Pramuka MI Hasyim Asy’ari Gempol Tumbuhkan Semangat Kemandirian Dengan Perjusa

Jejak Pramuka – Gugus Depan 22.083 – 22.084 pangkalan MI Hasyim Asy’ari Tawangsari, Kecamatan Gempol, sukses melaksanakan Perkemahan Jumat Sabtu – PERJUSA (19-20/12/2025), dengan penuh antusias. Kegiatan yang digelar di halaman sekolah tersebut diikuti oleh 43 peserta penggalang, didampingi langsung oleh jajaran pembina serta dewan guru dalam suasana yang hangat, kompak, dan edukatif.

Kegiatan dimulai dengan registrasi peserta yang dilanjutkan pendirian tenda secara mandiri. Langkah ini menjadi ajang awal pembiasaan peserta dalam mengasah kemandirian dan kerja sama. Setelah itu, para peserta menerima pemantapan materi penjelajahan sebelum memasuki waktu istirahat, salat, dan makan (isoma).

Upacara pembukaan yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Ka Mabigus) – H. Moh. Munir SH., S. Pd.SD., berlangsung khidmat. Dalam amanatnya, beliau menekankan,

“Kegiatan ini penting sekali untuk membentuk karakter Pramuka yang mandiri, kreatif, serta memiliki sikap tangguh dalam menghadapi tantangan zaman”, ujarnya

.

Pada siang harinya, suasana perkemahan semakin meriah melalui permainan “Raka Aluh” yang diikuti para peserta dengan penuh semangat dan suka cita.Memasuki malam hari, nuansa religius menyelimuti kegiatan saat seluruh peserta melaksanakan salat berjamaah dan dilanjutkan dengan istighotsah.

Agenda dilanjutkan dengan Pentas Seni (PENSI) dari masing-masing regu. Berbagai penampilan menarik tersaji, memberikan ruang bagi adik-adik penggalang untuk menyalurkan bakat serta mengekspresikan kreativitas mereka.

Di hari berikutnya, para peserta mengikuti penjelajahan menuju kawasan Duren Sewu, sekaligus menikmati wahana renang untuk penyegaran fisik. Selain itu, peserta juga mendapat wawasan sejarah melalui kunjungan ke Candi Jawi di Pandaan, situs bersejarah peninggalan Kerajaan Singasari. Perpaduan antara rekreasi dan edukasi ini menjadi pengalaman berharga yang memperkaya wawasan peserta.

Kegiatan Perjusa ditutup dengan pengumuman Regu Tergiat 1 dan 2 sebagai bentuk apresiasi atas kedisiplinan, kekompakan, dan keteladanan peserta selama perkemahan berlangsung. Dalam amanat penutupnya, Kak Warno selaku pembina memberikan suntikan motivasi kepada para adik-adik penggalang.

“Perjalanan kalian masih sangat panjang. Teruslah belajar dan pantang menyerah dalam menggapai cita-cita,” tegasnya saat menutup kegiatan secara resmi.

Kegiatan Perjusa tahun ini tidak hanya menumbuhkan kemandirian, tetapi juga membangun rasa kekeluargaan, kedisiplinan, serta jiwa kepemimpinan pada diri peserta — bekal penting untuk menjadi generasi muda yang berkarakter dan siap menghadapi masa depan.[JP-Red]

— Kontributor Berita: Warno – Pembina Pramuka MI Hasyim Asy’ari Tawangsari Gempol Pasuruan —

12 Siswa SDN Keboguyang Resmi Dikukuhkan sebagai Pramuka Garuda Sidoarjo

Jejak Pramuka — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sidoarjo menggelar upacara pengukuhan Pramuka Garuda Tahun 2025 dengan penuh khidmat. Bertempat di Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP) Lingkar Timur Sidoarjo pada Minggu, 21 Desember 2025, acara ini menjadi momen bersejarah bagi Kwartir Ranting (Kwarran) Jabon, khususnya pangkalan SDN Keboguyang yang berhasil mencatatkan prestasi membanggakan.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 11.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi, beserta Plt. Ketua Kwarcab Sidoarjo, Dr. Mustain Baladan, M.Pd.I., dan jajaran pengurus Kwarcab lainnya. Kehadiran para pimpinan daerah tersebut semakin menambah kesakralan dan kebanggaan bagi peserta yang telah melalui proses seleksi ketat untuk meraih tingkatan tertinggi dalam Gerakan Pramuka ini.

