Kontingen Kwarran Purwojati Ikuti Jelajah Galang Jambore Cabang Banyumas dengan Semangat Tinggi

Jejak Pramuka – Lapangan Volunteer PMI Kabupaten Banyumas pada Kamis (28 Agustus 2025) menjadi saksi semangat luar biasa para peserta Jambore Cabang, termasuk kontingen dari Kwarran Purwojati, dalam kegiatan Jelajah Galang (Jegal). Meskipun sejak pagi kawasan perkemahan diguyur hujan deras, hal tersebut tidak menyurutkan langkah pramuka penggalang untuk tetap berpartisipasi penuh antusias.

Dengan disiplin dan semangat pantang menyerah, setiap regu menjalani rute jelajah yang telah disiapkan panitia. Jalanan licin dan medan menantang justru menjadi ajang pembuktian kekompakan dan kerja sama tim. Di setiap pos yang dilewati, peserta menunjukkan kepedulian, kegigihan, dan keceriaan khas pramuka.

Panitia menjelaskan bahwa kegiatan jelajah ini bertujuan untuk melatih ketangguhan, kemandirian, serta keterampilan hidup di alam terbuka. Lebih dari itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menanamkan rasa cinta tanah air, kepedulian terhadap lingkungan, serta sikap saling tolong-menolong di antara anggota pramuka.

Walaupun hujan tak henti mengguyur, suasana tetap penuh semarak. Sorak semangat, nyanyian, serta canda tawa anak-anak mengiringi langkah mereka sepanjang perjalanan. Kondisi ini menjadi bukti nyata bahwa pramuka sejati selalu berani, tangguh, dan gembira dalam menghadapi tantangan apa pun.

Melalui kegiatan Jelajah Galang Jambore Cabang Banyumas 2025, para peserta, khususnya kontingen Kwarran Purwojati, diharapkan mampu membawa pulang pengalaman berharga, memperkuat karakter positif, dan semakin mencintai kegiatan kepramukaan sebagai sarana pembentukan generasi muda yang disiplin, mandiri, serta berakhlak mulia.[JP-Red]

— Kontributor Berita: Nandita Widyatmoko – Anru Litbang, Humas Kwarran Purwojati Banyumas; —

Pramuka untuk Semua, Kwarcab Sidoarjo Hadirkan Ruang Inklusi Lewat Lomba ABK Berkarya 2025

Pramuka Delta – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan ruang inklusif bagi seluruh anggota dengan menggelar Lomba ABK Berkarya pada Rabu (27/8/2025) di Bumi Perkemahan Tanjekwagir, Krembung.

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan Gugus Depan dari Sekolah Luar Biasa (SLB) dan sekolah inklusi se-Kwartir Cabang Sidoarjo. Beragam lomba disiapkan untuk menggali potensi sekaligus melatih keterampilan Pramuka Berkebutuhan Khusus (ABK), di antaranya Lomba Semafor untuk tunarungu, Lomba Lempar Dart untuk tunagrahita ringan, Lomba Bercerita untuk tunanetra, serta Lomba Memasak Nasi Goreng. Suasana semakin semarak dengan partisipasi para pembina pendamping dalam Lomba Tumpeng Mini (Tumini).

Acara dimulai sejak pagi dengan registrasi peserta, dilanjutkan upacara pembukaan, lomba antar peserta, hingga pengumuman pemenang pada siang hari. Semua peserta tampil percaya diri dengan mengenakan seragam Pramuka lengkap, menampilkan semangat kebersamaan, keceriaan, sekaligus rasa kekeluargaan yang hangat.

Dalam sambutannya, Waka Binawasa Kwarcab Sidoarjo, Kak Dr. Abdul Munif, M.Pd., memberikan apresiasi yang tinggi terhadap semangat peserta. “Gerakan Pramuka adalah milik semua anak, tanpa terkecuali. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa setiap anak, termasuk yang berkebutuhan khusus, memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya, berprestasi, dan berkontribusi bagi bangsa,” tegasnya.

