalam menyusun rencana strategis tersebut.
Peran Pimpinan dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi
Dalam Rapim ini, ditekankan pentingnya peran para pimpinan di setiap tingkatan sebagai motor penggerak utama organisasi. Kepemimpinan yang visioner, disiplin, dan berorientasi pada hasil akan menjadi faktor kunci dalam mengoptimalkan pelaksanaan program kerja. Para pimpinan diharapkan tidak hanya menjadi pengarah, tetapi juga teladan yang mampu memotivasi dan menginspirasi seluruh anggota pramuka.
Prioritas Program Kerja untuk Efisiensi dan Efektivitas
Penetapan prioritas dalam program kerja menjadi bahasan penting untuk memastikan setiap kegiatan berjalan efektif dan efisien. Dengan fokus pada kegiatan yang memberikan dampak besar bagi anggota dan masyarakat, Gerakan Pramuka Sidoarjo diharapkan mampu mempertahankan relevansi dan kontribusinya di tengah tantangan zaman. Sinkronisasi agenda antara tingkat cabang, daerah, hingga nasional juga dipastikan akan menjadi perhatian khusus agar tidak ada hambatan dalam pelaksanaan.
Penguatan Kehumasan demi Kepercayaan Publik
Sebagai bagian dari langkah strategis, penguatan kehumasan menjadi prioritas utama untuk memperkuat citra Gerakan Pramuka di mata masyarakat. Melalui komunikasi yang efektif dan transparan, kehumasan diharapkan dapat menjembatani interaksi antara organisasi dan masyarakat, sehingga meningkatkan kepercayaan publik. Program-program inovatif yang melibatkan masyarakat secara langsung juga menjadi sarana penting untuk membangun hubungan yang lebih erat dan saling mendukung.
Dengan berbagai keputusan yang telah diambil, Kwartir Cabang Sidoarjo optimis dapat memberikan kontribusi maksimal bagi perkembangan Gerakan Pramuka, baik di tingkat lokal maupun nasional. Semangat kolaborasi dan komitmen tinggi menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan tujuan bersama.[Red]
— Kontributor Berita : Kak Fatony, S.Sos – Tim Pewarta Pusinfo Kwarcab Sidoarjo —