Keberhasilan SDN Keboguyang menyumbangkan 12 siswa terbaiknya sebagai Pramuka Garuda merupakan hasil pembinaan intensif dan kerja sama erat antara pihak sekolah dan para pembina. Para siswa yang dikukuhkan terdiri dari Doni, Daffa, Jafier, Fauzan, Bagas, Exel, dan Arfan dari golongan putra, serta Navisa, Aqila, Retta, Falyn, dan Faiza dari golongan putri.

Capaian ini tidak lepas dari dukungan Kepala Sekolah dan Ka Mabigus, Farida Ulfa, S.Pd., Ketua Gudep, Nur Inayah, S.Pd., serta Pembina Pembantu, Dwi Rizky Cahyani, yang secara konsisten mengawal proses pembinaan hingga para siswa berhasil mencapai predikat tersebut.

Salah satu momen paling mengharukan dalam prosesi pengukuhan adalah sesi sungkeman. Dengan suasana tertib dan penuh haru, para Pramuka Garuda bersimpuh di hadapan orang tua sebagai wujud bakti, rasa syukur, serta permohonan restu. Prosesi ini mencerminkan nilai-nilai luhur Pramuka Garuda yang tidak hanya menuntut kecakapan, tetapi juga karakter dan keteladanan.

Dalam sambutan yang disampaikan, ditekankan bahwa gelar Pramuka Garuda bukanlah sekadar simbol atau pencapaian administratif semata. Gelar ini merupakan amanah moral yang menuntut pemiliknya untuk menampilkan sikap, perilaku, dan integritas terbaik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Semangat “Ikhlas Bakti Bina Bangsa, Berbudi Bawa Laksana” menjadi pesan yang terus digelorakan sebagai pedoman bagi para Pramuka Garuda.

Dengan dikukuhkannya 12 siswa tersebut, SDN Keboguyang tidak hanya mencatat prestasi, tetapi juga memberikan inspirasi bagi generasi muda lainnya. Diharapkan mereka dapat membawa nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi motor penggerak positif bagi lingkungan sekitarnya, serta terus memberikan kontribusi bagi kemajuan Pramuka Jabon dan Kabupaten Sidoarjo.[JP-Red]

— Kontributor Berita : Warno – Andalan Ranting Jabon —

Bukti Proses dan Dedikasi Tinggi: 9 Anggota Pramuka SMAN 4 Sidoarjo Dikukuhkan Menjadi Pramuka Garuda

Jejak Pramuka — Pengukuhan Pramuka Garuda Kwartir Cabang Sidoarjo Tahun 2025 (Minggu, 21/12/2025) menjadi momen istimewa bagi dunia kepramukaan di Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan yang berlangsung di Mall Pelayanan Publik tersebut diikuti oleh ratusan peserta terpilih dari berbagai sekolah, termasuk SMAN 4 Sidoarjo yang berhasil menorehkan prestasi dengan meloloskan sembilan siswanya sebagai Pramuka Garuda. Predikat ini merupakan tingkatan tertinggi dalam Gerakan Pramuka yang hanya dapat diraih melalui proses panjang, konsisten, dan penuh tanggung jawab.

Acara diawali dengan registrasi ulang peserta yang dibagi menjadi dua sesi—pagi dan siang hari. Para calon Pramuka Garuda dari golongan Siaga, Penggalang, dan Penegak hadir dengan seragam rapi dan Tanda Kecakapan Khusus yang tertata dengan apik. Suasana haru sekaligus antusias terasa sejak awal kegiatan, karena registrasi menjadi simbol bahwa perjuangan mereka mencapai titik puncak setelah melalui pembinaan yang ketat dan berjenjang.

Kehadiran Bupati Sidoarjo, H. Subandi, selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang, semakin menambah kebanggaan dalam prosesi pengukuhan tersebut. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dan menegaskan pentingnya peran Pramuka dalam pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, Pramuka Garuda merupakan simbol ketekunan dan kedisiplinan, sekaligus teladan bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Salah satu sesi paling emosional adalah sungkeman kepada orang tua. Dengan penuh hormat, para peserta bersimpuh memohon restu dan menyampaikan terima kasih atas dukungan dan doa yang tak pernah putus. Tangis haru, pelukan erat, serta senyum bangga menjadi bukti bahwa pencapaian ini bukan diraih secara individual, melainkan melalui kekuatan keluarga, pembina, dan lingkungan yang mendukung.