Lebih dari sekadar ajang kompetisi, Lomba ABK Berkarya menjadi sarana pembinaan karakter, melatih kemandirian, serta menumbuhkan rasa percaya diri bagi Pramuka berkebutuhan khusus. Selain itu, kegiatan ini mempererat silaturahmi antar Gugus Depan sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya membangun budaya inklusi dalam dunia pendidikan dan kepramukaan.

Dengan pelaksanaan yang meriah dan penuh makna, Kwarcab Sidoarjo berharap kegiatan ini dapat menginspirasi daerah lain untuk mengembangkan program inklusif yang serupa, sehingga Gerakan Pramuka benar-benar menjadi rumah bagi semua anak.[JP-Red]

— Kontributor Berita : Satriyo Mintorogo – Anggota DKC Sidoarjo —

Rally Sepeda Pramuka Kwarran Krian 2025: Sehat, Kompak, dan Siap Bangun Bangsa

Jejap Pramuka – Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-64, Kwartir Ranting (Kwarran) Krian sukses menggelar Rally Sepeda pada Senin (25/8/2025) dengan mengusung tema “Tingkatkan Kesehatan Fisik dan Mental, untuk Memperkuat Peran Pramuka dalam Pembangunan Nasional.” Kegiatan ini diikuti 195 peserta yang terbagi menjadi 39 tim—17 tim putri dan 20 tim putra—yang berasal dari Pramuka Penggalang SD/MI hingga SMP/MTs se-Kwarran Krian.

Acara dimulai pukul 06.00 WIB di halaman SDN Terungkulon sebagai titik start dengan apel pembukaan. Bertindak sebagai pembina upacara, Kak Mujiadi menegaskan bahwa Rally Sepeda tidak hanya sekadar olahraga bersama, melainkan wadah membangun kebersamaan, sportivitas, dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Melalui rally sepeda ini, kita belajar arti kekompakan dan persaudaraan. Sehat jasmani, kuat semangat, dan peduli sesama. Pramuka harus menjadi teladan hidup sehat sekaligus siap mengambil peran dalam pembangunan bangsa,” ujar Kak Mujiadi dalam amanatnya.

Usai pelepasan, peserta menempuh rute dari SDN Terungkulon, melintasi SDN Jatikalang 2 sebagai pos antara, hingga mencapai garis finis di SDN Keboharan. Di sepanjang perjalanan, mereka menghadapi berbagai pos tantangan berisi permainan edukatif, materi sandi, serta latihan kekompakan tim yang menambah keseruan acara. Antusiasme masyarakat di sepanjang jalur semakin membakar semangat para peserta.

Kegiatan ditutup dengan pengumuman juara Rally Sepeda Kwarran Krian 2025, dengan hasil sebagai berikut:

Kategori SMP/MTs

Kategori SD/MI Putra

Kategori SD/MI Putri

  • Harapan 3 : SDN Keboharan

Acara ditutup dengan penyerahan hadiah dan ucapan terima kasih dari panitia. Suasana penuh keceriaan sekaligus rasa bangga menyelimuti peserta, pembina, dan masyarakat yang terlibat.

Rally Sepeda Kwarran Krian 2025 berhasil mencetak kesan mendalam: sehat jasmani, kuat mental, dan erat persaudaraan. Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan untuk memperkuat karakter dan kebersamaan, sekaligus meneguhkan peran Pramuka Krian dalam membangun bangsa.[JP-Red]

— Kontributor Berita: Moh. Saifudin – Andalan Ranting Kwarran Krian Urusan Penggalang; —

Orientasi Ambalan SMA Negeri 1 Wonoayu 2025: Cetak Generasi Penegak Berkarakter

Jejak Pramuka – Gugus Depan 15.13.099–15.13.100 pangkalan SMA Negeri 1 Wonoayu sukses menyelenggarakan Orientasi Tamu Ambalan (OTA) tahun 2025 sebagai langkah awal pembinaan bagi peserta didik baru yang memasuki golongan usia Penegak. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu (22–23 Agustus 2025), diikuti oleh 357 peserta didik kelas X tahun ajaran 2025/2026 dengan penuh antusias.