Puncak kegiatan dilaksanakan pada prosesi pengukuhan, ketika sembilan siswa dari Dewan Ambalan SMAN 4 Sidoarjo dinyatakan resmi menyandang predikat Pramuka Garuda. Gelar ini tidak diraih secara instan—di baliknya terdapat ketekunan mengikuti kegiatan pembinaan, kedisiplinan dalam memenuhi syarat, serta komitmen mengamalkan Satya dan Darma Pramuka.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa proses panjang, kerja keras, dan pengabdian telah terbayar tuntas. Keberhasilan SMAN 4 Sidoarjo menyumbangkan sembilan Pramuka Garuda bukan hanya sebuah kebanggaan sekolah, tetapi juga inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berproses, berani bermimpi besar, dan berkomitmen mencetak generasi Garuda berikutnya.

Melalui pengukuhan ini, Pramuka Garuda terbukti bukan hanya gelar ataupun simbol prestasi. Lebih dari itu, ia menjadi representasi karakter, disiplin, dan semangat pantang menyerah—nilai yang akan terus dibawa oleh para Pramuka Garuda dalam menjalani kehidupan di masa mendatang.[Red]

Penulis Berita: Nabila Yanni Ivana – Pramuka Garuda SMAN 4 Sidoarjo

Dinamika Musran 2025 Kwarran Sedati, Mantapkan Arah Gerak Organisasi

Jejak Pramuka – Musyawarah Ranting (Musran) merupakan forum tertinggi dan bentuk demokratisasi dalam Gerakan Pramuka di tingkat ranting atau kecamatan. Dalam forum ini, para peserta yang terdiri dari anggota Mabigus dan para Pembina Gugus Depan memiliki hak untuk memilih dan dipilih sebagai Ketua Kwartir Ranting.

Kwartir Ranting Sedati resmi menggelar Musran tiga tahunan pada Sabtu, 22 November 2025 di Aula Penerbit Erlangga, Brebek Industri, Waru Sidoarjo. Kegiatan dihadiri 62 peserta yang berasal dari pengurus Kwarran periode 2022–2025, anggota Mabiran, serta delegasi Gugus Depan. Musran dibuka secara resmi oleh Kamabiran Sedati, Kak Abudardak.

Dalam sambutannya, Camat Sedati tersebut menegaskan bahwa perjalanan Kwarran Sedati telah sejalan dengan visi-misi Kabupaten Sidoarjo dalam mencetak kader pemimpin bangsa yang berintegritas. Ia juga mengapresiasi semangat Kwarran Sedati yang terus melakukan pembinaan dan menggelar berbagai kegiatan untuk membentuk generasi muda yang unggul.

Sidang Musran dipimpin oleh Kak M. Fadeli LT didampingi Kak Ni’mah LG selaku presidium. Tahapan laporan pertanggungjawaban kegiatan dan keuangan disampaikan oleh Kak Hamidah MG, Ketua Kwarran 2022–2025, dan diterima oleh peserta Musran. Dengan demikian, pengurus dinyatakan demisioner.

Forum kemudian berlanjut pada pembahasan program melalui rapat komisi, yaitu Komisi A yang dipimpin Kak Suyuti dan Komisi B dipimpin Kak Sudarmadi LG. Rapat komisi merumuskan konsep pengelolaan keuangan melalui iuran Gugus Depan serta rancangan kegiatan binamuda, binawasa, dan manajemen kwarran yang lebih terukur dan sesuai kebutuhan wilayah.

Memasuki puncak acara, Musran menggelar rapat pleno pemilihan Ketua Kwarran Sedati periode 2025–2028. Presidium membacakan lima calon ketua, yaitu: Kak Sudarmadi LG, Kak Khoiri, Kak Fatoni, Kak A. Suyuti, dan Kak Ratna. Setelah pemaparan visi-misi, pemungutan suara dilakukan secara tertutup. Hasilnya, Kak Khoiri memperoleh 27 suara, disusul Kak Sudarmadi (18 suara), Kak Fatoni (8 suara), sementara Kak Suyuti dan Kak Ratna dinyatakan gugur.

Dengan hasil tersebut, Kak Khoiri resmi terpilih sebagai Ketua Kwarran Sedati periode 2025–2028. Dalam sambutan perdananya, ia menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh peserta dan mengajak semua pihak bersama-sama melanjutkan pengabdian terbaik untuk Pramuka Sedati. Musran ditutup secara resmi oleh Kak Hamidah pada pukul 11.25 WIB.[JP-Red]

— Kontributor Berita : Dr. Muhammad Fadeli, M.Si  – Andalan Ranting Kwarran Sedati; —

Lomba Tingkat II Kwarran Sukodono Resmi Dibuka, 61 Regu Siap Adu Keterampilan

Jejak Pramuka – Kwartir Ranting (Kwarran) Sukodono mengukir langkah penting dalam pembinaan Pramuka dengan menggelar Lomba Tingkat II (LT II). Acara resmi dibuka oleh Plt. Ketua Kwarcab Sidoarjo, Kak Dr. H. Mustain Baladan, M.Pd.I pada Selasa (30/9/2025) di Bumi Perkemahan Telogo Sewu, Pandaan. Kegiatan bergengsi ini akan berlangsung selama tiga hari penuh, hingga Kamis (2/10/2025).

Sebanyak 61 regu penggalang dari berbagai sekolah dan komunitas di wilayah Sukodono turut ambil bagian. Mereka akan berkompetisi dalam sejumlah bidang keterampilan kepramukaan, mulai dari pionering, semaphore, morse, sandi, hingga keterampilan baris-berbaris dan kegiatan kreatif lain yang menguji kekompakan serta ketangkasan regu.

Dalam sambutannya, Kak Mustain menegaskan bahwa Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, tetapi sarana membentuk karakter generasi muda. “Pramuka harus menjadi wadah lahirnya generasi yang tangguh, disiplin, dan berakhlak mulia. Melalui LT II ini, tunjukkan prestasi terbaik kalian, sekaligus wujudkan bakti kepada negeri,” tegasnya.

Bumi Perkemahan Telogo Sewu yang asri menjadi latar penuh semangat dari ratusan peserta. Sejak pagi, tenda-tenda berdiri tegak, regu-regu sibuk mempersiapkan perlengkapan, dan derap langkah penuh disiplin terdengar di berbagai sudut perkemahan. Suasana ini menggambarkan energi muda yang siap ditempa melalui pengalaman berharga.

LT II bukan hanya ajang lomba, tetapi juga ruang belajar bersama. Setiap kegiatan dirancang untuk mengasah keterampilan praktis, menumbuhkan kemandirian, serta memperkuat kerja sama regu. Melalui ujian mental, fisik, dan kreativitas, peserta didorong untuk menemukan arti sesungguhnya dari nilai-nilai Dasadharma Pramuka.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi antar-Gugus Depan. Pertemuan lintas sekolah dan komunitas membuka peluang pertukaran pengalaman, memperluas jaringan persaudaraan, sekaligus mempererat tali persatuan di kalangan Pramuka penggalang Sukodono.

Di sisi lain, semangat para pembina dan panitia juga menjadi kunci terselenggaranya kegiatan ini dengan baik. Dukungan penuh dari jajaran Kwarran Sukodono memastikan LT II berjalan tertib, aman, dan sarat makna pendidikan.

Harapannya, melalui LT II ini lahir regu-regu terbaik yang tidak hanya siap melangkah ke Lomba Tingkat III, tetapi juga menjadi teladan di sekolah dan masyarakat. LT II Kwarran Sukodono 2025 di Telogo Sewu diharapkan menjadi tonggak penting dalam melahirkan generasi Pramuka yang berkarakter, unggul, dan siap menghadapi tantangan zaman.[JP-Red]

— Kontributor Berita : Mochamad Adzani Sihabuddin – Tim Pusinfo Kwarcab Sidoarjo; —

Kwarran Purwojati Tingkatkan Prestasi Lewat Penilaian Pramuka Garuda Penggalang

Jejak Pramuka – Kwartir Ranting (Kwarran) Purwojati kembali mengukir langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas dan prestasi peserta didik pramuka. Pada hari Senin, 29 September 2025, telah dilaksanakan kegiatan Pencapaian dan Penilaian Pramuka Garuda Golongan Penggalang yang dipusatkan di SD Negeri 2 Karangmangu.

Kegiatan ini diawali dengan apel pembukaan yang dipimpin langsung oleh Ka Mabiran Kwarran Purwojati, Kak Ardhana, S.STP. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa penilaian pramuka garuda merupakan bagian penting dari program kerja Gerakan Pramuka.