OTA menjadi gerbang penting bagi Pramuka Penggalang untuk resmi bergabung dalam Ambalan Pattimura dan Dewi Sinta SMA Negeri 1 Wonoayu. Tak sekadar seremonial perpindahan golongan, kegiatan ini dirancang untuk membentuk karakter, menumbuhkan kreativitas, dan mempererat tali persaudaraan di antara para peserta.

Rangkaian kegiatan OTA tahun ini meliputi upacara pembukaan, penyampaian materi pembekalan, kegiatan outbound, hingga malam api unggun yang penuh makna. Setiap sesi dikemas menarik agar para peserta dapat menyerap nilai kepramukaan sekaligus melatih kemandirian, disiplin, dan kepemimpinan.

Kegiatan resmi dibuka oleh Kamabigus SMAN 1 Wonoayu, Dr. Ririn Faridah, M.Pd. Dalam amanatnya, beliau menegaskan bahwa OTA adalah awal bagi para peserta untuk menempuh perjalanan sebagai Pramuka Penegak. “Melalui kegiatan ini, jadikan diri kalian pribadi yang berkarakter, mengamalkan Dasa Darma, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Setelah berjalan lancar, kegiatan ditutup oleh Wakil Kamabigus, Zukhrival Fuadi, S.Pd. Dalam amanah penutupnya, beliau menyampaikan apresiasi atas semangat para peserta OTA. “Kami bangga dengan adik-adik yang mengikuti OTA dengan penuh kesungguhan. Semoga nilai-nilai kepramukaan yang didapat bisa diamalkan dengan baik dan membawa kemajuan bagi Gerakan Pramuka di Gugus Depan SMA Negeri 1 Wonoayu,” ungkapnya.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, para peserta resmi menjadi bagian dari Ambalan Pattimura dan Dewi Sinta. Lebih dari itu, mereka pulang membawa bekal berharga berupa pengalaman, nilai persaudaraan, dan semangat pengabdian yang akan menempa mereka menjadi generasi muda berkarakter, siap berkarya, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.[JP-Red]

Perkemahan Tamu Galang SMP Negeri 2 Waru 2025: Ajang Latih Kemandirian, Kebersamaan, dan Semangat Kepramukaan

Jejak Pramuka – Suasana semarak menyelimuti lapangan SMP Negeri 2 Waru pada Jumat–Sabtu, 22–23 Agustus 2025, saat sekolah ini menyelenggarakan Perkemahan Penerimaan Tamu Galang bagi peserta didik kelas 7. Kegiatan rutin tahunan tersebut menjadi wadah pembentukan karakter, penanaman disiplin, serta penguatan nilai kebersamaan di kalangan Pramuka Penggalang.

Acara resmi dibuka oleh Kamabigus SMP Negeri 2 Waru, kak Ahmad Anwar, S.Pd., M.M., M.Pd. Dalam sambutannya beliau menegaskan bahwa perkemahan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarana pembelajaran nyata untuk membentuk pribadi tangguh dan mandiri.

“Pramuka adalah ruang pembentukan karakter. Di sini adik-adik belajar disiplin, kebersamaan, serta tanggung jawab. Harapan saya, melalui perkemahan ini akan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan kehidupan dengan jiwa Pramuka yang sejati,” ungkap Ahmad Anwar.

Kegiatan perkemahan dimulai dengan penjelajahan seru di sekitar lingkungan sekolah. Para peserta diberi berbagai tantangan menarik, mulai dari menghitung tiang listrik di sepanjang jalan hingga mengerjakan soal seputar pengetahuan umum Pramuka seperti PUPP, atribut, dan sandi. Dengan penuh antusias, setiap regu berusaha menuntaskan tugas bersama-sama.

Setelah penjelajahan, seluruh peserta mengikuti apel pembukaan dengan khidmat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktek pionering menggunakan tongkat dan tali yang mereka bawa. Suasana keakraban tampak jelas ketika para peserta saling membantu dan bekerja sama membangun karya pionering sebagai bagian dari latihan keterampilan kepramukaan.