“Penilaian pencapaian Pramuka Garuda merupakan salah satu program kerja yang dilaksanakan oleh Kwartir Cabang Banyumas dan Kwartir Ranting Purwojati. Tujuannya adalah untuk meningkatkan partisipasi anggota Gerakan Pramuka, sekaligus memfasilitasi peserta didik agar dapat mencapai tingkatan tertinggi, yaitu Pramuka Garuda,” tegas Kak Ardhana.

Hadir dalam kegiatan ini Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Kwartir Cabang Banyumas. Mereka melakukan pendampingan, penilaian, sekaligus memberikan masukan bagi peningkatan kualitas pelaksanaan kegiatan di ranting. Tidak hanya itu, tim monev juga turut mengapresiasi dan menguji 6 Pramuka Garuda Siaga terbaik dari Kwarran Purwojati yang sebelumnya berhasil lolos seleksi di tingkat pangkalan.

Dukungan Jajaran Kwarran Purwojati

Selain Ka Mabiran, jajaran pengurus Kwarran Purwojati juga hadir memberi dukungan. Waka Binamuda, Kak Galih Latiano, S.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata keseriusan Kwarran Purwojati dalam mengawal pembinaan pramuka, khususnya dalam menyiapkan generasi berprestasi.

“Pramuka Garuda adalah pencapaian tertinggi bagi setiap peserta didik. Melalui penilaian ini, kita berharap muncul generasi yang tidak hanya terampil, tetapi juga berkarakter dan siap mengabdikan diri bagi masyarakat,” ungkap Kak Galih.

Sementara itu, Waka Binawasa Kwarran Purwojati yang sekaligus Kamabigus SD Negeri 2 Purwojati, Kak Titik Rokhayati, S.Pd.SD., turut memberikan dukungan nyata dengan menyediakan lingkungan dan fasilitas sekolah untuk pelaksanaan kegiatan.

“Kami merasa bangga SDN 2 Purwojati menjadi tuan rumah kegiatan ini. Lingkungan dan kelas-kelas kami dimanfaatkan untuk mendukung penilaian pramuka garuda. Semoga tempat ini bisa memberikan kenyamanan, sehingga peserta dapat tampil dengan maksimal,” tutur Kak Titik.

Harapan ke Depan

Melalui kegiatan ini, Kwarran Purwojati berharap agar semakin banyak anggota pramuka yang termotivasi untuk mencapai tingkatan Garuda, baik di golongan Siaga maupun Penggalang. Dengan adanya proses penilaian yang terukur, transparan, serta melibatkan tim monev dari Kwartir Cabang Banyumas, kualitas pembinaan di tingkat ranting diharapkan semakin meningkat.

Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang evaluasi kemampuan, tetapi juga momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, disiplin, dan pengabdian yang menjadi ciri khas pramuka. Para peserta didik yang dinyatakan lolos penilaian Pramuka Garuda diharapkan mampu menjadi teladan di pangkalan masing-masing, sekaligus inspirasi bagi rekan-rekannya.

Dengan semangat yang berkobar, Kwarran Purwojati terus berkomitmen mendukung program kerja Kwartir Cabang Banyumas, agar Gerakan Pramuka benar-benar mampu membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter, peduli, dan siap menjadi pemimpin di masa depan.[JP-Red]


— Kontributor Berita: Nandita Widyatmoko – Anru Litbang, Humas Kwarran Purwojati Banyumas; —

Narakarya Dasar dan Lanjutan, Perkuat Kapasitas & Kompetensi Pembina Pramuka Purwojati

Jejak Pramuka – Kwartir Ranting (Kwarran) Purwojati terus menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan kualitas pembinaan pramuka di pangkalan. Hal ini diwujudkan dengan menggelar Latihan Gabungan Narakarya Dasar dan Narakarya Lanjutan pada Jumat, 26 September 2025.

Kegiatan berlangsung di dua lokasi, yaitu SD Negeri 1 Purwojati sebagai tempat pelaksanaan latihan narakarya dasar, dan SMP Negeri 1 Purwojati sebagai tuan rumah narakarya lanjutan. Kedua kegiatan berjalan lancar dengan pendampingan penuh dari jajaran pengurus dan andalan Kwarran Purwojati.

Pada pelaksanaan kegiatan, para pembina peserta Narakarya Dasar dan Lanjutan didampingi oleh :

  • SD Negeri 1 Purwojati (Narakarya Dasar):
    • Kak Sodiqun Wahab, S.Pd.SD. (Ka Kwarran Purwojati)
    • Kak Megawati Purwaningrum, S.Pd.SD., M.Pd. (Bendahara Kwarran)
    • Kak Titik Rokhayati, S.Pd. (Waka Binawasa)
    • Kak Ikhya Khakimudin, S.Pd. (Andalan Ranting Urusan Kerohanian)
    • Kak Nandita Widyatmoko (Dokumentasi)
  • SMP Negeri 1 Purwojati (Narakarya Lanjutan):
    • Kak Sodiqun Wahab, S.Pd.SD. (Ka Kwarran Purwojati)
    • Kak Ahmad Riyanto, S.Pd.SD. (Sekretaris Binawasa)
    • Kak Riyanto, S.Pd. (Andalan Ranting Urusan Binawasa Putra)
    • Kak Diding Wrasongko, S.Pd. (Andalan Ranting Urusan Binawasa Putri)
    • Kak Ginanjar Agung Jatmiko, M.Pd. (Dokumentasi)

Dalam arahannya, Ka Kwarran Purwojati, Kak Sodiqun Wahab, S.Pd.SD., menegaskan pentingnya kegiatan narakarya ini sebagai wadah peningkatan kapasitas pembina di pangkalan. “Latihan gabungan narakarya ini adalah langkah nyata untuk memperkuat kemampuan para pembina. Dengan dasar yang kuat dan lanjutan yang terarah, kita bisa melahirkan generasi pramuka yang unggul, disiplin, dan berkarakter. Harapan saya, semua pembina bisa membawa ilmu yang diperoleh hari ini untuk diterapkan di pangkalannya masing-masing,” ungkapnya.

Waka Binawasa, Kak Titik Rokhayati, S.Pd., menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar pembina. “Melalui latihan gabungan ini, para pembina tidak hanya belajar, tetapi juga saling bertukar pengalaman. Inilah yang akan memperkuat semangat kebersamaan kita dalam membina pramuka siaga, penggalang, penegak, hingga pandega di Purwojati,” jelasnya.

Kegiatan narakarya dasar di SDN 1 Purwojati berlangsung penuh semangat. Para peserta menerima materi dasar mengenai teknik kepramukaan, kepemimpinan, dan metode membina adik-adik siaga dan penggalang di pangkalan. Sementara itu, di SMPN 1 Purwojati, peserta narakarya lanjutan diajak mendalami materi yang lebih kompleks, termasuk strategi pembinaan, manajemen kegiatan, dan pengembangan program kepramukaan yang berkelanjutan.

Suasana latihan semakin hidup dengan adanya sesi praktik langsung, diskusi kelompok, dan simulasi. Kehadiran para pengurus kwarran yang mendampingi menambah motivasi peserta untuk terus aktif dan serius dalam mengikuti rangkaian kegiatan.

Latihan gabungan narakarya dasar dan lanjutan ini diharapkan mampu memperkuat kualitas pembinaan pramuka di Kwarran Purwojati. Dengan pembina yang terlatih, diharapkan lahir generasi pramuka yang siap menjadi pemimpin, mandiri, serta berkontribusi positif bagi bangsa dan masyarakat.[JP-Red]


— Kontributor Berita: Nandita Widyatmoko – Anru Litbang, Humas Kwarran Purwojati Banyumas; —

Pukau Penonton, Padukan Tari Tradisional dengan Semaphore Dance, Kwarran Porong Sukses Gelar Lomba Tingkat II

Jejak Pramuka – Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Porong sukses menggelar Lomba Tingkat II yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Telogo Sewu, Desa Duren Sewu, Pandaan, Pasuruan pada Senin-Selasa, 15-16 September 2025. Kegiatan bergengsi ini diikuti sebanyak 44 regu putra dan putri jenjang SD dan 8 regu putra putri jenjang SMP se-Kecamatan Porong.

Upacara pembukaan dipimpin langsung dengan Kak Hadi. M.Pd.I selaku Kamabigus SMPN 1 Porong dengan suasana khidmat. Beliau menyampaikan kepada peserta bahwa kegiatan ini diikuti oleh siswa pilihan dari sekolahnya. “Kegiatan LT II ini tujuannya diantaranya membentuk kemandirian peserta, membentuk jiwa semangat, perjuangan. yang terpenting adalah terbentuknya karakter yang baik bagi peserta LT.” tegas kak Hadi.