Malam harinya menjadi momen yang tak terlupakan. Usai santap malam yang dikirimkan oleh orang tua, para peserta larut dalam kemeriahan acara api unggun. Lagu-lagu penuh semangat, keceriaan permainan, dan pertunjukan pentas seni dari tiap regu membuat malam perkemahan semakin hidup. Api unggun yang menjulang menjadi simbol persaudaraan, kehangatan, dan semangat Pramuka yang membara.

Hari kedua diawali dengan senam pagi yang menyegarkan, diikuti kegiatan belanja bersama di pasar untuk melatih keterampilan hidup sekaligus kebersamaan. Setelah sarapan bersama, peserta berganti seragam Pramuka dan kembali ke lapangan untuk mengikuti apel penutupan.

Kegiatan perkemahan ini tidak hanya meninggalkan kesan menyenangkan, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi peserta. Nilai kemandirian, kebersamaan, serta tanggung jawab yang mereka jalani di setiap rangkaian kegiatan diharapkan mampu menjadi bekal penting dalam perjalanan mereka sebagai Pramuka Penggalang.

Dengan penuh semangat, Perkemahan Penerimaan Tamu Galang SMP Negeri 2 Waru Tahun 2025 resmi ditutup, meninggalkan jejak pembelajaran karakter yang akan terus melekat di hati setiap peserta.[JP-Red]

Pesta Prasiaga Kwarran Wonoayu Meriahkan Hari Pramuka ke-64 dengan Semangat Kolaborasi

Jejak Pramuka – Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-64 tahun 2025 dengan tema “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa”, Kwartir Ranting (Kwarran) Wonoayu menyelenggarakan kegiatan Pramuka Prasiaga pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Kegiatan ini berlangsung meriah mulai pukul 15.30 hingga 18.00 WIB dengan diikuti siswa-siswi PAUD beserta guru, pembina, dan orang tua wali murid.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan upacara prasiaga yang dikemas unik dalam formasi lingkaran, terdiri dari barung prasiaga merah, hijau, dan biru. Suasana menjadi semakin khidmat ketika Sulung membawa bendera Merah Putih berkeliling pasukan barung. Kegiatan Pramuka berjalan sukses berkat dukungan penuh Kak Drs. Hariyanto, M.Si selaku Kepala Pusdiklatcab dan Kak Edi Supriyo selaku Kakwarran Wonoayu, yang bersama-sama mendorong semangat generasi muda untuk terus berkarya dan berprestasi.

Selepas upacara, acara dilanjutkan dengan fun game edukatif seperti merayap, melompat, memindahkan bola estafet, hingga membuat pesawat kertas. Gelak tawa dan tepuk tangan riuh mengiringi setiap permainan, menciptakan suasana ceria dan kebersamaan yang hangat di antara peserta. Selain itu, para prasiaga juga dikenalkan dengan atribut prasiaga, tenda, serta api unggun sebagai simbol kebersamaan dalam kepramukaan.

Puncak kegiatan ditutup dengan upacara api unggun yang berlangsung penuh makna. Para peserta, pendamping, guru, pengawas, pengurus kwarcab, kwarran, serta Mabigus berkeliling api unggun sambil berjabat tangan. Momentum ini seolah menegaskan ikatan persahabatan dan kebersamaan yang kuat, sekaligus mempererat silaturahmi seluruh elemen yang hadir.

Ketua Kwarran Wonoayu menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak. “Prasiaga adalah fondasi penting untuk menanamkan karakter sejak usia dini. Melalui kegiatan ini anak-anak belajar mandiri, bekerja sama, serta saling menyayangi antar teman, bahkan lintas sekolah,” ujarnya.