Peserta Kegiatan LT II bersaing untuk memperebutkan tropi kategori regu berprestasi dengan total 30 mata lomba. Yaitu yel-yel berjalan, pioneering, hasta karya, sandi, tekhnologi tepat guna (TTG) hingga semaphore dance yang semuanya sangat seru dan kompetitif. Nantinya mereka akan berjuang ke ajang LT III jika berhasil mendapatkan tropi perprestasi tinggi atau juara 1 pada kegiatan LT II ini.

Menariknya dalam kegiatan ini, peserta mengkreasikan tari tradisional dan tari modern menjadi semaphore dance yang begitu memukau. “prok prok prok…..”  Suara tepuk tangan dari penonton yang hadir saat itu. Siswa menghadirkan wayang dan kostum khasnya kedalam semaphore dance. Begitu juga peserta lomba lainnya dengan properti selendangnya.

Pramuka tidak hanya mengembangkan diri tetapi juga turut serta melestarikan budaya bangsa dan di dalamnya menanamkan nilai-nilai luhur bangsa seperti disiplin, gotong royong, dan rasa tanggung jawab. Ada juga lomba masak rimba dengan peralatan sederhana, memasak botok tahu tempe hingga membuat kolak pisang khas Jawa Timur ditengah aneka macamnya makanan instan viral saat ini.

Selain ajang bakat, Kegiatan LT II ini menjalin silaturahmi antar peserta LT II hingga Pembina pramuka se Kecamatan Porong. Hal ini terlihat pada peserta saling bertukar cerita saat lomba maupun setelahnya, menbantu mempersiapkan alat hingga packing barang diakhir kegiatan. Peserta tampak gembira pada kegiatan ini karena ditutup dengan renang bersama di Pemandian Telogo Sewu yang masih satu kawasan dengan Bumi Perkemahan.

Kak Nur Kholis selaku ketua Lomba Tingkat II berharap peserta senang dan menikmati dalam kegiatan ini.  “Juara maupun tidak juara bukan hal yang penting. Yang terpenting adalah usaha terbaik untuk membawa nama baik pramuka masing-masing gugus depan serta menambah ilmu. Pengalaman dan teman baru sehingga menjadikan diri lebih giat untuk berkompetisi,” tegasnya.[JP-Red]

— Kontributor Berita : Achmad Sigit Pratomo – Andalan Ranting Kwarran Porong Sidoarjo; —

Pramuka Kwarran Jabon Gelar Lomba Tingkat II, Bangun Semangat Mandiri dan Kompetitif

Jejak Pramuka — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Jabon sukses menggelar Lomba Tingkat II (LT II) yang diikuti oleh seluruh Gugus Depan (Gudep) se-Kecamatan Jabon. Acara akbar ini berlangsung selama dua hari penuh, dari Jumat hingga Sabtu, 12-13 September 2025, di Bumi Perkemahan Duren Sewu, Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Peserta Lomba Tingkat II Kwartir Ranting Jabon sedang berfoto bersama

Kegiatan ini mempertemukan 500 peserta yang terbagi dalam 50 regu penggalang. Peserta LT II kali ini terdiri dari 420 penggalang tingkat SD dan 80 penggalang tingkat SMP. Tujuan utama lomba ini adalah untuk menguji dan mengasah keterampilan kepramukaan, kekompakan, serta kemandirian para peserta.

Upacara pembukaan dibuka secara resmi oleh Ka Mabiran atau Camat Jabon, yang dalam sambutannya memberikan pesan inspiratif. “Bersatu, mandiri, dan berkompetisi dengan baik,” pesannya. Beliau menekankan bahwa semangat ini harus ditanamkan oleh seluruh peserta, tidak hanya selama lomba, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Kak Iswadi Pribadi, S. Sos, M.MT – Camat Jabon selaku Kamabiran membuka acara secara resmi

Rangkaian acara selama dua hari ini dipandu oleh jadwal yang padat. Pada hari pertama, Jumat, 12 September, para peserta memulai kegiatan dengan registrasi, mendirikan tenda, dan langsung mengikuti Giat 1 yang menguji kemampuan menaksir, hasta karya, dan pionering.