Dengan semangat kolaborasi, kegiatan prasiaga ini diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, mandiri, dan peduli, sejalan dengan tema peringatan Hari Pramuka ke-64 tahun ini.[JP-Red]

— Kontributor Kegiatan : Sumarliyah – Pembina Prasiaga TK DWP Popoh; —

Siapkan Generasi Hebat, Pramuka MAN 4 Kediri Selenggarakan Gladi Tangguh

Jejak Pramuka – Pramuka Pangkalan MAN 4 Kediri mengadakan Gladi Tangguh (Sabtu, 23/08/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta dari kelas 10. Ada beberapa pos yang dilalui para peserta. Mengembangkan keterampilan kepramukaan.

Kegiatan ini dilakukan dirancang untuk menempa mental dan fisik anggota agar lebih. Anggota diuji dalam berbagai keterampilan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat nilai nilai seperti disiplin, kerja sama, tanggung jawab dan kejujuran.

Dimulai dari apel pembukaan, dilanjutkan pemanasan dan pemberian arahan. Setelah itu para peserta diberikan pertanyaan pertanyaan seputar kepramukaan, misalnya
Struktur Dewan Penegak Ambalan dll. Di pos pertama, peserta diberi tantangan menyelesaikan peta yang rancu untuk menjadi alat bantu penjelajahan.

Di pos kedua, mereka membuat tandu selama 15 menit agar bisa digunakan saat penjelajahan. Di pos ketiga, mereka menjawab soal isyarat bendera. Dilanjut pos empat yaitu pos PBB. Dan pos terakhir yaitu kepemimpinan, disini peserta dilatih problem solving.

Setelah melewati pos pos tersebut mereka kembali ke madrasah dan dilanjutkan dengan pencarian badge ambalan. Kegiatan mencari badge di simbolkan sebagai proses bahwa mencapai sesuatu harus diiringi dengan usaha, tekad dan pantang menyerah agar bisa tercapai.

Kesuksesan kegiatan ini adalah tujuan utama yang ingin kami capai, tetapi ada beberapa hal yang mempengaruhi kesuksesan acara ini, yang paling penting adalah kolaborasi antara peran panitia pelaksana dan peserta yang ntusias untuk memeriahkan dan membuat acara ini jadi momen yang menyenangkan.[JP-Red]

— Pusdatin Kwarda Jatim —

Kwarran Candi Selenggarakan Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-64, Momentum Kebangkitan Pramuka Candi Nyawiji

Jejak Pramuka – Kwartir Ranting (Kwarran) Candi sukses menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-64 yang dipusatkan di lapangan SMP Negeri 2 Candi, (Kamis, 21/08/2025). Dengan mengusung semangat Pramuka Candi Nyawiji, kegiatan ini menjadi momentum kebangkitan dan penguatan persaudaraan keluarga besar Gerakan Pramuka di wilayah Kecamatan Candi.

Upacara berlangsung khidmat dengan Camat Candi, kakak Luchman Sanjaya, S.STP., M.HP, bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya peran Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, serta pengabdian bagi generasi muda.

Acara tersebut dihadiri oleh 14 pleton peserta yang berasal dari Pramuka Penggalang SD dan SMP, Pramuka Penegak SMA dan SMK, para kepala sekolah se-Kecamatan Candi, jajaran andalan ranting, serta anggota Gugus Darma Pramuka. Kehadiran yang melibatkan berbagai unsur ini menegaskan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas Gerakan Pramuka.

Barisan peserta yang tertata rapi, disiplin, dan penuh semangat yel-yel memperlihatkan jiwa Pramuka yang menjunjung tinggi nilai persatuan, kedisiplinan, dan gotong royong. Energi positif ini sejalan dengan tema kebangkitan Pramuka Candi, yang menekankan sinergi dan kebersamaan dalam membangun generasi yang tangguh dan berkarakter.

Sebagai tuan rumah, SMP Negeri 2 Candi tidak hanya menghadirkan suasana hangat dan penuh semangat, tetapi juga menunjukkan dukungan penuh terhadap suksesnya kegiatan ini. Siswa-siswi SPENDADI pun mendapat kehormatan besar dengan dipercaya sebagai petugas upacara, sehingga semakin mempertegas kiprah sekolah ini dalam gerakan kepanduan.

Dihubungi di sela-sela pelaksanaan kegiatan, Ketua Kwartir Ranting Candi, Kak H. Lukman Hakim, SH., LT menyampaikan rasa bangganya atas suksesnya acara ini. “Kami bangga atas upaya kerja keras seluruh pengurus Kwarran Candi menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Pramuka yang ke-64 tahun 2025 di Kwarran Candi. Ini menjadi penyemangat kami, Pramuka Candi Nyawiji–Bersatu mewujudkan Pramuka Candi Maju. Kami akan terus berbenah, mengembalikan kembali semangat juang dan kemajuan Gerakan Pramuka Kwarran Candi Siji dan Teruji,” ujarnya.

Peringatan Hari Pramuka ke-64 di Kwarran Candi bukan hanya seremonial belaka, tetapi juga menjadi wadah nyata untuk menumbuhkan kemandirian, kepemimpinan, serta rasa cinta tanah air. Dengan semangat Candi Nyawiji, keluarga besar Gerakan Pramuka Kwarran Candi berkomitmen terus hadir sebagai penguat karakter, pengikat persaudaraan, dan pilar kebangkitan generasi muda yang berakhlak mulia.[JP-Red]

— Kontributor Berita : Lukman Hakim – Ketua Kwartir Ranting Candi; —

Cetak Pembina Profesional untuk Generasi Muda, Kwarran Buduran Gelar KMD

Jejak Pramuka – Gerakan Pramuka sebagai wadah pendidikan nonformal memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, mandiri, peduli, serta bertanggung jawab. Keberhasilan pendidikan kepramukaan sangat ditentukan oleh kualitas para Pembina Pramuka yang membina langsung di Gugus Depan.

Dalam upaya meningkatkan kualitas dan kompetensi para pembina, Kwartir Ranting Buduran menyelenggarakan Kursus Pembina Mahir Tingkat Dasar (KMD) pada 20–23 Agustus 2025 bertempat di Permata Biru, Prigen. Kegiatan berlangsung selama empat hari penuh (full day) sekaligus disertai perkemahan dengan Pembukaan kegiatan KMD di Kwartir Cabang Sidoarjo (Rabu, 20/08/2025) yang dibuka langsung oleh Plt Ketua Kwartir Cabang Sidoarjo, kak DR. H. Mustain Baladan, M.Pd.I,.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Kwartir Cabang Sidoarjo, Kak Mustain Baladan, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya kesungguhan peserta dalam mengikuti kursus ini.

“Dengan mengikuti KMD, para calon pembina bukan hanya dibekali teori, tetapi juga diharapkan mampu berinteraksi sekaligus berperan sebagai supervisor dalam setiap kegiatan pramuka. Saat ini terdapat lebih dari 2.000 lulusan KMD di Kwarcab Sidoarjo, namun yang benar-benar aktif membina jumlahnya masih sedikit. Maka melalui kegiatan ini, kami ingin lahir pembina-pembina yang benar-benar siap terjun ke lapangan,” pesan Kak Mustain.

Kegiatan ini diikuti oleh 41 peserta yang merupakan utusan Gugus Depan se-Kwartir Ranting Buduran. Peserta merupakan calon pembina yang memenuhi syarat, di antaranya berusia minimal 23 tahun, sehat jasmani dan rohani, serta bersedia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.

Materi kursus ini dirancang secara sistematis dan terstruktur, sepenuhnya mengacu pada Syarat Kursus Pembina Mahir Tingkat Dasar. Para peserta akan diajak memahami organisasi dan administrasi satuan sebagai fondasi pembinaan, dilanjutkan dengan pendalaman prinsip dasar serta metode kepramukaan yang menjadi ruh dari setiap aktivitas.

Mereka juga akan menelusuri fundamental Gerakan Pramuka, mengenal dengan baik SKU, SKK, SPG, serta proses pelantikan yang sarat makna. Dalam pelatihan, peserta diperkenalkan pada berbagai bentuk upacara dan latihan, khususnya untuk golongan Siaga dan Penggalang, serta dibekali keterampilan teknik kepramukaan yang aplikatif.