Setelah istirahat, mereka melanjutkan dengan Giat 2 yang berfokus pada Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan permainan yang menguji kekompakan tim. Malam harinya, semangat kebersamaan semakin terasa melalui Giat 3, yaitu api unggun dan pentas seni yang menampilkan bakat dari masing-masing regu.

Pada hari kedua, Sabtu, 13 September, kegiatan dilanjutkan dengan Giat 4 yang menguji pengetahuan dan keterampilan teknis kepramukaan, seperti sandi, morse, semaphore, dan simpul. Seluruh rangkaian acara ini didukung penuh oleh 30 panitia pembina dan seluruh Kepala Majelis Pembimbing Gugus (Ka Mabigus) se-Jabon, yang memastikan jalannya acara berlangsung lancar dan kondusif.

Acara ditutup dengan upacara penutupan yang dipimpin oleh Ka Kwarran Jabon, K. Sholihah M.Si. Beliau menyampaikan apresiasi tinggi atas partisipasi dan semangat juang seluruh peserta. Kepada para regu pemenang, beliau memberikan pesan yang memotivasi.

“Yang juara jangan bangga dulu karena Lomba Tingkat III (LT III) menanti Anda untuk berkompetisi lagi,” ujarnya. Beliau juga berpesan kepada seluruh peserta untuk terus belajar dan menjadi pribadi yang mandiri di masa depan.[JP-Red]

Tamu Ambalan SMK Senopati: Tanamkan Kemandirian, Kedisiplinan, dan Semangat Produktif

Jejak PramukaI – Gugus Depan Pangkalan SMK Senopati Sedati sukses menggelar kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan yang diikuti sebanyak 324 peserta didik Penegak. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman sekolah, Jl. Senopati No. 2 Betro, Sedati, pada Sabtu–Minggu, 13–14 September 2025, dengan suasana penuh semangat kebersamaan.

Acara dibuka secara resmi oleh Kamabigus, Kak M. Fatoni, M.Pd., didampingi jajaran pembina Gugus Depan. Dalam sambutannya, Kak Toni menekankan pentingnya masa transisi dari dunia Penggalang menuju Penegak sebagai momen pembentukan karakter. “Yang paling penting adalah melatih kemandirian dan kedisiplinan. Dua hal ini menjadi bekal utama untuk menempuh perjalanan panjang sebagai Penegak,” tegasnya.

Salah satu materi unggulan yang diberikan kepada peserta adalah Pramuka Produktif, yang disampaikan oleh Kak M. Fadeli, LT Andalan Ranting Sedati. Melalui metode brainstorming, Kak Fadeli memberikan stimulus kepada peserta tentang pentingnya produktivitas dalam berbagai bidang. Mulai dari wirausaha, digital, ketahanan pangan, jasa dan kesehatan, hingga wisata dan budaya.

Peserta kemudian dibagi dalam kelompok sangga untuk berdiskusi, merumuskan ide kreatif, sekaligus mempresentasikan hasil gagasannya di depan kelompok lain. Kegiatan ini mendorong peserta untuk berpikir kritis, melatih komunikasi, serta menumbuhkan semangat inovasi. “Harapannya, Gugus Depan Penegak melalui latihan rutin dapat terus mendorong peserta didik lebih kreatif, inovatif, serta memiliki jiwa mandiri dan survive menghadapi tantangan zamannya,” ujar Kak Fadeli.

Prosesi alih jenjang dan penerimaan Tamu Ambalan berlangsung khidmat, dipimpin langsung oleh Kak Hafid selaku pembina Gugus Depan. Momen ini menjadi titik awal resmi para peserta memasuki dunia Penegak dengan segala dinamika dan tantangannya.

Tak hanya materi dan prosesi, kegiatan juga semakin meriah dengan penyalaan api unggun yang menjadi ajang ekspresi kreativitas serta simbol persaudaraan antar-anggota. Peserta juga mengikuti kegiatan outbond, yang dirancang untuk melatih kekompakan, kerja sama, serta daya tahan fisik dan mental.

Dengan rangkaian kegiatan yang padat, Penerimaan Tamu Ambalan SMK Senopati Sedati 2025 tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga wadah pembinaan nyata. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi Pramuka Penegak yang produktif, mandiri, serta siap menghadapi perkembangan zaman dengan penuh percaya diri.[JP-Red]

— Kontributor Berita : Dr. M Fadeli, M.Si  – Andalan Ranting Kwarran Sedati; —