Tidak hanya itu, kursus ini juga melatih kemampuan menyusun program latihan, memahami tata laksana perkemahan, hingga menguasai manajemen risiko agar setiap kegiatan berjalan aman dan efektif. Peserta diperkenalkan dengan beragam media membina, metode pertemuan, serta berbagai permainan edukatif yang menyenangkan untuk mendukung proses pembelajaran.

Puncaknya, mereka akan mendapatkan kesempatan untuk mempraktekkan secara langsung bagaimana membina serta melakukan simulasi pertemuan Siaga dan Penggalang, sehingga siap menjadi pembina yang andal, inspiratif, dan penuh dedikasi.

Melalui materi tersebut, peserta tidak hanya menerima pengetahuan, tetapi juga dilatih keterampilan praktis membina, merancang kegiatan menarik, hingga memimpin perkemahan yang aman, menyenangkan, dan mendidik.

Dengan adanya KMD ini, diharapkan lahir pembina pramuka yang profesional, kompeten, serta memahami tugas pokoknya, sehingga mampu mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan nilai moral, etika, dan jiwa kebersamaan.

Kegiatan KMD Kwartir Ranting Buduran ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat barisan pembina di gugus depan, sekaligus memastikan bahwa Gerakan Pramuka tetap relevan, diminati, dan bermartabat di mata generasi muda.[JP-Red]

— Kontributor Berita : Bayu Sujatmiko – Andalan Humas Kwarran Buduran; —

Meriah! Prasiaga PAUD Al-Firdaus Tanggul Warnai Peringatan Hari Pramuka ke-64 dengan Semangat dan Keceriaan

Jejak Pramuka – Suasana penuh semangat dan keceriaan mewarnai peringatan Hari Pramuka ke-64 tahun 2025 yang digelar oleh PAUD Al-Firdaus Tanggul, Wonoayu, pada Kamis (14/8). Bertempat di Lapangan Desa Tanggul, sebanyak 78 anak Prasiaga tampil percaya diri mengikuti upacara dengan seragam pramuka yang rapi. Upacara dipimpin langsung oleh kak Dewi yang bertindak sebagai pembina upacara.

Anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap aba-aba, sementara para ustadzah dan orang tua yang hadir memberikan dukungan penuh. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai pengantar, tetapi juga sebagai penyemangat dalam menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan dan disiplin sejak usia dini.

Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai fun games edukatif yang dikemas penuh keceriaan. Anak-anak berlarian penuh semangat, menyusun puzzle bergambar WOSM untuk melatih kecerdasan berpikir, hingga mencoba permainan estafet melompat dalam ban dan halang rintang merayap. Selain melatih ketangkasan, aktivitas ini juga menanamkan pentingnya kerja sama tim, sportivitas, dan komunikasi efektif.

Momen kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta duduk bersama menikmati santap siang sederhana. Anak-anak berbagi makanan, bercanda, dan saling bercerita, menjadikan kegiatan ini bukan sekadar permainan, tetapi juga pengalaman berharga dalam mempererat persaudaraan.

Sebagai penutup, panitia membagikan hadiah bagi para peserta fun games. Raut bahagia terpancar jelas dari wajah-wajah kecil yang bangga dengan pencapaian mereka. Hadiah sederhana tersebut menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus berani mencoba dan berprestasi.

Melalui kegiatan ini, PAUD Al-Firdaus tidak hanya merayakan Hari Pramuka, tetapi juga menghadirkan proses pendidikan karakter yang menyenangkan. Anak-anak belajar disiplin, kerja sama, sekaligus mengasah kreativitas dalam suasana yang penuh keceriaan.

Dengan semangat pramuka yang kuat, anak-anak Prasiaga PAUD Al-Firdaus siap tumbuh menjadi generasi penerus yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.[JP-Red]

— Kontributor Berita : Ainun Latifah – Pembina Pramuka Paud Al-Firdaus —